Asysyam

“Sesungguhnya berbahagialah orang yang mensuciikan jiwanya, dan sungguh merugilah orang yang mengotori jiwanya”

Sabtu, 07 Januari 2012

WIRID

Wirid adalah salah satu cara manusia mendekatkan diri kepada Allah SWT selain menjalankan rukun Islam dengan benar, Silahkan anda isi disini untuk berbagi amalan / wirid / do'a bagi umat Islam.


Perkuatlah Mentalmu Dengan Wirid

Ilmu ada dua:
ada yang dapat kita peroleh melalui belajar dan ada juga orang yang mendapatkan ilmu dari Allah secara langsung.

Ritualisasi dan pembacaan wirid yang sangat banyak kepada Allah yang ada di pesantren ini merupakan sebuah upaya saya untuk membentengi para santri dari pengaruh-pengaruh luar tatkala keluar dari pesantren ini kelak. Ibadah dan bacaan do'a yang ada di dalamnya mampu melindungi diri santri dari panasnya pengaruh luar. Disamping itu, dengan ibadah dan do'a yang istiqamah, santri dapat memperkuat mentalnya, sehingga tidak gampang menyerah dalam berjuang juga tidak gampang terseret arus yang menyesatkan.

Maka, jangan heran tatkala santri-santri Mambaus Sholihin saya ajak untuk bersungguh-sungguh membaca wirid, bukan hanya bersungguh-sungguh tapi juga berlama-lama. Shalat dengan wirid yang panjang ini, semata-mata untuk membekali diri kita masing-masing dengan benteng rohani yang kokoh, benteng spiritual yang kasat mata ini sangat berguna sekali bagi santri apalagi di zaman modern ini.

Zaman akhir penuh dengan godaan dan tantangan, beragam tantangan akan kita hadapi dari yang kecil sampai yang besar, dari yang berbau menusuk sampai yang berbau harum. Semuanya mempunyai niat yang sama untuk menuntun kita ke jalan kesesatan. Godaan itupun ada yang tampak dan ada yang tidak tampak. Tantangan yang tidak bisa dilihat ini memiliki bahaya yang lebih besar, disamping karena tidak terdeteksi oleh mata juga kerena tantangan rohani ini sifatnya semu.

Menghadapi hal semacam ini, wiridan nampaknya sangatlah dibutuhkan sekali oleh santri. Semakin banyak wirid yang dibaca maka semakin tebal pula benteng yang dibangun. Namun sebaliknya, semakin sedikit, apalagi enggan dengan wirid yang dibaca maka semakin menipis pula benteng yang dibangun dan dipersiapkan.

Harapan saya kepada para santri jangan pernah mengeluh untuk diajak membaca wirid. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya manfaatnya akan kembali kepada para santri sendiri, atau pembaca tersebut, bukan kembali kepada saya.

Dengan membaca wirid yang banyak itu pula, secara tidak langsung berarti santri menabung pahala kelak di akhirat. Mumpung di pesantren, perbanyaklah membaca wirid, jaminan masuk surga akan terbuka lebar.

Selain itu, membaca wirid juga harus dilakukan secara khusyu', ini sangatlah diperlukan sebagai upaya memaksimalkan kepada Allah s.w.t. Santri, dalam membaca wirid hendaklah memperhatikan betul faktor yang mempengaruhi seseorang dalam menemukan kekhusyu'an. Memang cukup berat untuk menjadi khusyu' dalam membaca wirid. Namun, bagaimanapun hal ini tetap kita usahakan. Kita menginginkan wirid dan do'a kita didengar oleh Allah kan? maka khusyu' sesungguhnya adalah sebuah jalan menuju hal ini.

Bila wirid yang kita baca ini diamalkan secara istiqamah dengan penuh kekhusyu'an, maka bukan tidak mungkin belajar kita akan menemui keberhasilan, ilmu yang kita pelajari bukan hanya dapat kita peroleh melalui jalan belajar, tapi juga melalui berdo'a kepada Allah s.w.t sebagai upaya spiritual.

Ilmu ada dua: ada yang dapat kita peroleh melalui belajar dan juga tak jarang ilmu itu pemberian dari Allah sendiri secara langsung. Dengan demikian, santri yang datang ke pesantren dengan tujuan mencari ilmu akan terbantu oleh do'a dengan sendirinya. Do'a sangat membantu keberhasilan belajar seorang santri, disamping juga mampu membentengi mental santri.

Mahasiswa khususnya, sebagai anak yang sudah dewasa yang sering berhubungan dengan dunia luar hendaknya juga tidak melupakan wirid ini. Mentang-mentang sudah mencapai titel “maha” maka sudah melupakan wiridan. Tidak! Ia tetap harus mengamalkan wirid yang telah kita lakukan secara istiqamah selama beberapa tahun ini. Keluar dari pesantren ini bukan berarti keluar pula dari wirid yang saya ajarkan dulu. Wirid bagi mahasiswa sangat membantu dua hal di atas: membentengi mahasiswa dari pengaruh luar yang meracuni serta memberikan kontribusi kepada mahasiswa untuk sukses dalam belajar.

