Asysyam

“Sesungguhnya berbahagialah orang yang mensuciikan jiwanya, dan sungguh merugilah orang yang mengotori jiwanya”

Minggu, 14 November 2010

*~* KENIKMATAN *~*


Ada kalanya menjadi bagus mengungkit suatu kenikmatan, yaitu ketika kenikmatan itu dikufuri. Setiap nikmat mempunyai pembuka dan penutup, pembukanya adalah kesabaran dan penutupnya adalah kemalasan. Tidak ada kenikmatan didunia ini yang lebih besar daripada panjang umur lagi takwa. (Ali bin Abi Thalib r.a)
Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya), kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya lupalah dia akan kemudharatan yang pernah dia berdoa (kepada Allah) untuk (menghilangkannya) sebelum itu [39:Az Zumar:8]
Orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri mereka ingat akan Allah lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu [03:Al Imran:135]
Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas [39:Az Zumar:10]
Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugrahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugrahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar [41:Fushshilat:35]
Lemparkanlah olehmu berdua kedalam Neraka semua orang yang sangat ingkar dan keras kepala, (*)yang sangat enggan melakukan kebajikan [50:Qaaf:24~25]
Zakariya berkata: `Ya Tuhanku, bagaimana akan ada anak bagiku, padahal isteriku adalah seorang yang mandul dan aku (sendiri) sesungguhnya sudah mencapai umur yang sangat tua`. (*)Tuhan berfirman: `Demikianlah`. Tuhan berfirman: `Hal itu adalah mudah bagi-Ku, dan sesungguhnya telah Aku ciptakan kamu sebelum itu, padahal kamu (diwaktu itu) belum ada sama sekali` [19:Maryam:8~9]
Rasulullah Saw bersabda: Menyebut-nyebut nikmat Allah merupakan perbuatan syukur dan meninggalkannya berarti kufur (ingkar kepada nikmat Allah). Barangsiapa yang tidak mensyukuri nikmat yang sedikit, maka ia tidak pula akan mensyukuri nikmat yang banyak. Barangsiapa tidak berterima kasih pada orang lain, berarti ia tidak akan pula berterima kasih pada Allah SWT [HR. Baihaqi]
Rasulullah Saw bersabda: Memuji Allah karena mendapatkan suatu nikmat merupakan jaminan keamanan dari lenyapnya nikmat tersebut [HR. Ad Dailami]
Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya hanya Allah-lah yang berhak mengambil dan hanya Dia-lah yang berhak memberi, segala sesuatu telah digariskan ketentuannya disisi-Nya, maka bersabarlah dan harapkanlah pahala-Nya [HR. Ibnu Majah]
Rasulullah Saw bersabda: Siapa yang berpuas hati dengan apa yang ada maka Allah mencukupkannya. Siapa yang bersabar maka Allah akan menganugrahkan kesabaran. Seseorang itu tidak dikaruniakan sesuatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas selain oleh sabar [HR. Bukhari, Muslim]
Rasulullah Saw bersabda: Hal yang paling aku takutkan atas umat-ku adalah perut besar (banyak makan), banyak tidur, malas dan lemah keyakinannya [HR. Ad Duruquthni]
Rasulullah Saw bersabda: Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalnya, dan sejahat-jahat manusia adalah orang yang panjang umurnya dan buruk amalnya [HR. Ahmad]
Rasulullah Saw bersabda: Tercatat dalam Kitab Taurat: Barangsiapa menghendaki diperpanjang umurnya, dan ditambah terus rezekinya, maka hendaknya ia menghubungkan silaturahmi [HR. Al Hakim]
Rasulullah Saw bersabda: Sesungguhnya kebahagiaan yang mencakup semua kebahagiaan adalah umur panjang lagi taat kepada Allah [HR. Al Khatib] .
Kebahagiaan itu hanya dapat dicapai dan dinikmati oleh orang yang mengikuti satu sisi dari Shirathal Mustaqim (jalan yang lurus), sebagai peninggalan Rasulullah Saw untuk umatnya, karena sisi yang satunya adalah surga. `Dan pasti kami tunjuki mereka kepada jalan yang lurus`(04:an Nisaa’:68). Kebahagiaan orang yang senatiasa berjalan diatas Shirathal Mustaqim adalah bahwa dia selalu merasa tenang dengan akhir yang baik dari setiap permasalahan yang dihadapinya, merasa yakin bahwa tempat kembalinya adalah tempat yang baik, percaya sepenuhnya terhadap janji Rabb-nya, rela dengan qadha-Nya, dan mengendalikan langkahnya untuk tetap dijalan itu. Dan menyadari bahwa orang yang menunjukkan jalan ini adalah seorang yang tidak berbicara berdasarkan nafsu, yang ucapannya adalah hujjah, yang terjaga dari keusilan setan dan keteledoran manusia.
`Bagi manusia ada Malaikat-Malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, dimuka dan dibelakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah`(13:Ar Ra’d:11). Dalam penitiannya diatas jalan ini, hamba akan mendapatkan kebahagiaan. Dia tahu bahwa dirinya memiliki Ilah, didepannya ada suri tauladan, ditangannya ada kitab suci, didalam hatinya ada cahaya kebenaran, dan didalam nuraninya ada pemberi nasehat. Dengan demikian ia menjadi sosok yang berjalan menuju kenikmatan, yang berbuat dalam ketaatan, dan yang berusaha ke arah kebaikan.
Jalan keimanan adalah jalan yang ada di dunia fana yang memiliki cakar-cakar pencengkeram berupa syahwat. Sedang jalan ukhrawi yang berada diatas jahannam, memiliki duri-duri yang sangat tajam. Dan barangsiapa mampu melampaui jalan ini dengan keimanannya, dia akan mampu melampaui jalan ukhrawi sesuai dengan keyakiannya. Dan jika seorang hamba berhasil mendapatkan hidayah jalan yang lurus ini maka akan lenyap semua kesulitan, kekecewaan dan duka citanya. (`Aidh Al-Qarni)
Keuntungan yang hakiki adalah keuntungan yang tidak hanya menguntungkan diri sendiri, tetapi juga menguntungkan hamba-hamba Allah lainnya. Dan usahankanlah apa yang menjadi nikmat kita, tidak menjadi musibah bagi orang lain. (`Pustaka)
Jadikan ketaatan dan pujian kepada Allah sebagai kewajiban dan jika hal ini dilakukan tanpa mengalami kesulitan apa-apa. Maka dunia menjadi berkah bagi mereka dan memberikan nikmat kepada mereka. Dan apabila mereka melihat dan mengalami sesuatu, maka yang mereka lihat dan alami sebagai perbuatan Allah. Maka Allah menjadikan mereka `Pasak Bumi`, yaitu seperti gunung yang berdiri megah dan agung diantara hamba-hamba Allah lainnya. (`Pustaka)
Manusia selalu berbohong dengan membicarakan kesyukuran tetapi tidak melaksanakan kesyukuran dan manusia selalu membicarakan cobaan, tetapi tidak mensyukuri cobaan dari Allah, maka Allah SWT berfirman: `Dan dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepada-Nya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari nikmat Allah`. (`Pustaka)
Apabila kehilangan kenikmatan dunia harus rela dan menyerah terhadap hukum-hukum Allah, kemudian apabila dihinakan orang bertahanlah didalam kesabaran, dengan demikian seharusnya terasa ringan cobaan yang menimpa, karena menyadari bahwa Allah-lah yang menguji, maka bukalah pintu kesadaran dan pengertian bahwa Allah sedang memberi pengajaran bagaimana menetapkan sebaik-baik pilihan takdir kepada hamba-Nya.

