Asysyam

“Sesungguhnya berbahagialah orang yang mensuciikan jiwanya, dan sungguh merugilah orang yang mengotori jiwanya”

Kamis, 03 Juni 2010

Pernahkah Anda Berfikir




Pernahkah anda memikirkan bahwa anda tidak ada sebelum dilahirkan ke dunia ini; dan anda telah diciptakan dari sebuah ketiadaan?

Pernahkan anda berpikir bagaimana bunga yang setiap hari anda lihat di ruang tamu, yang tumbuh dari tanah yang hitam, ternyata memiliki bau yang harum serta berwarna-warni?

Pernahkan anda memikirkan seekor nyamuk, yang sangat mengganggu ketika terbang mengitari anda, mengepakkan sayapnya dengan kecepatan yang sedemikian tinggi sehingga kita tidak mampu melihatnya?

Pernahkan anda berpikir bahwa lapisan luar dari buah-buahan seperti pisang, semangka, melon dan jeruk berfungsi sebagai pembungkus yang sangat berkualitas, yang membungkus daging buahnya sedemikian rupa sehingga rasa dan keharumannya tetap terjaga?

Pernahkan anda berpikir bahwa gempa bumi mungkin saja datang secara tiba-tiba ketika anda sedang tidur, yang menghancur luluhkan rumah, kantor dan kota anda hingga rata dengan tanah sehingga dalam tempo beberapa detik saja anda pun kehilangan segala sesuatu yang anda miliki di dunia ini?

Pernahkan anda berpikir bahwa kehidupan anda berlalu dengan sangat cepat, anda pun menjadi semakin tua dan lemah, dan lambat laun kehilangan ketampanan atau kecantikan, kesehatan dan kekuatan anda?

Pernahkan anda memikirkan bahwa suatu hari nanti, malaikat maut yang diutus oleh Allah akan datang menjemput untuk membawa anda meninggalkan dunia ini?

Jika demikian, pernahkan anda berpikir mengapa manusia demikian terbelenggu oleh kehidupan dunia yang sebentar lagi akan mereka tinggalkan dan yang seharusnya mereka jadikan sebagai tempat untuk bekerja keras dalam meraih kebahagiaan hidup di akhirat?

Manusia adalah makhluk yang dilengkapi Allah sarana berpikir. Namun sayang, kebanyakan mereka tidak menggunakan sarana yang teramat penting ini sebagaimana mestinya. Bahkan pada kenyataannya sebagian manusia hampir tidak pernah berpikir.

Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang.

Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin.

“Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mngerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini." (QS. Al-Fajr, 89:23-24)

Seseorang yang tidak berpikir berada sangat jauh dari kebenaran dan menjalani sebuah kehidupan yang penuh kepalsuan dan kesesatan. Akibatnya ia tidak akan mengetahui tujuan penciptaan alam, dan arti keberadaan dirinya di dunia. Padahal, Allah telah menciptakan segala sesuatu untuk sebuah tujuan sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur'an:

“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui." (QS. Ad-Dukhaan, 44: 38-39)

“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?" (QS. Al-Mu’minuun, 23:115)

Oleh karena itu, yang paling pertama kali wajib untuk dipikirkan secara mendalam oleh setiap orang ialah tujuan dari penciptaan dirinya, baru kemudian segala sesuatu yang ia lihat di alam sekitar serta segala kejadian atau peristiwa yang ia jumpai selama hidupnya. Manusia yang tidak memikirkan hal ini, hanya akan mengetahui kenyataan-kenyataan tersebut setelah ia mati. Yakni ketika ia mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya di hadapan Allah; namun sayang sudah terlambat.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an bahwa pada hari penghisaban, tiap manusia akan berpikir dan menyaksikan kebenaran atau kenyataan tersebut:

“Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini." (QS. Al-Fajr, 89:23-24)

Padahal Allah telah memberikan kita kesempatan hidup di dunia. Berpikir atau merenung untuk kemudian mengambil kesimpulan atau pelajaran-pelajaran dari apa yang kita renungkan untuk memahami kebenaran, akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi kehidupan di akhirat kelak. Dengan alasan inilah, Allah mewajibkan seluruh manusia, melalui para Nabi dan Kitab-kitab-Nya, untuk memikirkan dan merenungkan penciptaan diri mereka sendiri dan jagad raya:

“Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan tujuan yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya." (QS. Ar-Ruum, 30: 8)

Rahasia Mendapatkan Harta Karun Akhirat Yang Hanya Bisa Didapatkan Didunia



Rumah Disurga
Rosulullah saw bersabda :
"barangsiapa mengucapkan kalimat istirja dan bersabar saat ditimpa musibah akan mendapatkan sebuah rumah disurga"