Ingat! wirid sangat membantu jiwa seseorang. Saat ini dunia membutuhkan dokter spiritual dan wirid kepada Allah lah obat mujarab yang diajarkan oleh al-Qur'an.


WIRID BASMALLAH

Bismillaahir rohmaanir rohiim

Cara Mengamalkan:
Puasa Riyaadloh selama 7 hari, selama puasa di wiridkan setiap tengah malam 12.000x selesai dalam satu majlis ( dudukan ). Kalau sudah selesai mengamalkannya kemudian wirid Basmallah tersebut di baca terus tiap2 selesai sholat fardlu 11x. Insyaalloh bagi saudara yang telah berhasil mengamalkan wirid ini, di dalam mengarungi samudra kehidupan, saudara selalu mendapatkan pertolongan, rohmat, maghfiroh, barokah, ketenangan, keselamatan, dan jauh dari fitnah dan bala’ dhohir bathin.


FADLILAH WIRID BASMALLAH

Setelah diamalkan seperti petunjuk diatas, lafat “Bismillaahir rohmaanir rohiim” akan ada fadlilah / manfaatnya sebagai berikut:

1. Bila dibaca 21x saat akan tidur, maka akan dijaga oleh Alloh dari gangguan setan, pencuri dan mati mendadak

2. Untuk menghilangkan kebodohan, Dibaca pada air putih 786x waktu malam hari, lalu paginya sewaktu matahari terbit diminumkan kepada orang yang bebal hatinya, maka insyaalloh akan hilang kebebalan hatinya. Cara ini dilakukan selama tujuh hari berturut-turut

3. Untuk meremehkan orang dholim, Dibaca 50x dihadapan orang yang dholim, maka orang itu akan menjadi hina dan diremehkan oleh Alloh swt

4. Supaya tidak kemasukan jin dan setan, Ditulis 35x lalu dipasang diatas pintu masuk, insyaalloh jin dan setan tidak berani masuk

5. Untuk keselamatan sawah, Ditulis 101x, lalu dimasukkan dalam botol dan disumbat, kemudian dipendam ditengah-tengah sawah, insyaalloh sawah itu diselamatkan dari bahaya

6. Kalau ada orang sakit, lalu dibacakan “Bismillaahir rohmaanir rohiim” maka alloh memberi kesembuhan kepadanya

7. Kalau dibaca dalam suatu majlis, maka majlis itu akan diberi barokah oleh alloh swt

8. Barang siapa membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim” maka ia akan masuk surga

9. Setiap ada orang membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim” maka setan akan hancur tubuhnya seperti tembaga yang di panasi api

10. Barang siapa yang membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim” maka alloh memerintahkan kepada malaikat kiroman katibin untuk menulis 400 (empat ratus) kebaikan didalam buku catatan amalnya orang tersebut

11. Barang siapa membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim” 1x maka akan di ampuni semua dosa-dosa kecilnya

12. Barang siapa menulis lafat “Bismillaahir rohmaanir rohiim” dengan rasa ta’dhim pada Alloh swt, maka Alloh akan mengampuni dosa-dosa kecilnya orang itu, yaitu dosa-dosa yang telah dilakukan ataupun dosa-dosa yang akan dilakukan

13. Barang siapa membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim” maka ia termasuk golongan orang-orang yang beruntung, muli, dan ia selamat dari kufur (ingkar pada alloh) dan nifaq (orang munafiq)

14. Barang siapa ingin selamat dari malaikat ZABANIYAH yang berjumlah 19, maka istiqomahkan membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim”. Karena lafat Bismillaahir rohmaanir rohiim terdiri dari 19 huruf, yang masing-masing huruf tersebut oleh alloh dijadikan tabir / penghalang dari malaikat zabaniyah

15. Bila dibaca saat mau meninggalkan suatu majlis, maka akan selamat dari gunjingannya bani adam (manusia)

16. Barang siapa selalu mengistiqomahkan membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim” maka akan selalu berada dalam samudra kerohmatannya Alloh swt

17. Bila saat mengalami kelaparan, dan hanya ada sedikit makanan, padahal anggota keluarganya banyak, maka bagikanlah makanan itu sedikit-sedikit sampai rata, lalu sebelum memakannya masing-masing orang ajaklah membaca “Bismillaahir rohmaanir rohiim” 7x / 21x dengan tahan napas, insyaalloh walau hanya makan sebiji buah korma, akan diberikan rasa kenyang dan kekuatan oleh alloh seperti baru saja makan sepiring nasi dengan lauk yang serba lengkap.

18. Mendatangkan rizqi dan penglarisan dagang, Lafat “Bismillaahir rohmaanir rohiim” dibaca 300x dan ditambah sholawat nabi 300x, membacanya saat matahari terbit dengan menghadap ke arahnya (matahari). Maka dagangan yang semula tidak laku menjadi laku dan rizqi yang tidak di kira datangnya, akan diberikan olh alloh swt.