Keajaiban Berpikir POSITIF

Keajaiban Berfikir Positif

“Sungguh, kulihat diriku, seandainya aku mengangkat batu niscaya kutemukan di bawahnya emas dan perak……!”

Mungkin Anda sudah mengenal kalimat yang terkenal ini, sebuah kalimat yang di ucapkan oleh salah seorang sahabat Rasulullah saw yang dijamin masuk syurga. Beliau adalah Abdurrahman bin ‘Auf. Dalam kalimat ini terkandung sebuah makna dari apa yang disebut dengan berpikir positif.

Para ahli saat ini mengatakan bahwa keajaiban berpikir positif ialah saat Anda mengatakan bisa, maka Anda akan bisa. Abdurrahman bin ‘Auf mengatakan bahwa beliau mampu untuk selalu menghasilkan uang, bahkan dengan peribahasanya: mengangkat batu pun bisa menghasilan emas dan perak. Secara tidak langsung, Abdurrahman bin ‘Auf mengatakan bahwa beliau bisa mendapatkan uang dari setiap perniagaanya.

Berpikir Positif diawali dengan sebuah keyakinan pada diri sendiri. Keyakinan bahwa dirinya mampu. Keyakinan yang mengatakan bahwa diri beliau “bisa”. Jika Anda melihat diri Anda “bisa”, maka Anda akan “bisa”. Jika Anda melihat diri Anda akan menghasilkan, maka Anda akan menghasilkan. Jika Anda tidak bisa melakukan hal seperti ini, maka Anda masih dikuasai oleh pikiran negatif.

Tidak ada orang yang memiliki pikiran positif 100% kecuali para nabi Allah. Sejauh mana diri Anda berpikir positif bisa dilihat pada diri Anda saat ini. Bagaimana dengan keuangan Anda? Itulah tingkat pikiran Anda tentang uang. Bagaimana kesehatan Anda? Itulah level pikiran Anda tentang kesehatan Anda. Bagaimana dengan hubungan Anda? Itulah kualitas pikiran Anda tentang hubungan.

Bagaimana dengan orang kaya yang jahat? Dia memiliki pikiran positif terhadap uang. Betul, tetapi hanya kepada uang, tetapi dia memiliki pikiran negatif terhadap hal lain sehingga membuat dia jahat. Begitu juga, adalah sangat mungkin orang yang berpikir positif tidak kaya, bukan berarti tidak bisa, tetapi itu adalah pilihan hidup. Hal yang ideal ialah bagaimana kita memiliki pikiran positif untuk semua hal dalam hidup kita, sehingga kita hidup dalam sebuah keseimbangan. Saya menawarkan sebuah konsep berpikir yang lebih tinggi dibanding dengan berpikir positif, yaitu berpikir indah atau apa yang saya sebut dengan Beautiful Mind .

Sebagai lawan dari pikiran positif tentu saja apa yang disebut pikiran negatif. Kehadiran pikiran negatif bisa mentralisir pikiran positif Anda. Pikiran positif akan memancarkan energi positif, sementara pikiran negatif akan memancarkan energi negatif. Tergantung energi mana yang lebih besar. Jika energi positif lebih besar, maka hidup Anda akan lebih positif. Tugas Anda ada dua, yang pertama memperbesar energi positif dan yang kedua memperkecil energi negatif. Setelah itu, rasakanlah indahnya hidup jika kita memiliki pikiran indah

Rabu, 10 November 2010

Surga

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Pernahkah kita menginginkan keindahan surga yang disediakan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beruntung ?… Yang belum pernah terlihat oleh mata, terdengar oleh telinga dan terbetik dalam hati?…

Dapatkah kita bayangkan tempat tinggal penghuni surga yang dibangun Allah dengan tangan-Nya sendiri berbentuk istana yang bahan bangunannya adalah batu bata emas, dan perak sebening kaca, buah-buahannya lebih lembut dari keju, lebih manis dari madu, sungai-sungai mengalirkan susu, madu, arak yang tidak memabukan, air jernih yang tidak berubah rasanya, keelokan wajah penghuninya bagaikan bulan dimalam purnama, kecantikan bidadarinya tak terbayangkan kejelitaannya, mulusnya, putihnya, kemontokan payudaranya, dipingit didalam kemah, belum pernah tersentuh oleh jin dan manusia, yang selalu tersenyum dan mengucapkan kalimat yang menyenangkan suami mereka, kendaraanya adalah unta dan kuda bersayap yang terbuat dari mutiara, begitu pula tanah dan debunya, makanan dan minumannya adalah hidangan istimewa yang tak terbayangkan kelezatannya, kasur dan permadaninya adalah kasur tebal dan sutra halus, gelas dan piringnya terbuat dari emas dan perak….ah sungguh sebuah janji yang tak pernah diingkari oleh Yang Maha Rahman. Apalagi jika Allah menyingkap tirai-Nya….

Subhanallah dan terlihat wajah-Nya Yang Mulia sebagai nikmat teramat agung bagi hamba-hamba-Nya. Nama nama surga Surga memiliki nama-nama yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah . Diantaranya: Jannatul Firdaus, yang merupakan tertinggi derajatnya, Ia terletak di bawah Arsy Ar-Rahman. Kemudian Jannatun Na’im (yang penuh kenikamatan), Jannatu Adn, Daarus Salam (negeri yang penuh keselamatan). Jannatul Ma’wa dan Darul Khuldi. Bangunan Surga Bangunannya terbuat dari batu bata emas dan perak adukannya beraroma kesturi yang sangat harum, kerikilnya terbuat dari mutiara lu’lu dan yaquth dan tanahnya terbuat dari za’farn seperti tepung putih yang beraroma kesturi. Diantara bentuk bangunannya adalah kubah-kubah indah yang terbuat dari muatiara, Rasulullah menjanjikan barangsiapa yang shalat sunnah 12 rakaat sehari semalam maka Allah akan membangunkan sebuah rumah untuknya di surga.

Pintu-pintunya Di dalam surga terdapat delapan pintu diantaranya adalah pintu Ar-Rayyan yang diperuntukan bagi orang yang shaum (puasa). Seorang wanita yang rajin shalat 5 waktu dan shaum, lalu meninggal sedang suaminya ridha maka ia akan dipersilakan untuk masuk surga dari pintu manapun yang ia sukai. Pintu-pintu surga akan senantiasa terbuka orang yang shalat akan masuk pintu shalat, yang berjihad akan dipanggil dari pintu jihad, dan yang bersadaqah akan masuk dari pintu shadaqah (HR. Bukahri Muslim) . Luas dan lebar pintu surga seperti jarak pengendara tercepat selama tiga hari, jarak antara satu pintu dengan pintu lainnya seperti Makkah dan Bushra (Mutafaqun Alaih) Derajat Surga Rasulullah S.A.W bersabda,”Sesungguhnya disurga terdapat 100 tingkatan yang disediakan Allah bagi yang berjihad di jalan-Nya. Jarak antara satu tingkat dengan tingkatan yang lainnya seperti jarak antara langit dan bumi. Maka jika kalian minta kepada Allah mintalah Surga Firdaus ” (HR. Bukahri).