Pakaian Kemuliaan Di Hari Kiamat
Rosulullah saw bersabda :
"jika seroang mukmin bertakziah kepada saudaranya yang ditimpa musibah,maka allah 'Azza wa Jalla akan memberikan pakaian kemuliaan kepadanya pada hari kiamat"

Mendapatkan 1 Pohon Di Surga
Rosulullah saw bersabda :
"barangsiapa mengucapkan tasbih,tahmid,tahlil,takbir dan hauqqalah maka akan diberikan pahala 1 pohon disurga"

12 Istana Di Surga
Anas Bin Malaik Meriwayatkan,Nabi Saw Bersabda,
"Barangsiapa membaca Qul huwallahu ahad (al-ikhlas) sekali,allah memberikan berkah kepadanya,keluarganya dan seluruh keluarganya.jika seseorang membaca sebanyak 12x,alloh membangunkan baginya 12 istana di surga.kelak malaikat penjaga surga akan mengatakan kepadanya, "barangsiapa yang membaca sebanyak seratus kali,alloh menutupi dosa dosanya yang dikerjakan selama 25 tahun.dan jika dia membaca sebanyak 400x,alloh menutupi dosa-dosanya selama 400 tahun. jika dia membaca seribu kali,dia tidak akan meninggal dunia sampai melihat tempatnya disurga atau ditunjukan itu baginya"

Disiramkan Air Sejuk Di Hari Kiamat
Rosulullah saw bersabda :
"Pada hari kiamat nanti,alloh swt akan menyiramkan air sejuk bagi pembaca surah an-naba."

Memiliki 2 sayap diakhirat nanti
Rosulullah saw bersabda :
"barangsiapa membaca surat ali imran setiap malam jum'at,maka pada hari kiamat kelak alloh akan memberinya dua sayap yang akan digunakan untuk menyebrangi shirat (titian menuju surga) secepat kilat"

Mendapatkan Kerajaan seperti Nabi Sulaiman as di Akhirat
Imam ja'far Al-shadiq berkata
"barangsiapa membiasakan dri membaca surat maryam,dia tidak akan meninggal dunia beroleh kecukupan dalam diri,harta dan anak keturunanya. dan diakhirat akan termasuk golongan pengikut setia nabi isa as dan beroleh kerajaan di akhirat seperti kerajaan nabi sulaiman,putra nabi daud as didunia"

1000 kota disurga setiap kota 1000 istana setiap istana 100 bidadari
Imam Ja'far Al-shadiq Berkata :
"Barangsiapa membaca surat al-zumar dan kalimat kalimat ayat terucap dilisanya dengan perlahan,Allah memberinya kemuliaan didunia dan diakhirat.Allah memuliakanya tanpa bantuan harta dan keluarga,sehingga dia tampak berwibawa bagi orang yang melihatnya dan Allah mengharamkan jasadnya dari api neraka,dan membangunkan baginya 1000 kota disurga. Setiap kota memiliki 1000 istana,dalam setiap istana terdapat 100 bidadari"

Alloh menuangkan Bagi kita minuman dari surga
Ubay Bin Kaab Meriwayatkan Bahwa Rosulullah Saw Bersabda :
"Barangsiapa membaca surat muhammad,niscaya Alloh menuangkan baginya minuman dari sungai surga"

Saat Keluar Dari Kubur Menaiki Unta dari Cahaya Surga
"Barangsiapa membaca surat Al-qamar ,kelak allah mengeluarkanya dari kuburnya diatas unta yang terbuat dari cahaya surga"

Menikah dengan 800 Bidadari Perawan
Imam Muhammad Al-baqir Berkata
"barangsiapa membaca surat al-insan dihari kamis pagi,kelak alloh menikahkan dengan 800 bidadari perawan ,4000 biddari janda dan bidadari lainya,dan dia kelak bersama nabi Muhammad Saw

Cinta sejati
Apakah cinta sejati itu?
Tahukah kamu, apakah cinta sejati itu?
Cinta sejati bukanlah ingin memiliki
Cinta sejati bukan pula nafsu untuk menguasai
Apalagi memanfaatkan

Cinta sejati ialah kerelaan memberi, tanpa ingin dibalas
Cinta sejati itu berkorban, tanpa mengharap imbalan
Cinta sejati adalah menjaga, agar yang dicintai tetap dalam kebaikan
Cinta sejati itu tekad melindungi, menjaga, mengasihi, memberi, berkorban
Meski jiwa, maupun nyawa
Demi kemuliaannya

Dan di antara cinta sejati itu ... ada cinta yang menjadi penghulu segala cinta sejati
Sebuah cinta sejati yang benar-benar sejati
Cinta sejati yang hakiki
Apakah cinta yang hakiki itu?
Tahukah kamu apakah cinta yang hakiki itu?
Cintamu kepada Rabb-mu.

Cari Blog Ini