19. Untuk wiradat agar anaknya tidak wafat, Ditulis 61x pada kertas yang bersih lalu dibawa/ digembol selama hamil, insyaalloh selamat dan yang semula punya selalu mati sekarang tidak lagi

20. Untuk mengobati orang yang kena racun racun / gigitan binatang berbisa, Lafat “Bismillaahir rohmaanir rohiim” ditulis 21x ditmbah ayat “salamun qoulam mir robbir rohim” pada tempat/wadah yang baru, lalu tulisan itu dilebur air putih dan diminumkan orang yang kena racun tersebut, insyaaloh sembuh

21. Untuk mahabbah (agar dicintai orang), Dibaca 786x pada air putih, lalu airnya diminumkan orang yang dituju, maka orang tersebut akan menjadi sangat dekat dan mencintai dengan amat sangat, walaupun sebelumnya sangat benci dan bermusuhan

22. Untuk mencari ikan , Lafat “Bismillaahir rohmaanir rohiim” ditulis pada lempengan tembaga, lalu ditempelkan pada alat yang digunakkan untuk mencari ikan tersebut, maka akan bisa mendapatkan ikan yang banyak

23. Segala hajat terkabulkan, Dibaca 12.000x dalam satu majlis setelah sholat hajat, insyaalloh segala hajatnya di kabulkan oleh alloh swt, dsb
militiaman
November 28, 2008, 06:23
WIRID ISTIGHFAR

Astaghfirullohal ‘adhiim

Cara Mengamalkan:
Puasa Riyaadloh selama 7 hari, selama puasa di wiridkan setiap tengah malam 10.000x selesai dalam satu majlis ( dudukan ). Kalau sudah selesai mengamalkannya kemudian wirid Istighfar tersebut di baca terus tiap2 selesai sholat fardlu 70x. Insyaalloh bagi saudara yang telah berhasil mengamalkan wirid ini, di dalam mengarungi samudra kehidupan, saudara selalu mendapatkan pertolongan, rohmat, maghfiroh, barokah, ketenangan, keselamatan, dan jauh dari fitnah dan bala’ dhohir bathin.

FADLILAH WIRID ISTIGHFAR

Setelah diamalkan seperti petunjuk diatas, lafat “Astaghfirullohal ‘adhiim” akan ada fadlilah / manfaatnya sebagai berikut:

1. Setiap sesuatu itu punya perhiasan, dan perhiasannya dosa itu membaca istighfar

2. Setiap penyakit itu ada obatnya, dan obatnya penyakit dosa itu membaca istighfar

3. Barang siapa banyak membaca istighfar, maka semua dosa-dosanya di ampuni oleh alloh swt, walaupun dia pernah lari dari medan perang

4. Tidak dinamakan orang berdosa, orang yang selalu membaca istighfar (minta ampunan pada alloh swt), walaupun dalam sehari dia melakukan dosa berulang-ulang sampai 70x ulangan atau lebih
5. Barang siapa minta ampunan dari dosa setelah melakukannya, maka alloh swt akan mengampuninya, karena istighfar itu merupakan kifarotny dosa

6. Memperbanyak membaca istighfar itu menyebabkan lancarnya rizqi, dan diberi rizqi yang barokah serta bermanfaat

7. Apa bila kita mau membaca istighfar (minta ampunan) maka alloh akan memberi kita, hujan yang bermanfaat, kemakmuran hidup, banyak harta dan anak, dan memberikan kebun-kebun yang sangat subur, “gemah ripah loh jinawi”

8. Apabila istighfar dibaca setelah sholat shubuh maka alloh akan melancarkan ma’isyahnya

9. Barang siapa memperbanyak membaca istighfar maka alloh akan menghilangkan kesusahan dan keprihatinannya, serta akan memberinya rizqi yang tidak disangka-sangka
militiaman
November 28, 2008, 06:24
WIRID SHOLAWAT

sholallohu ‘ala muhammad

Cara Mengamalkan:
Puasa Riyaadloh disertai dengan wirid sholawat tersebut secara terus menerus setiap hari sampai khotam 125.000x. sikap wirid bias dengan sambil berjalan2, duduk, tiduran, dsb. Yang penting wudlunya tidak batal. Kalau sudah selesai mengamalkannya kemudian wirid sholawat tersebut di baca terus tiap2 selesai sholat fardlu 313x. Insyaalloh bagi saudara yang telah berhasil mengamalkan wirid ini, di dalam mengarungi samudra kehidupan, saudara selalu mendapatkan pertolongan, rohmat, barokah, ketenangan, keselamatan, dan jauh dari fitnah dan bala’ dhohir bathin.


FADLILAH WIRID SHOLAWAT

Setelah diamalkan seperti petunjuk diatas, lafat “sholallohu ‘ala muhammad” akan ada fadlilah / manfaatnya sebagai berikut:

1. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw, hanya dilisan saja tanpa konsentrasi maka alloh akan memberikan pahala sebesar gunung, dan para malaikat selalu mendo’akan serta memintakan ampunan baginya. Dan apabila membacanya sholawat dengan hadirnya hati (konsentrasi) maka hanya alloh sendiri yang mengetahui pahalanya

2. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw 1x, maka alloh akan memberikan rohmat 10 kali lipat padanya

3. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw 1000x, maka dia akan diberikan kebahagiaan dapat melihat surga sebelum mati, dan tidak akan mati kecuali sudah mengetahui tempatnya di surga

4. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw 1000x maka diselamatkan oleh alloh dari api neraka jahanam

5. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw 100x maka alloh akan menulis, bahwa dia adalah orang yang selamat dari sifat munafiq dan selamat dari api neraka, dan besok pada hari qiyamah akan dikumpulkan dengan golongan para syuhada’

6. Orang yang tidak suka membaca sholawat maka ia adalah orang yang tersesat dari jalannya ke surga

7. Orang yang paling dekat dengan nabi Muhammad saw besok di hari qiyamah adalah orang yang banyak membaca sholawat atas nabi saw

8. Sesungguhnya membaca sholawat itu bisa melebur dosa seperti air bisa membunuh api

9. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw 40x di hari jum’at maka alloh akan melebur semua dosa-dosanya yang sudah dilakukan dalam kurun waktu 80 tahun

10. Di antara do’a dan Alloh itu ada hijabnya, pada waktu di bacakan sholawat atas nabi saw maka hijab itu akan terbuka dan doa itu akan di kabulkan oleh alloh swt

11. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw 100x, maka alloh akan memenuhi 100 hajatnya, yang 70 hajat dipenuhi di akhirot dan yang 30 hajat dipenuhi di dunia

12. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw 1x maka para malaikat akan membacakan sholawat padanya 70.000x

13. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw, maka dia akan di hormati oleh semua makhluq yang ada di langit dan di bumi

14. Barang siapa membaca sholawat atas nabi saw, dengan suara yang keras maka akan di ampuni oleh alloh semua dosa-dosanya

15. Apabila sholawat dibaca 5.000x dalam satu majlis maka semua do’anya akan di kabulkan oleh alloh swt

16. Untuk gemblengan keselamatan dan anti sajam (senjata tajam), Dibacakan 75.000x pada minyak wangi lalu diminum, siapa saja yang meminum minyak itu akan diberi keselamatan dan kekebalan dari segala macam senjata tajam

17. Untuk riyaadloh mengambil pusaka atau harta , karunDibaca 11.000x di tempat yang ada pusaka / harta karunnya dalam satu majlis, selama 40 malam , insyaalloh semua khodam penjaganya akan tunduk dan memberikan pusaka / harta karun tersebut dengan baik-baik

18. Untuk mahabbah dan penglarisan , dagangDibaca 313x pada garam dapur lalu di sebarkan di tokonya, atau disebar supaya dapat dilewati orang yang di tuju, insyaaloh menjadi sayang / cinta

19. Untuk mengobati segala macam penyakit, Dibaca 70x pada air putih lalu di minumkan, insyaalloh sembuh, dsb
militiaman
November 28, 2008, 06:25
WIRID HAUQOLAH

La haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim

Cara Mengamalkan:
Puasa Riyaadloh disertai dengan wirid hauqolah tersebut secara terus menerus setiap hari sampai khotam 100.000x. sikap wirid bias dengan sambil berjalan2, duduk, tiduran, dsb. Yang penting wudlunya tidak batal. Kalau sudah selesai mengamalkannya kemudian wirid hauqolah tersebut di baca terus tiap2 selesai sholat fardlu 100x. Insyaalloh bagi saudara yang telah berhasil mengamalkan wirid ini, di dalam mengarungi samudra kehidupan, saudara selalu mendapatkan rohmat, barokah, ketenangan, kekuatan untuk beribadah, keselamatan, dan jauh dari fitnah dan bala’ dhohir bathin.


FADLILAH WIRID HAUQOLAH

Setelah diamalkan seperti petunjuk diatas, lafat “La haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim” akan ada fadlilah / manfaatnya sebagai berikut:

1. Bacaan hauqolah merupakan gudang harta

2. Bacaan hauqolah merupakan salah satu dari gudang-gudangnya surga

3. Bacaan hauqolah merupakan bacaan yang bisa menyembuhkan 99 macam penyakit, dan penyakit paling ringan dari 99 jenis itu adalah penyakit hammun (penyakit yang rasanya selalu ingin tidur melulu)

4. Dibaca saat pagi dan sore hari bisa melancarkan rizqi dan memperoleh kekayaan, Barang siapa membaca hauqolah 100x setiap harinya, maka ia tidak akan faqir / miskin selamanya

5. Mustajabah semua do’a dan hajatnya, dibaca 100x / 300x / 1.000x setelah sholat hajat, insyaalloh apapun masalah dan keinginannya akan terkabul

6. Untuk menolak gangguan setan dan jin

7. Untuk mendapatkan kekuatan badan dhohir batin

8. Barang siapa mengistiqomahkan membaca hauqolah, maka alloh akan melanggengkan pula ni’mat-ni’mat-Nya

9. Barang siapa mengistiqomahkan membaca hauqolah, maka alloh akan menyelamatkannya dari 70 macam bala’ dan kesusahan serta selamat dari penyakit gila, dsb

WIRID TASBIH IBROHIMIYYAH

Subhanallohi wal hamdulillahi wala ilaaha illallohu wallohu akbar wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim

Cara Mengamalkan:
Puasa Riyaadloh 11 hari, selama puasa di amalkan tiap-tiap nishful lail/tengah malam 4.444x dalam sekali majlis selesai Kalau sudah selesai mengamalkannya kemudian wirid tasbih tersebut di baca terus tiap2 selesai sholat fardlu 100x. Insyaalloh bagi saudara yang telah berhasil mengamalkan wirid ini, di dalam mengarungi samudra kehidupan, saudara selalu mendapatkan rohmat, barokah, ketenangan, kekuatan beribadah pada Alloh swt, hati yang cemerlang, keselamatan, dan jauh dari fitnah dan bala’ dhohir bathin.