Tempat tertinggi di surga adalah Al-Wasilah yang terletak di surga tertinggi. Ia dihuni oleh seseorang yaitu Rasulullah S.A.W. Pohon Taman dan Naungan Surga Di dalamnya terdapat pohon yang apabila seorang pengembara itu berjalan di bawah naungannya selama 100 tahun ia belum keluar dari naungannya, pohon-pohonnya kekal dan buahnya dekat lagi rendah menjuntai, sehingga mudah diambil. Seluruh pohon disurga batanya terbuat dari emas (Shahihul Jami’) Ibnu Abas berkata, “Diantara penghuni surga ada yang rindu kangen dengan hiburan dunia, lalu Allah menutus angin dan menggerak gerakan pohon tersebut, kemudian pohon tersebut memberikan semua hiburan yang pernah ada didunia.

Sungai Sungai di surga Sungai-sungai di surga adalah sesuatu yang pasti, ia terus mengalir dan tidak pernah berhenti, terletak di bawah ghurat (mahligai) istana-istana dan taman-taman penghuni surga. Sungai-sungai tersebut berupa sungai madu, sungai khamer yang tidak memabukkan, sungai susu dan sungai air jernih yang tidak pernah berubah rasanaya. Sungai-sungai surga memancar dari bagian atas surga, kemudian mengalir turun ke bawah menuju ke semua tingkatan surga sebagai tersebut dalam hadist shahih “.. Sesungguhnya Firdaus itulah tempat terbaik dan tertinggi derajatnya. Di atas Firdaus terdapat Arsy Allah dan dari situ mengalir sungai-sungai surga ” (HR. Bukhari).

Mata air surga ada yang bernama Salsabil yang akan diberikan kepada orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah (Muqorrobin) sedang para abror (orang-orang yang berbuat baik) maka Allah memberi mereka air yang diberi campuran kafur (air dingin yang aromanya wangi ) dan zanzabil/jahe ( air hangat yang juga beraroma segar) ( Al Insan: 5 dan 17) Mahligai dan Istana Surga Mahligai dan istana surga terbuat dari emas dan mutiara terbaik yang disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Raulullah S.A.W bersabda “Sesungguhnya orang yang beriman disediakan di surga, istana dari satu mutiara yang berongga. Panjangnya adalah 60 mil. Di dalamnya terdapat pelayan-pelayan”. Buah-buahan dan tanaman di surga Buah-buahan di surga banyak yang serupa dengan buah-buahan di dunia, dilihat dari bentuknya dan namanya, bedanya bahwa di surga buah tersebut tidak layu, busuk, tua atau mengecil dan berkurang sebagaimana buah di dunia. Diantara nama buah yang disebut didalam Al-Qur’anul Karim adalah delima dan anggur (Ar-Rahman: 68)

Ibnu Abbas berkata “Apabila penghuni surga tertarik untuk memetik buah buah surga, maka buah buahan tersebut mendekat kepdanya hingga ia dapat mengambil mana yang ia sukai” Ia juga berkata “Buah-buahan di surga seperti anggur ia lebih lembut dari tepung dan di dalamnya tidak ada biji. Adapun tanaman surga, setelah benihnya disebar, maka tumbuh dalam sekejap dan siap panen saat itu juga (HR. Bukhari). Makanan dan Minuman di Surga Penduduk surga akan dihidangkan makanan dan minuman lezat yang sangat mengundang selera, apapun yang mereka inginkan pasti mereka dapatkan . Rasulullah S.A.W bersabda “Penghuni surga akan makan dan minum enak enak. Mereka tidak mengeluarkan ingus dari hidungnya, tidak buang air besar dan tidak buang air kecil. Makanan mereka berubah menjadi sendawa yang beraroma kesturi” (HR. Muslim).

Hidangan bagi mereka yang pertama kali adalah daging hati ikan paus, kemudian disembelihkan baginya sapi yang makanan sehari harinya adalah rumput surga” (HR. Muslim). Adapun tempat makan dan minum mereka berupa gelas dan piring yang terbuat dari emas dan perak. Allah berfirman “Dan diedarkan kepada mereka bejana bejana dari perak dan piala piala bening laksana kaca. Yaitu kaca kaca yang terbuat dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik baiknya” (Al-Insan: 15-16) Seruan di Surga Di surga akan ada seorang penyeru yang berkata “Sesungguhnya sekarang tibalah saatnya kalian sehat wal’afiat dan tidak menderita sakit selama-lamanya . Sekarang tibalah saatnya kalian hidup dan tidak mati selama lamanya. Sekarang tibalah saat kalian tetap muda dan tidak tua selama lamanya. Sekarang tibalah saatnya bagi kalian bersenang-senang dan tidak sengsara selam lamanya (HR. Muslim) Dalam hadist lain disebutkan “Penghuni surga akan masuk surga dan penghuni neraka akan masuk neraka, kemudian penyeru akan berdiri dianatara mereka dan berkata “Wahai penghuni surga sekarang tidak ada kematian Wahai penghuni neraka sekarang tidak ada lagi kematian. Semuanya kekal abadi di tempatnya masing-masing ” (HR. Bukahri dan Muslim)

Keadaan Para Penghuni Surga Para Penghuni surga, mulus, tampan, dan bercelak, mereka akan senatiasa muda dan pakaiannya tidak pernah lusuh. Golongan pertama yang masuk surga kelihatan seperti bulan purnama. Mereka tidak pernah buang air kecil dan buang air besar. Mereka tidak beringus dan meludah. Sisir mereka terbuat dari emas da bejana mereka terbuat dari misk . Dan perasapannya terbuat dari kemenyan. Para penghuni surga adalah kebanyakan orang miskin dan lemah. Rasulullah adalah orang yang pertama sekali mengetuk pintu surga (HR. Muslim).

Di antara penghuni surga adalah sebagaimana sabda Nabi Muhammad S.A.W “Maukah aku tunjukan tentang penghuni surga ? Ia adalah orang yang lemah dan merendah diri (tawadhu), jika ia bersumpah atas nama Allah pasti Allah memperkenankan sumpahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Yang terbanyak dari penghuni surga adalah umat Nabi Muhammad S.A.W . Rasulullah menyebutkan bahwa penghuni surga berjumlah 120 shaf (barisan) dan umat Nabi Muhammad berjumlah 80 shaf dari 120 shaf tadi (2/3 penduduk surga). Yang Pertama kali Masuk surga Yang pertama kali masuk surga adalah Rasulullah S.A.W dan Abu Bakar Ash Shidiq. Kelompok pertama yang akan masuk surga tanpa hisab berjumlah 70.000 orang. Mereka saling bergandengan tangan hingga masuk surga semuanya. Wajah mereka seperti rembulan saat purnama (HR. Bukahri dan Muslim). Dalam riwayat lain disebutkan bahwa mereka adalah orang yang tidak mengruqyah, tidak melakukan tathayyur dan hanya bertawakkal kepada Rabb mereka.

