Asysyam

“Sesungguhnya berbahagialah orang yang mensuciikan jiwanya, dan sungguh merugilah orang yang mengotori jiwanya”

Kamis, 30 September 2010

Menjadi Kaya cara nabi Sulaiman

Mari memikirkan asal muasal seseorang menjadi kaya..

Apakah orang menjadi kaya karena berkat dari Tuhan ?
Rasanya betul...
bukankah kitab suci agama apapun selalu mengatakan bahwa kekayaan adalah rahmat Ilahi.

Tapi banyak loh orang yang sangat bertaqwa tapi tidak kaya...


Apakah kekayaan datang dari kerja keras dan berusaha ?
Pasti betul !

Namun banyak sekali orang yang sudah bekerja keras seumur hidup namun tidak kaya2 juga...



Mungkin kalau mau kaya, seseorang harus "berdoa sambil bekerja" Ora et Labora...
Ini juga anjuran yang baik,

Tapi kalau kita lihat kenyataannya, banyak sekali orang yg rajin berdoa dan rajin bekerja, namun tidak kaya2 juga...


Melihat kenyataan2 itu akhirnya banyak orang yang pesimis dengan kekayaan, lalu mulai membenci orang2 kaya...

Benarkah orang2 kaya mendapatkan kekayaannya dari kejahatan ?

ada yang begitu, namun banyak yang tidak.

Bukankah Ibrahim dan Sulaiman kaya raya ?

Nah kalau kita pelajari asal muasal nabi Sulaiman menjadi :
---Orang Terkaya sepanjang sejarah umat manusia---

Maka akan terungkap satu rahasia besar Kekayaan Sulaiman, yaitu :

1. Kekayaan haruslah : Bukan tujuan hidup yang terutama.
2. Tujuan hidup yang harus diperjuangkan adalah mencari Kebijaksanaan (termasuk Kepandaian, Kebenaran dan Ilmu Pengetahuan)
3. Setelah kita memperoleh Pengetahuan, maka kekayaan otomatis mengikuti kemanapun kita pergi.

Dengan kunci ini maka semua kenyataan didunia menjadi KLOP, masuk akal.

Lihatlah sekeliling kita, orang kaya adalah orang yg mengetahui "sesuatu" yang tidak kita ketahui.

Pengetahuan (sesedikit apapun) bisa menghidupi sesorang.

Misalnya,
Seorang tukang Pecel punya pengetahuan yang lebih dari kita,
(yaitu Pengetahuan membuat Pecel yang enak).

Karena pengetahuan inilah dia memperoleh penghasilan,
uang pindah dari kantong kita ke kantongnya karena kita butuh pecel bikinannya yang jauh lebih enak daripada pecel bikinan kita sendiri.

Tuhan menaruh kebijaksanaan/pengetahuan didalam semua bidang.

Bikin Pecel ada ilmunya, bikin rumah ada ilmunya, bikin mobil ada ilmunya, dagang ada ilmunya.

Disemua bidang ada bijaksananya.

Orang yang mendalami suatu bidang dan terus menggali kebijaksanaan didalam bidang tersebut, akan semakin ahli dan semakin dihargai.
Otomatis akan semakin dibutuhkan orang lain.

Orang yang sangat dibutuhkan orang lain pasti akan semakin Kaya.

Tahukan anda berapa bayaran seorang dokter ahli bedah ?
untuk sekali operasi saja bisa puluhan juta masuk kantongnya...

Itu karena dia sangat dibutuhkan oleh orang2 sakit.
Itu karena dia telah belajar begitu banyak dan begitu mendalami bidangnya.

Dia tahu apa yang orang lain tidak tahu.


Kalau kekayaan adalah tujuan utama hidup kita,
maka kemungkinan besar kita akan jatuh kedalam berbagai macam jerat dan jebakan.

Orang yang ingin cepat kaya, tidak sabar kalau harus belajar tekun dan pelan2 menimba ilmu.
Nyontek atau beli ijasah atau masuk sekolah tak bermutu agar dapat cepat bekerja, cepat cari uang.

Setelah bekerja, ia tak dihargai orang karena tak berilmu, maka kantongnya cekak.
Ia mulai Korupsi, mencuri, menipu, berjudi dll...

Beda dengan orang yang betul2 mencintai Ilmu.

Saya sudah melihat sendiri, orang2 disekitar saya yang paling sukses adalah mereka yang sangat tekun belajar dan mengejar ilmu.

Tidak perlu jadi orang yang serba tahu dan serba pandai.

Cukup perdalam bidang kita saja dan tak pernah berhenti belajar.

Kekayaan akan mengikuti kemanapun kita berjalan.


note,
Bagi yang belum tahu kisah nabi Sulaiman...
"Tuhan berjanji pada Sulaiman bahwa Ia akan mengabulkan APAPUN yang diminta oleh sulaiman"

Dan tahukah anda apa yang diminta oleh Sulaiman ?

Ia tidak minta kekayaan, tidak minta kekuasaan, tidak minta umur panjang, kesehatan dll...

Ia minta KEBIJAKSANAAN.

Mendengar hal ini, Tuhan langsung memuji dirinya.
Selain Memberikan KEBIJAKSANAAN,
Tuhan juga memberinya Kekayaan dan Kejayaan.

Tidak ada komentar:

Cari Blog Ini