FADLILAH WIRID TASBIH

Setelah diamalkan seperti petunjuk diatas, lafat “Subhanallohi wal hamdulillahi wala ilaaha illallohu wallohu akbar wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim” akan ada fadlilah / manfaatnya sebagai berikut:

1. Mencerdaskan otak

2. Mencemerlangkan hati

3. Diberi kecukupan dan lancar rizqi dalam hidup dunia dan akhirot

4. Orang yang istiqomah membaca tasbih, tidak akan mati sebelum dia tahu tempatnya di surga

5. Siapa saja yang hidup di bumi dan membaca tasbih, maka dia ampuni segala dosa-dosanya walaupun dosanya itu sebanyak buih di lautan

6. Barang siapa yang mengistiqomahkan membaca tasbih maka ia akan mendapatkan ridlo dari alloh swt

7. Bacaan tasbih merupakan bacaan yang bisa memperbert timbangan amal baik kelak di yaumil hisab

8. Barang siapa membaca tasbih 100x lebih baik daripad memerdekakan 10 orang budak, dan lebih baik daripada sodaqoh 7 ekor onta

9. Barang siapa membaca tasbih setelah sholat shubuh 100x maka akan di ampuni dosa-dosanya, walaupun dosanya sebanyak bih di lautan

10. Barang siapa membaca tasbih sekali, maka alloh akan mencatat 100.000 amal kebaikan, melebur 100.000 dosa dan mengangkat derajatnya sampai 100.000 derajat kemuliaan

11. Barang siapa membaca tasbih, maka tiap-tiap hurupnya di catat sebagai10 kebaikan

12. Barang siapa membaca tasbih 100x setiap hari, maka di tulis sebagai 1.000 amal kebaikan dan di leburkan 1.000 kesalahan

13. Barang siapa membaca tasbih, maka akan rontok semua kesalahan dan dosanya seperti rontoknya dedaunan yang kering

14. Barang siapa membaca tasbih, maka di tanamkan untuknya pohon kurma di tengah-tengahnya surga

WIRID TAHLIL

La ilaaha illalloh

Cara Mengamalkan:
Puasa Riyaadloh disertai dengan wirid tahlil tersebut secara terus menerus setiap hari sampai khotam 70.000x. sikap wirid bisa dengan sambil berjalan2, duduk, tiduran, dsb. Yang penting wudlunya tidak batal. Kalau sudah selesai mengamalkannya kemudian wirid tahlil tersebut di baca terus tiap2 selesai sholat fardlu 100x. Insyaalloh bagi saudara yang telah berhasil mengamalkan wirid ini, di dalam mengarungi samudra kehidupan, saudara selalu mendapatkan pertolongan, rohmat, maghfiroh, barokah, ketenangan, keselamatan, dan jauh dari fitnah dan bala’ dhohir bathin.


FADLILAH WIRID TAHLIL

Setelah diamalkan seperti petunjuk diatas, lafat “La ilaaha illalloh” akan ada fadlilah / manfaatnya sebagai berikut:

1. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” dengan di panjangkan lafat “laa” maka akan di ampuni 4.000 dosa-dosa besarnya, dan apabila dia tidak mempunyai dosa besar maka para keluarga dan tetangganya yang melakukan dosa besar yang di ampuni dosanya

2. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” tiap hari 100x maka kelak di yaumil qiyamah ia akan menghadap kepada alloh dengan wajah yang bersinar terang seperti bulan purnama

3. Paling utama-utamanya dzikir itu adalah membaca “La ilaaha illalloh” dan paling utama-utamanya doa itu membaca alhamdulillah

4. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” wajib masuk dalam gedungnya alloh dan selamat dari siksanya alloh

5. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” maka akan diselamatkan dari neraka

6. Lafat “La ilaaha illalloh” merupakan zakatnya badan

7. Membaca Lafat “La ilaaha illalloh” itu bisa menolak 99 musibah, paling ringan-ringannya musibah itu kesusahan

8. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” maka di ampuni semua dosa-dosa kecilnya, yang sudah dilakukan dan yang akan dilakukan

9. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” dengan hati yang ikhlas, menjauhi perkara-perkar yang haram dan tidak pamer, maka akan dimasukkan dalam surga beserta para syuhada’ dan sholihin

10. Siapa saja yang awal dan akhir ucapannya membaca lafat “La ilaaha illalloh” walaupun setiap hari melakukan 1.000 dosa kecil dalam hidup 1.000 tahun, maka alloh tetap akan mengampuni dosa-dosanya