Rasulullah S.A.W bersabda “Adapun 3 orang yang pertama kali masuk surga adalah syahid, seorang hamba yang tidak disibukkan oleh dunia dan taat kepada Rabbnya dan orang fakir yang memiliki tanggungan namun ia menjaga diri dari meminta minta (HR. Ahmad). Orang yang miskin akan masuk surga terlebih dahulu dari orang-orang kaya karena mereka tidak memiliki sesuatu untuk dihisab. Selisih waktu antara keduanya adalah 40 tahun. (HR. Muslim).

Ibnu Qoyyim menyimpulkan bahwa tidak semua penduduk surga yang pertama kali masuk akan lebih tinggi kedudukannya dari yang terakhir boleh jadi yang terakhir kali mendapatkan derajat yang lebih agung, semisal orang kaya yang pandai bersyukur dan bertaqorrub kepada-Nya dengan berbagai kebajikan dan shadaqoh. Ia lebih tinggi dari orang fakir karena sang fakir tidak mampu berbuat sebagaimana yang diperbuat oleh orang kaya (Hadiul Arwah, Ibnu Qoyyim) Angin & Bau Surga Bau aroma surga bisa dicium dari jarak 100 tahun Ibnu Qoyyim berkata ‘Aroma surga iitu ada 2 macam, pertama aroma yang bisa ditemui di surga yang bisa dicium oleh arwah dan tiak bisa dicium oleh orang-orang lainnya. Kedua aroma yang bisa diketahui dengan panca indera seperti halnya aroma bunga dan lain sebaginya. Aroma jenis kedua bisa dijangkau seluruh penghuni surga di akhirat kelak, baik dari tempat jauh atau tempat yang dekat. Adapun aroma surga di dunia, maka ia bisa dicium oleh orang-orang yang dikehendaki Allah, seperti para nabi dan Rasul. Aroma yang dicium Anas bin Nadr saat berjihad sebelum ia syahid bisa dikatagorikan pada aroma jenis ini. Wallahu ‘alam.

Bidadari Surga dan Pesona Kecantikannya Bidadari surga adalah mahluk berkelamin wanita yang diciptakan Allah untuk penghuni surga. Al-Qur’an dan Sunnah menggambarkan tentang keindahan dan kesemppurnaan penciptaan mereka. Digambarkan bahwa mereka adalah bidadari yang cantik, jelita, putih bersih dipingit di dalam kemah senantiasa menundukan pandangan, Allah menyebut mereka dengan khoirotun Hisan (bidadadriyang baik dan cantik), mereka perawan, penuh cinta dan sebaya, payudara mereka montok dan kulitnya mulus.

Dalam hadist Bukhori disebutkan kalau sekiranya salah seorang bidadari surga datang ke dunia, pasti ia akan menyinari langit dan bumi dan memenuhi antara langit dan bumi dengan aroma yang harum semerbak. Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga lebih baik dari pada dunia dan isinya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa bidadari surga teresbut diciptakan dari za’faron surga. Maka Ibnu Qoyyim berkomentar “Jika penciptaan manusia yang tergolong mahluk yang paling sempurna diciptakan dari bahan baku berupa tanah, kemudian berubah menjadi sosok yang paling bagus. Maka bagaimana sisik yang diciptakan dari za’faron yang ada di surga ? Pemandanagan Lain di Surga

A. Para Penghuni surga akan dihiasi dengan gelang emas dan mereka memaki pakaian hijau dari sutra halus dan sutra tebal, mereka duduk sambil bersandar diatas dipan-dipan yang indah (Al Kahfi: 30-31). Kasur suga adalah kasur tebal lagi empuk. Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutra (Ar-Rahman:54, 76 dan Al-Ghasyiyah: 13-16)

B. Kemah, ranjang dan sofa surga : Rasululullah S.A.W bersabda ” Seusungguhnya bagi setiap mukmin di surga disiapkan kemah dari suatu mutiara lu’lu yang berongga. Tingginya 60 mil. Di dalamnya terdapat keluarganya dan orang beriman berjalan mengelilingi mereka. Sebagian mereka tidak bisa melihat sebagian yang lain (HR Bukhari dan Muslim). Allah Ta’ala berfirman: Mereka bertelekan di atas diapan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari cantik bermata jeli (Ath-Thur: 20).

C. Pelayan di surga . Yang senantiasa sibuk melayani penghuni surga adalah wildanun mukholladun . Mereka adalah anak orang-orang muslim yang meninggal sewaktu kecil,. Allah Ta’ala berfirman: Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda, dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir (Al-Waqi’ah: 17-18)

D. Kendaraan mereka adalah unta dan kuda yang bersayap yang terbuat dari mutiara yaquth. Hubungan Intim di Surga Dalam menafsirkan firman Allah yang berbunyi “Sesungguhnya penduduk surga itu bersenang-senang dalam kesibukan” (Yaasin: 55). Ibnu Mas’ud, Ibnu Abbas, Al Auza’i dan Muqotil berkata, “Kesibukan mereka adalah memecah keperawanan istri-istrinya” Rasulullah. S.A.W bersabda tentang hubungan jimak para penghuni surga “Di surga seorang mukmin diberi kekuatan sekian banyak menggauli wanita” (HR. Tirmidzi, shahih). Abu Umamah berkata, Rasulullah S.A.W pernah ditanya “Apakah penduduk surga melakukan hubungan suami istri ?”. Beliau S.A.W menjawab “penis yang tidak pernah lemas, syahwat yang tidak pernah padam, dan jimak demi jimak”.

Sai’d bin Jubair berkata “Sesungguhnya nafsu syahwat (pednduduk surga) mengalir dalam tubuhnya selama 70 tahun. Selama waktu itu ia merasakan kenikmatan yang tiada taranya dan tidak terkena kewajiban mandi jinabat . Mereka tidak merasakan loyo atau kekuatannya menurun. Justru hubungan seksual mereka mencapai keniknatan dan kepuasan. Wallahu a’lam. Pasar Surga Rasulullah S.A.W bersabda “Sesungguhnya di surga terdapat pasar yang didatangi penghuni surga setiap hari Jum’at. Angin utara berhembus menerpa wajah dan pakaian mereka hingga membuat mereka semakin tampan dan menarik. Dalam keadaan seperti itu mereka pulang menemui istrinya masing-masing. Istri-istri mereka berkata “Demi Allah, Anda semakin tampan dan ganteng saja”. Mereka menjawab ” kalian juga semakin cantik dan ayu”.

Yang Terakhir kali Masuk Surga Hamba yang terakhir kali masuk surga adalah orang yang melintasi titian, terkadang jalan dan terkdang memrangkak dan terkadang dilalap api hingga hangus. Allah memerintahkannya untuk masuk surga, namun ia melihat seakan surga telah penuh sesak. Allah berkata kepadanya bahwa ia akan diberi kenikmatan sepuluh kali dunia dan isinya hingga ia merasa dipermainkan Allah. Namun Allah berfirman: Itulah derajat penghuni surga yang paling rendah kelasnya (sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim). Ayat – Ayat Tentang Surga [Al Qoshosh (28) :83] Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa. [Ar Ra'd (13) :35]

Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang takwa ialah (seperti taman); mengalir sungai-sungai di dalamnya; buahnya tak henti-henti sedang naungannya (demikian pula). Itulah tempat kesudahan bagi orang-orang yang bertakwa; sedang tempat kesudahan bagi orang-orang kafir ialah neraka. [Al Hajj (22) :23] Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. [35:34] Dan mereka berkata:” Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. [Ash Shaffat (37) : 43] Di dalam surga – surga yang penuh nikmat, di atas tahta-tahta kebesaran berhadap-hadapan. diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir [Al Zukhruf (43) : 71] Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya.