11. Apabila merasa kerepotan dan merasa berat dalam hidup, maka perbanyaklah membaca lafat “La ilaaha illalloh” insyaalloh semua beban hidup dan keruwetannya akan di hilangkan oleh alloh swt

12. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” 1x saja maka akan di ampuni dosa-dosa kecilnya oleh alloh walaupun dosanya sebanyak buih dilautan

13. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” pada saat ziaroh kubur, maka alloh akan menerangi kuburnya ahli kubur dan memberikan ampunan kepada orang yang membacanya, dan juga memberikan 1.000.000 kebaikan, 1.000.00 derajat, dan di ampuni 1.000.000 dosa kecilnya

14. Barang siapa membaca lafat “La ilaaha illalloh” di dalam pasar dengan suara yang keras maka alloh akan memberikan 1.000.000 kebaikan, 1.000.00 derajat, dan di ampuni 1.000.000 dosa kecilnya

WIRID SURAT AL-IKHLAS

Bismillahir rohmanir rohiim
Qul huwallohu ahad
Allohus shomad
Lam yalid walam yulad
Walam yakul lahu kufuwan ahad

Cara Mengamalkan:
Puasa Riyaadloh disertai dengan wirid surat al-ikhlas tersebut secara terus menerus setiap hari sampai khotam 100.000x. sikap wirid bias dengan sambil berjalan2, duduk, tiduran, dsb. Yang penting wudlunya tidak batal. Kalau sudah selesai mengamalkannya kemudian wirid tahlil tersebut di baca terus tiap2 selesai sholat fardlu 21x. Insyaalloh bagi saudara yang telah berhasil mengamalkan wirid ini, di dalam mengarungi samudra kehidupan, saudara selalu bisa menerima apapun yang di takdirkan oleh alloh kepada kita, serta selalu dalam naungan ridlo, rohmat, dan maghfirohnya alloh swt, dan selalu mendapatkan barokah, ketenangan, keselamatan, serta jauh dari fitnah dan bala’ dhohir bathin.


FADLILAH WIRID AL-IKHLAS

Setelah diamalkan seperti petunjuk diatas, WIRID AL-IKHLAS akan ada fadlilah / manfaatnya sebagai berikut:

1. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 1x, maka alloh akan memberikan pahalanya orang yang beriman kepada alloh swt, iman kepada para malaikat, iman kepada kitab, iman kepada para rosul dan juga di beri pahala seperti pahalanya orang 100 yang mati syahid

2. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 1x pahalanya sama dengan membaca sepertiga dari membaca al-qur’an, dan apabila membaca 3x maka sama dengn mengkhotamkan al-qur’an

3. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 11x, maka oleh alloh di sediakan tempat yang indah di surga

4. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 11x setelah sholat shubuh, maka akan di pelihara oleh alloh dari pekerjaan dosa selama sehari semalam

5. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 12x maka di beri pahalanya membaca al-qur’an khotam 4x khotaman

6. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 50x maka di ampuni dosa-dosanya 50 tahun

7. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 50x tiap hari maka dimasukkan dalam surga

8. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 200x, maka orang tersebut ditulis sebagai orang yang mendapat 1.500 kebaikan dan di lebur dosa-dosanya 50 tahun

9. Barang siapa membaca surat al-ikhlas 1.000x berarti dia telah menebusi badannya dri neraka
10. Barang siapa membaca surat al-ikhlas dengan istiqomah maka ia akan di ampuni semua dosa-dosanya yang sudah dilakukan dan dosa-dosa yang akan dilakukan

11. Dibaca 313x, dipelihara dari sifat jahatnya manusia, jin dan setan

Wirid / Doa Setelah Sholat Fardlu

Setelah Sholat fardhu sebaiknya kita membaca wirid/doa sehingga pahala kita bertambah banyak dan dosa-dosa kita insya allah diampuni. Selanjutnya apabila kita dipanggil olehNya, maka kita sudah bersih dari dosa-dosa dan dimasukkan ke dalam golongan yang beruntung yaitu yang mendapat surga (jannah) sebagai balasan dari Alloh SWT.

Wirid ini tergolong wirid panjang tetapi apabila kita baca setiap hari maka kita akan hapal dengan sendirinya.

Wiridnya adalah sbb:

Astaghfirullohhal adziim li wali wali dayya wali ashabil khuquq ala wal jamiil mu'minin wal mu'minat wal muslimiina wal muslimat al akhyaa 'i minhum wal amwaat (3x)

lebih kurang artinya : aku mohon ampun ya Alloh dzat yang Maha Agung, juga ampuni kedua orang tuaku dan orang-orang yang punya kewajiban pada aku, dan semua mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat yang hidup maupun yang sudah meninggal.

Laa Ilaaha Illalloh wahdahu laasyariikalah lahulmulku walahulhamdu yuhyii wayumiitu wahuwa alaa kulli syaiin qadiir (3x)

Tidak ada Tuhan selain Alloh, dzat yang Maha Esa (satu), tidak ada sekutu untukNya (tidak ada yang menyamai), dzat yang mempunyai kerajaan dan semua pujian. Dzat yang menghidupkan dan mematikan, dan berkuasa atas segala sesuatu.