Nas ‘alukal jannah wa na uudzubika min sakhotika wan naar…Wa shallallahu ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala alihi wa ashhabihi wa man tabi’ahu ila yaumiddiin..aamiin

Refrensi : 1. Al Yaum Al Akhir Juz I, II, III Dr. Umar Sulaiman Al Asyqar (Ensiklopedia Kiamat) 2. At Takhwiif Ninan Naar, Ibnu rajab hambali 3. Tadzkirah, Imam Qurthubi 4. Hadiul Arwah Ila Biladil Afrah Ibnu Qoyyim Al Jaujiah 5. Nihayatul Bidayah Wan Nihayah , Al Hafidz Ibnu Kastir 6. Al Ahwalun Naar, Muhammad Ali Al Kulaib, dll

FADILAT DOA AKASYAH

Dalam kitab Mujarabat ada menyatakan bahawa doa Akasah ini pda asalnya dibawa oleh Malaikat Jibril as.s dari arasy… dari sayyidina Abu Bakar A-Siddiq r.a telah berkata.,.. pada suatu hari aku sedang duduk di hadapan Rasulullah SAW di dalam Masjid Madinah AL Munawwarah, tiba-tiba datang Malaikat Jibril as. Dengan membawa Doa Akasyah lalu diberikan kepada Rasulullah SAW seraya berkata.. Wahai Rasulullah, sesungguhnya yang aku bawa ini Doa Akasyah yang sejak dari Nabi Adam a.s. dan nabi-nabi lain belum pernah diberi kecuali kepada engkau. Kata Malaikat Jibril algi, sesungguhnya aku melihat Doa Akasyah ini tergantung di bawah Arasy selama 90,000 tahun sebelum Allah menciptakan dunia seisinya.

Fadilatnya:

1.. Dapat menghafal Al Quran: …. Hendaklah membaca doa ini sebelum membaca Al Quran dengan penuh ikhlas kepada Allah SWT… Sayyidina Abu Bakar As-Siddiq ra berkata, Rasulullah SAW pernah bersabda kepadaku,, Wahai Abu Bakar, janganlah kamu tinggal membaca doa Akasyah ini, sebab membaca doa ini bererti akan memperolehi kesentosaan dan anugerah dari Allah SWT,, dapat menghafaz Al Quran dan Kitab.. Sayyidina Uthman Ibnu Affan ra. Pernah berkata, Sesungguhnya aku dapat menghafaz Al Quran dengan berkat doa Akasyah ini.


2.. Memperolehi kekuatan luar biasa: Sayyidina Ali ibnu Abu Talib ra. Pernah berkata, Aku telah memiliki kekuatan dan keberanian yang laur biasa disebabkan berkahnya Doa Akasyah ini.

3. Diampuni Allah SWT segala Dosa.
4. Membaca dengan ikhlas hati benar2 kerana Allah secara istiqomah..Insyallah diberi keampunan dan dihapuskan segala dosa.
5. Pada hari kiamat akan diberi Allah SWT pahala yang besar.. Hasan Basri ra berkata, Sesungguhnya aku telah mendegar Rasulullah SAW bersabda; Bahawa seseorang itu tidak akan memperolehi pahala yang berlimpah-limpah seperti pahala orang membaca Doa Akasyah ini… Syeikh Sya’ban ra berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,, Barang siapa membaca doa Akasyah ini, jika ia meninggal dunia, maka ia sentiasa mendapat anugerah dari Allah SWT banyak nya malaikat ikut menghantarkan jenazahnya kekubur,,, yang satu malaikat telah membawa nur.
6. Mendapat darjat yg tinggi didunia dan akhirat. DALam hidupnya sentiasa membaca doa tersebut,, nescaya Allah SWT mengangkat darjatnya di dunia dan akhirat.. Apabila bangkit dari kubur, wajahnya seperti bulan purnama…banyaknya malaikat berada disekeliling nya,,yg semuanya membawa bendera dari cahaya terus menuju ke syurga bersama-sama orang yang membaca doa Akasyah....Orang yg berada di padang masyar merasa kagum dan tercengang/hairan kerana dihormati oleh para malaikat dan orang soleh.. Wallahu ‘alam.








Ertinya:
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Ya Allah, semoga Engkau rahmati junjungan kami nabi Muhammad s.a.w dan seluruh keluarga serta para sahabatnya. Dengan nama Allah yang Maha Bersinar Cahaya di atas segala cahaya. Segala puji hanya bagi Allah yang Maha Pencipta segala cahaya penerang dan yang menurunkan kitab Taurat di atas bukit Sinai. Di dalam kitab ini firmanNya tertulis: segala puji hanya bagi Allah yang kekayaanNya terbentang amat luas. Segala keperkasaan dan kebesaranNya amat benar dengan kemasyhuran Nya. PemberianNya mengembirakan atau pun menyusahkan hati, namun harus tetap di syukuri. Segala puji hanya bagi Allah Zat yang menciptakan langit dan bumi, menciptakan gelap dan terang pada akhirnya orang orang yang derhaka bakal diadili semua. Kaf Ha Ya ‘Ain Sad Ha Mim ‘Ain Sin Qaf. Hanya kepadaMu kami menyembah dan kepadaMu kami memohon pertolongan. Wahai Zat yang Maha Hidup wahai Zat yang Maha Berdiri Sendiri. Allah Tuhan kami yang Maha Pengasih dan Penyayang kepada hambaNya, Dialah Maha Pemberi rezeki kepada sesiapa yang dikehendakiNya kerana Dialah yang Maha Kuat lagi Maha Mulia.

Ya Tuhan kami yang Maha Mencukup segalanya, memohon kiranya dicukupkan segala yang kami perlukan dan tukarkanlah segala yang mencelakakan kami. Di tangan kekuasaanMu terletak segala yang baik kerana Engkaulah yang Maha Berkuasa atas segalanya. Ya Allah wahai Zat yang Maha banyak Pemberiannya. Wahai Zat yang Maha Kekal tali perhubungnya. Wahai zat yang Maha Elok perbuatannya, Wahai Zat yang Maha Pemberi rezeki kepada hambaNya dalam segala hal. Wahai Zat yang Maha tiada bandingan segala ciptaanNya tanpa contoh yang KeabadianNya yang tanpa berubah sedikitpun. Selamatkan kami dari segala bahaya kekafiran dan kesesatan atas hak yang terkandong dalam kalimat La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah jika imanku kemasukan ayat wasangka atau keraguan pada hal aku tidak tahu mengapa demikian atau aku memang mengetahuinya, maka dengan ini aku bertaubat dan menyerahkan diri kepadaMu dengan mengucap La Illaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW. Ya Allah jika Islamku bercampur kekafiran tanpa aku ketahui sebabnya atau memang aku ketahui sebabnya, maka dengan ini aku bertaubat kepadaMu dan menyerahkan diri kepadaMu dengan mengucap La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

Ya Allah jika di dalam tauhid ku kemasukan keraguan keraguan tanpa aku ketahui sebabnya atau kerana sebab yang aku ketahui , aku bertaubat kepada mu dan menyerahkan diri dengan mengucap La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

Ya Allah , jika umur ku ini aku perguna kan untuk melakukan perkara engkau tidak redhai tanpa sebab yang aku ketahui atau aku sengaja berbuat yang tidak berkenaan di sisi mu , maka aku bertaubat dan menyerahkan diri kepada mu dengan mengucap La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW. . Ya Allah jika aku per singkat kan amalan ku dengan mengharapkan pahala dari mu tanpa aku ketahui atau aku sengaja berbuat demikian , maka aku bertaubat dan menyerahkan diri kepada mu dengan mengucap La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW. ya Allah , jika dalam saat genting aku menyandarkan pertolongan kepada sesama manusia tatapi bukan kepada mu aku tidak ketahui sebabnya atau aku bertaubat dan menyerahkan diri kepada mu dengan mengucap La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW.. ya Allah , setiap kebaikan yang aku rasakan itu tidak lain tidak bukan melainkan kurniaan mu tatapi aku melihatnya bukan dari mu , aku tidak ketahui sebabnya atau memang aku sengaja berbuat demikian , maka aku bertaubat dan menyerahkan diri kepadamu dengan mengucap La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW.


Ya Allah , jika kakiku tergelincir ketika meniti titian sira tal mustakin, kerana engkau tidak ada kepastian ketika menjawab pertanyaan dan per tanggung jawab kepadamu , aku tidak ketahui sebabnya atau aku ketahui sebelumnya , maka aku bertaubat dan menyerahkan diri kepada mu dengan mengucap La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW. . ya Allah , wahai zat yang Maha hidup , Maha berdiri sendiri , yang Maha mengasihi , Maha banyak kurniaannya , Maha pemurah , Maha menguasai , tiada Tuhan selain engkau . Maha suci engkau dari segala sifat kekurangan dan cela . aku adalah orang yang menzalimi diri sendiri , sebab itu aku memohon dikabulkan segala permintaan kami dan mohon diselamatkan dari segala kesusahan demikian pula yang nabi zakaria tatkala berdoa " Tuhanku , jangan biarkan aku hidup Sendirian tanpa keturunan . " ya Allah melalui hak yang dimilik kalimat La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah SAW , serta keagungan nya dan hak yang dimilik singgahsana Allah dengan segala kemuliaan nya dan hak Arasy kerajaan Allah dengan segala keagungan nya , dengan hak kalam dan segala ilmu dan hikmah kebijaksanaan nya yang berjalan tanpa henti , dengan hak Luh mahfuz dan pengawasannya ,

Dengan hak Mizan/timbangan dengan dua matanya, dengan hak Jambatan dan kelembutannya, dengan hak malaikat Jibril dan kejujurannya, dengan hak malaikat Mikail dan belas kasihannya,, dengan hak malaikat Israfil dan peniupannya dengan hak malaikat izrail dan terpelihnya, dengan hak malaikat Ridwan dan syurganya, dengan hak nabi Adam dan terpilihnya, dengan hak nabi Syith dan kenabiannya, dengan hak nabi Nuh dan bahteranya, dengan hak nabi Ibrahim terpilih sebagai kekasih Allah, dengan hak nabi Ishak dan keagamaannya, dengan hak nabi Ismail dan korbankannya, dengan hak nabi Ya’akub dan kedukaanya, dengan hak nabi Yusuf dan terasingnya, dengan hak nabi Harun dan kehormatannya, dengan hak nabi Hud dan kewibawaannya, dengan hak nabi Salih dan untanya, dengan hak nabi Lut dan pemikirannya, dengan hak nabi Yunus dan dakwahnya, dengan hak nabi Danial dan kekeramatannya, dengan hak nabi Zakaria dan kesuciannya, dengan hak nabi Isa dan kehidupan kerohaniannya dan dengan hak Nabi Muhammad SAW yang terpilih dan syafaatnya.


Ya Alah, wahai Zat yang Maha Hidup, Maha Berdiri Sendiri, Tiada Tuhan selain Engkau, Maha SUci Engkau: Sesungguhnya aku ini termasuk orang-orang yang zalim. Maka kami memohon engkau mengabulkan doa kami,, menghapuskan segala dosa kami serta selamatkan kami dari kesusahan dan juga kesusahan kaum Muslim. Tiada Tuhan selain Allah, Allah jua kusembah, hanya kepadaMu aku bertawakkal. Dia lah Tuhan yang menguasai ‘Arasy yang Agung. Allah yang mencukupkan segala keperluan. Dia sebaik-baik Pelindung, semulia-mulia Penolong. Tiada daya dan kekuatan melainkan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan di akhirat dan lindungilah kami dari azab neraka. Semoga Allah sentiasa mencurahkan rahmatNya keatas makhluk Nya yang paling mulia, cahaya “ArasyNyaÙˆ penghulu kami nabi kami dan yang memberi syafaat kepada kami iaitu nabi Muhammad, seluruh keluarganya dan para sekalian sahabatnya. Dengan rahmatMu wahai Zat yang Maha Pengasih, semoga Engkau mengabulkan wahai Tuhan Sekalian alam.

7 Keajaiban dalam Islam


Menara Pisa, Tembok Cina, Candi Borobudur, Taaj Mahal, Ka’bah, Menara Eiffel, dan Piramida di mesir, inilah semua keajaiban dunia yang kita kenal. Namun sebenarnya semua itu belum terlalu ajaib, karena di sana masih ada tujuh keajaiban dunia yang lebih ajaib lagi. Mungkin para pembaca bertanya-tanya, keajaiban apakah itu?
Memang tujuh keajaiban lain yang kami akan sajikan di hadapan pembaca sekalian belum pernah ditayangkan di TV, tidak pernah disiarkan di radio-radio dan belum pernah dimuat di media cetak. Tujuh keajaiban dunia itu adalah:
Hewan Berbicara di Akhir Zaman

Maha suci Allah yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an, surah An-Naml ayat 82,“Dan apabila perkataan Telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami”.Mufassir Negeri Syam, Abul Fida’ Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas, “Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu”.[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/498)]Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi, Ya’juj & Ma’juj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia”. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Dawud dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]
  • Pohon Kurma yang Menangis
  • Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- , mengapa sampai pohon ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah-radhiyallahu ‘anhu- bertutur, “Jabir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Adalah dahulu Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut” .[HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]Ibnu Umar-radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang korma itu pun merintih. Maka Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang korma itu (untuk menenangkannya)”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (3390), dan At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]
  • Untaian Salam Batu Aneh
  • Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di Mekah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam sabdanya, Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang”.[HR.Muslim dalam Shohih-nya (1782)].
* Pengaduan Seekor Onta
Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki perasaan, bahkan hewan pun memilikinya. Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada hewan. Pernah ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- mengungkapkan perasaannya. Abdullah bin Ja’far-radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Pada suatu hari Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah memboncengku dibelakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan batang kurma. lalu beliau masuk kedalam kebun laki-laki Anshar. Tiba tiba ada seekor onta. Tatkala Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- melihatnya, maka onta itu merintih dan bercucuran air matanya. Lalu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya seraya mengusap dari perutnya sampai ke punuknya dan tulang telinganya, maka tenanglah onta itu. Kemudian beliau bersabda, “Siapakah pemilik onta ini, Onta ini milik siapa?” Lalu datanglah seorang pemuda Anshar seraya berkata, “Onta itu milikku, wahai Rasulullah”.Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai milikmu oleh Allah, karena ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahwa engkau telah membuatnya letih dan lapar”. [HR. Abu Dawud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Ya’la dalam Al-Musnad (3/8/1), Al-Baihaqiy dalam Ad-Dala’il (6/26), dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1). Lihat Ash-Shahihah (20)]
  • Kesaksian Kambing Panggang
  • Kalau binatang yang masih hidup bisa berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadits berikut:Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi di Khoibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pun memakan sebagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Angkatlah tangan kalian, karena kambing panggang ini mengabarkan kepadaku bahwa dia beracun”. Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Baro’ bin MA’rur Al-Anshoriy. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- mengirim (utusan membawa surat), “Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?” Wanita itu menjawab, “Jika engkau adalah seorang nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah seorang raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu”. Kemudian Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian beliau,”Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khoibar. Inilah saatnya urat nadi leherku terputus”. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4512). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur Hasan Salman]
  • Batu yang Berbicara
  • Setelah kita mengetahu adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita pikirkan, maka terasa aneh, tapi demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam-, baik yang masuk akal, atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara sesuai tuntunan wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara ghaib.Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, “Wahai hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shohih-nya (2922)]Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah- berkata, “Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini (menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat”.[Lihat Fathul Bari (6/610)]