Allohumma antassalam, waminkassalam, wa ilaika ya'uudussalam, fahayinaa Robbana bissalam, wa adkhilnal jannata darossalam, tabarokta Robbanaa wata a'laita yaa dzaljalali wal ikraam

Ya Alloh dzat yang mempunyai keselamatan, keselamatan adalah dari Engkau, dan keselamatan berpulang kepadaMU, dalam hidupku berilah keselamatan, masukkan aku kedalam sorga Darossalam, Tuhanku Engkaulah yang maha luhur dan maha agung, dzat yang maha luhur dan maha mulya.

Audzubillahiminassyaithonirrojiim, Bismillahirrohmanirrokhiim

teruskan dengan membaca : Al Fatehah , kemudian

Wa ilahukum ilahu wakhid , La ilaahailla huwarrohmaanurrokhiim

hai kamu semua, Tuhanmu itu hanya satu, tidak ada Tuhan selain 'Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang'.
teruskan dengan membaca 'ayat Kursi' sebagaimana dibawah ini,

Allohu Laa iaaha illaa huwalkhoyyul qoyuum, laa ta' khudzuhuu sinatuw walaa naum, lahu maa fiissamaawaati wa maa fil ardhi, mandzaalladzii yasyfa'u 'indahuu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum, wa laa yukhithuuna bisyai'in min 'ilmihi illa bi maasyaaa'i, wasi'a kursiyyuhussamaawaati wal ardho, waa ya'uduhuu khifzuhumaa wahuwal a'liyul a'zhiim.

kemudian teruskan dengan beberapa ayat dari Al Qur'an dibawah ini,

Syahidallohu annahu La ilaa ha ila huwa walmalaikatu wa ulul ilmi qoiman bil qisthi La ilaa ha illa huwal aziizul hakiim

Inna diina i'ndallohil islam

Qulillohumma malikulmulki, tu'tilmulka man tasyaa', wa tanziulmulka miman tasyaa' wa tu'izu man tasyaa' wa tudzillu man tasyaa' biyadikal khoir Innaka alaa kulli syaiin qodiir. Tuulijullaila finnahaari wa tuulijunnaaharo fillaili, Wa tukhrijul hayya minal mayyiti wa tukhrijulmayyita minal hayyi, Wa tarzuqu man tasyaa' bi ghoiri hisaab

Subhanalloh (33x) , Alhamdulillah (33x) , Allohuakbar (33)

Allohu Akbar Kabiirau wasubhanallohi bukrotau waashiilla

La ilaaha illallohu wahdahuu la syariikalah lahulmulku wa lahulhamdu yuhyi wa yumiitu wahuwa alaa kulli syaiin qodiir

La khaula wala quwata illa billahil a'liyil aziim

Allohumma sholli wasallim alaa sayyidinaa Muhammad a'bdika wa rosuulika nabiyyil ummiyyi wa a'laa aalihii wa shohbihii wasallim

Wa hasbunaallohu wani'mal wakiil

La khaula wala quwata illa billahil a'liyil aziim, Astaghfirullohhal adziim




Doa

Alhamdulillahirobbil a'lamiin, hamdan yuuafii ni'mah wa yukafii maziidah
yaa Robbanaa lakalhamdu kamaa yanbaghi lijalali wajhikal kariim wa aziim sulthonik

Allohumma Sholli wasalim alaa sayidinaa Muhammad, sholatan tunjinaa bihaa min jami'il ahwaali wal afaat, wa taqdhilanaa bihaa min jami'il hajaat, wa tuthohirunaa bihaa min jami'is sayi'at, wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'laa ddarojaat, wa tubalighunaa bihaa aghsol ghoyat min jami'il khoirot fil hayaati wa ba'dal mamaati.

Allohumma inna nasa'luka luthfa fimaa jarot bihil maqoodiir

Allohumma inna nasa'luka min khoiri masa'alaka, minhu sayyidunaa wa nabiyyuna muhammad 'abduka wa rosuuluka, wa na'udzubika min syarri masta'adzaka, minhu sayyidunaa wa nabiyyuna muhammad 'abduka wa rosuuluka

Allohumma inna nasa'luka muujibaati rohmatika, wa azaa'ima maghfirotika,
wa ssaalamatan min kulli istmin, wal ghoniimatan min kulli birrin, wal fauza bil jannah, wan najaata mina nnaar, wal a'fwa 'indalhisaab

Robbanaa laa tuzig quluubanaa ba'da idz hadaitanaa wa hablana miladunka rohmah, innaka antal wahhaab

Robbanaghfirlanaa wali walidiina kamaa robayanaa shoghiiroo, wal jamiil mu'minin wal mu'minat wal muslimiina wal muslimat al akhyaa' i minhum wal amwaat

Robbanaa aaatinaa fiddunyaa khasanah, wa fil aakhiroti khasanah, wa qinaa 'adzabannaar.

Wa shollallohu alaa sayidinaa muhammad wa alaa aalihii wa shohbihii wa sallim, walhamdulillahi robbil 'alamiin.

Amiin.