  • * Semut Memberi Komando
Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan yang berbicara dengan hewan yang lain. Semua itu hanyalah cerita fiktif belaka alias omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya adanya hewan yang berbicara kepada hewan yang lain, bahkan memberi komando, layaknya seorang komandan pasukan yang memberikan perintah. Hewan yang memberi komando tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Qur’an,“Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai manusia, kami Telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan semut itu. dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. (QS.An-Naml: 16-19).
Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan “Tujuh Keajaiban Dunia” yang menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia. Orang-orang beriman telah lama meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- sampai sekarang. Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu. Oleh karena itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan aqidah yang kokoh di hati kaum muslimin

Selasa, 09 November 2010

Mesin Waktu...Mungkinkah...???

Beberapa waktu lalu bang zero mampir di website sahabat. Kebetulan saat itu ada artikel yang cukup menarik membahas masalah kemungkinan adanya mesin waktu yang (bukan hanya-auth.) bisa kembali ke masa lalu. Artikel itu cukup menggelitik pikiran bang zero untuk memberikan komentar.

Nah, artikel kali ini bang zero buat, BUKAN untuk meng-kritisi, apalagi memojokkan artikel yang dibuat oleh sahabat bang zero tersebut. Karena bisa dipahami bahwa artikel tersebut hanya sekedar buah pikiran, tanpa maksud apapun. Karena itu bang zero mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya jika ternyata artikel berikut ini menyinggung perasaan beberapa pihak yang (mungkin) terkait, baik langsung maupun tidak langsung. Baiklah kita mulai....

Mungkinkah Mesin Waktu itu ADA...???


Time Travel
Alangkah "seru"-nya ketika kita bisa kembali ke masa lalu ataupun ke masa depan menggunakan mesin waktu. Hal itu bisa kita simak ketika kita menyaksikan tayangan film kartun dari jepang yang begitu populer dan bertahan hingga beberapa dekade. Dimana dalam tayangan tersebut sering kita saksikan tingkah laku yang lucu dari tokoh-tokoh dalam film tersebut dalam menggunakan mesin waktu. Bahkan jika ingin lebih serius, kita juga bisa menyaksikan film-film Holywood mengenai mesin waktu.

Akan tetapi, mungkinkah manusia membuat mesin waktu...???

Pertanyaan ini tentu akan lebih tepat jika dialamatkan kepada para ahli fisika dan teknologi. Namun bang zero, dengan segala keterbatasan ilmu yang dimiliki, akan mencoba sedikit membahas masalah ini, berdasarkan kitab suci kita, Al-Qur'an.

Mesin waktu. Ide ini muncul mungkin ketika manusia merasa putus asa apa yang telah terjadi dimasa lalu-nya, dan kemudian berangan-angan untuk kembali ke masa lalu. Tapi, sebenarnya mungkin-kah angan-angan itu terwujud?

Dalam Al-Qur'an sebenarnya Allah telah berfirman secara tersirat mengenai hal ini. Bahkan Rasulullah SAW juga pernah bersabda, secara tersirat mengenai kemungkinan adanya "TIME MACHINE" atau "TIME TRAVEL" ini. Mari kita simak.
1. Allah berfirman dalam surat 32:5, berikut artinya:
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepadaNya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu."
Allah berfirman didalam ayat tersebut bahwa urusan (malaikat) naik kepada Allah dalam waktu satu hari atau seribu tahun dalam hitungan bulan (lunar). Jika dihitung jarak tempuh satu hari dalam ayat tersebut, maka berarti jarak tempuh dalam satu hari itu adalah sejauh 25.902.072 km. Sehingga dalam seribu tahun 155,412,432,000,000 km. Atau jika dihitung dalam ukuran waktu maka ditemukan bahwa jarak tempuh cahaya (malaikat-urusan) per detik adalah sejauh 299792.5 Km/detik



Sedangkan kecepatan bumi mengelilingi matahari adalah 1674 km/jam atau sejauh 456 m/detik.

Bandingkan jarak tempuh antara kecepatan cahaya dengan kecepatan bumi mengelilingi matahari. Jika Teori Relativitas khusus einstein, berlaku dalam hal ini, maka seharusnya malaikat mengetahui apa yang terjadi di masa depan dan masa lalu. Namun benarkah demikian?

Allah telah berfirman dalam Al Qur'an 72:26, yang artinya:
"(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu."
dan dalam Al-Qur'an 2:30, yang artinya:
"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
Perkara ghaib adalah rukun iman. Sedangkan apa yang akan terjadi "nanti" adalah suatu perkara yang ghaib yang harus di-iman-i. Lalu bagaimana hubunganya dengan "TIME TRAVEL" atau "TIME MACHINE" ?

Baiklah, mari kita ulangi lagi apa yang telah kita bahas di paragraf atas.
Kecepatan Cahaya (waktu tempuh malaikat/"urusan") adalah 299792.5 Km/detik, sedangkan kecepatan bumi adalah 456 m/detik. Yang berarti bahwa seharusnya malaikat mampu menembus kecepatan bumi. Yang berarti lagi bahwa seharusnya malaikat mampu "melihat" masa depan dan masa lalu. Tapi apa yang terjadi? Hal itu tidak dapat dilakukan oleh Malaikat. Karena dimensi ruang itu adalah milik Allah dan merupakan masalah ghaib. Bahkan Syaithan-pun tidak mampu "melihat" masa lalu dan masa depan. Hal itu bisa kita lihat dalam ayat berikut ini:
"dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya)." (QS.72:9)
Dari ayat diatas, bahkan syaithan-pun tidak mampu mengungkap hal ghaib. Termasuk untuk mengetahui apa yang akan terjadi di masa depan, ataupun merubah apa yang sudah terjadi dimasa lalu.

Lalu bagaimana islam melihat masalah waktu ini? Islam sangat menghargai waktu. Dan konteks waktu didalam islam adalah dalam konteks ke-kini-an. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah saw (redaksi auth.) sbb:
Barang siapa yang hari ini lebih dari hari kemarin dialah orang yang beruntung.
Barangsiapa yang hari ini sama dengan hari kemarin maka dia orang yang merugi.
Dan barangsiapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin maka dialah orang yang celaka.
Dari seluruh uraian diatas jelaslah bahwa "TIME MACHENI" atau "TIME TRAVER" adalah suatu hal yang "SANGAT MUSTAHIL". Dikarenakan hal ini sangat bersinggungan dengan KEKUASAAN Allah sehubungan dengan perkara ghaib. Karena itu, perjalan waktu benar-benar adalah suatu angan-angan belaka. Sedangkan angan-angan adalah sesuatu yang dilarang oleh Agama Islam.

Wallahu'alam

Senin, 08 November 2010

Resep Ampuh Jadi Pribadi Tangguh

Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor terpenting bagi
kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana
hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Ketika kita melihat pacar atau
pasangan kita berjalan di depan kita, pikiran kita mungkin akan memerintahkan
mulut kita untuk menegurnya, menyuruh kaki kita mempercepat langkah, atau
meminta kita untuk tidak melakukan apa-apa.
Spoiler for otak:
Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada “hati” untuk
menentukan suasana yang diinginkan. Umpamanya, suatu hari kita ditinggal
kekasih, pikiran kita akan memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan kehidupan cinta kita dengannya, yang terekam oleh otak. Katakanlah pikiran kitamemilih informasi yang berhubungan dengan hal-hal indah, yang pernah kita alami bersamanya. Pikiran kita akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, kita menyesal dan sedih karena semua keindahan itu harus berakhir.
Spoiler for menyesal:
Instruksi akan diteruskan ke “hati” melalui perangkat psikologis kita, dan
perasaan kita pun menjadi sedih. Sebaliknya, apabila pikiran kita memilih
informasi-informasi yang berhubungan dengan hal-hal menyebalkan dari si dia,
umpamanya hidung peseknya, kebiasaan buruknya, atau kesukaannya
berutang, pikiran kita akan mengolahnya menjadi instruksi bahwa kita senang
dan bahagia karena mimpi buruk itu telah berakhir. Hati kita pun senang
karenanya.
Spoiler for happy:
Faktual dan sensitif
Bila pengaruh pikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita orang
faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan fakta. Tetapi bila pengaruh pikiran sangat lemah terhadap perasaan kita, maka kita termasuk orang sensitif.
Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Soalnya,
pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam di otak secara lebih
mendetil sebelum dimasukkan ke “hati”.
Spoiler for calm:
Sebaliknya, orang sensitif akan
cenderung emosional, karena biasanya pada saat merespons realitas yang
tengah dihadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang terekam di otak, akan tetapi langsung memasukkannya ke dalam “hati” apa adanya. Ia
mengolah informasi dengan perasaannya.
Spoiler for angry:
Untuk memperjelas, ambilah contoh seseorang tanpa sengaja melihat
kekasihnya tengah duduk berdua dengan orang lain yang berlainan jenis kelamin dan tidak ia kenal. Bila dia orang sensitif, otaknya merekam semua kejadian yang dilihatnya. Pikirannya tidak mengolah melainkan langsung meneruskannya ke dalam “hati” untuk diolah. Karena “hati”-nya yang mengolah, ia mungkin segera mendatangi mereka dan tanpa babibu langsung melayangkan bogem mentah.
Sebaliknya, bila ia seorang faktual, kejadian-kejadian tadi direkam di otaknya,
diolah terlebih dahulu oleh pikiran sebelum diteruskan ke “hati”. Pikirannya akan
membuat pertimbangan-pertimbangan yang diperlukan. Bila kekurangan data,
maka ia akan menghasilkan kemungkinan-kemungkinan lain. Misalnya,
kemungkinan orang lain itu adalah saudara atau sahabat kekasihnya. Atau
mungkin pula teman selingkuh kekasihnya. Kemungkinan-kemungkinan itu
kemudian diteruskan ke “hati” sebagai perasaan ingin tahu. Karena pertimbangan pikiran inilah ia mungkin akan mendekatinya untuk mencari tahu
hal sebenarnya, ketimbang langsung menghakimi.
Spoiler for searching:
Proses itulah yang menyebabkan orang faktual cenderung tenang, penuh
perhitungan, dan mampu mengendalikan diri. Sebaliknya, orang sensitif
cenderung cepat gelisah, tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, tidak
sabar, dan sukar mengendalikan diri.
Persepsikan kenyataan secara positif
Dengan pengoptimalan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga
kehidupan ke arah yang kita inginkan.Dengan pikiran kita dapat mengubah perasaan sedih menjadi perasaan senang, takut menjadi berani, minder menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh gairah. Maka tidak salah bila seorang filsuf, Marcus Aurelius, memiliki pandangan bahwa “Hidup kita ditentukan oleh pikiran”.
Kalau berpikir tentang hal-hal menyenangkan, maka kita akan menjadi senang.
Spoiler for happy:
Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, kita akan sedih.
Spoiler for sad:
Begitu pula bila berpikir soal hal-hal menakutkan kita akan menjadi takut.
Spoiler for scary:
Rasanya memang sulit dipercaya. Namun, itulah adanya. Stanley R. Welty,
Presiden Wooster Brush Company, berpendapat, “Pada saat keluar rumah di
pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi baik atau
buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran kita. Dapat
tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara kita berpikir.”
Kalau merasa kantung kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling
sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Tapi bila kita bangun
pagi, memandang keluar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul
menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, tanpa mempedulikan
kantung yang semakin kempis, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai
hari baik. Bagaimana pun cuaca hari itu, bagaimana pun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan kehidupan kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.
Spoiler for my life:
Yang bisa dilakukan adalah mengendalikan pikiran. Jangan biarkan pikiran kita membuat perasaan menjadi tidak enak. Senantiasa persepsikan kenyataan secara positif.
Spoiler for you can:
“Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif,” kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.
Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah
mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah
menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa
membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.
Demikian pula ketika tengah dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri relaks, pandang kenyataan di hadapan kita secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.
Spoiler for relax:
“Kalau ada masalah, relakslah. Santai saja. Pikirkan saja apa yang akan Anda lakukan selanjutnya, dan apa tindakan Anda untuk itu,” kata Welty.
Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau
kesal. Namun jangan larutkan diri di dalamnya. Jangan biarkan masalah apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif yang bisa
dilakukan. Biarkan semua masalah berlalu tanpa meninggalkan luka fatal.
Spoiler for confidence:
Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh. Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita. Bukan cuma itu, pikiran positif serta kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita. Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita melewati semua kesulitan. Dan yang lebih penting, hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan.
sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4690522

Incoming search terms:

tips islami menjadi pribadi yang tangguh,cara membuat diri jadi berani,pribadi tangguh,membuat diri tangguh,perasaan hati pada kekasih,cara menjadi pribadi yang tenang,cara menjadi pribadi yang tangguh,tips jadi orang tangguh,cara menjadi pribadi kuat,cara ampuh menjadi pribadi yg baik,tips jadi pribadi yang tenang,menjadi pribadi yang tenang,tips supaya tangguh,tips menjadi pribadi yang tenang,resep menjadi pribadi yang menyenangkan,Resep supaya hati menjadi tenang,tips menjadi pribadi tangguh,tips menjadi pribadi menyenangkan,tips jadi cewek tangguh,tips jd orang yang menyenangkan

Cari Blog Ini