WIRID DENGAN ASMA-UL-HUSNA

Allah s.w.t. telah berfirman yang bermaksud:

"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH S.W.T.), maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaa-ul-husna itu." - (Surah Al-A'raf:180)

"Katakanlah: "Serulah ALLAH atau serulah AR-RAHMAN. Dengan nama yang mana saja kamu seru. Dia mempunyai al asmaul husna (nama-nama yang terbaik)

"Dialah ALLAH, tiada Tuhan melainkan Dia, Dia mempunyai al-asmaul-husna (nama-nama yang baik)"- (Surah Thaha:8)

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda:

"Sesungguhnya Allah s.w.t mempunyai 99 nama, iaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam syurga" - Riwayat Bukhari


Adapun ASMA-UL-HUSNA adalah merupakan nama-nama Allah s.w.t. yang terkandung didalam Al-Quran dimana pada tiap-tiap nama tersebut mengandungi khasiatnya masing-masing seperti kita akan ketahui dibawah ini:


ALLAHU
Artinya Yang mengeluarkan sekelian makhluk dari tiada menjadi ada.

KHASIATNYA: Barangsiapa yang menbacanya 5000 kali tiap-tiap hari, Insyaallah akan dimurahkan rezekinya, dan jika dibaca 66 kali sampai 66 hari setelah sembahyang fardhu, maka akan menjadi sebutan orang besar dan mendapat kebaikan yang banyak.

AR RAHMAANU - Al-Faatihah: 3
Artinya Kasih sayang kepada hambaNya didunia.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mebacanya tiap-tiap selesai sembahyang fardu sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan terjaga dari sifat lupa dan lalai.

AR RAHIIMU - Al-Faatihah: 3
Artinya Yang Kasihsayang kepada orang-orang mukmin pada hari Akhir
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah hatinya akan selalu mempunyai sifat kasih sayang akan sesama makhluk Allah s.w.t.

AL MALIKU - Al-Mu'minuun: 11
Artinya Yang Mempunyai Kerajaan
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 121 kali kemudian daripada fajar atau tergelincirnya, Insyaallah akan dikayakan dengan sebab atau dengan pintu yang dibukakan Allah s.w.t. baginya.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:35
AL QUDDUUSU - Al-Jumu'ah: 1
Artinya Yang Maha Suci
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir dengan khalimat ini pada tiap-tiap hari ketika tergelincir matahari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan menjadi bersih hatinya, dan barangsiapa yang berzikir 1000 kali, Insyaallah akan diselamatkan daripada bala.

AS SALAAMU- Al-Hasyr: 23
Artinya Sejahtera daripada kekurangan
KHASIATNYA:Apabila dibacakan kepada orang yang sakit kepala sebanyak 121 kali atau 136 kali dengan suara yang sekiranya dapat didengar oleh orang yang sakit dan dengan mengangkat kedua belah tangan, Insyaallah akan disembuhkan dengan khalimatNya selama tidak datang ajalnya atau dikurangkan daripada sakitmya.

AL MU'MINU - Al-Hasyr: 23
Artinya Yang Mengimamkan hambaNya
KHASIATNYA: Apabila dibacakan akan khalimat ini sebanyak 136 kali oleh orang yang merasa ketakutan akan sesuatu, maka ia akan merasa aman dari apa yang ditakutkannya, dan apabila dibaca oleh orang yang beriman, maka ia akan bertambah imannya.

AL MUHAIMINU- Al-Hasyr: 23
Artinya Yang Sangat Menyintai dan Memelihara.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya 100 kali setelah sembahyang sunat dua rakaat (terutama diwaktu tengah malam), Insyaallah akan dibersihkan zahir dan batinnya dan tetap bercahaya hatinya, dan barang siapa yang membacanya sebanyak 145 kali setelah sembahyang Isyak, Insyaallah akan kuat khafazhnya.

AL'AZIIZ- Al 'Imran: 62
Artinya Yang Menyalahkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 40 kali tiap-tiap hari selama 40 hari dan yang lebih baik dibaca setelah sembahyang Subuh, Insyaallah akan dikayakan dan dimuliakan oleh Allah s.w.t. dan tidak dihajatkan dia kepada seseorang dari makhlukNya.

AL- JABBAARU - Al-Hasyr: 23
Artinya Yang Sangat Gagah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 206 kali atau 226 kali pada pagi dan petang, Insyaallah tidak akan boleh orang yang zalim dan Allah s.w.t. akan membalas bagi orang zalim itu siksa baginya.

AL MUTAKABBIRU - Al-Hasyr: 23
Artinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap hari sebanyak 662 kali, Insyaallah orang yang takabur itu akan tunduk kepadanya.

AL KHAALIQU - Ar-Ra'd: 16
Artinya Yang Menciptakan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir waktu tengah malam sebanyak 731 kali, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan dirinya, dan barangsiapa yang kehilangan hartanya atau lama ditunggalkan orang yang dikasihinya, maka bacalah sebanyak 5000 kali, Insyaallah ia akan datang dengan perintah Allah s.w.t..
>
militiaman
November 28, 2008, 09:35
AL BAARI-U - Al-Hasyr: 24
Artinya Yang Menerbitkan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir pada siang hari sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan selemat dari kebinasaan dan tidak akan merasa takut ia didalam kubur, dan barangsiapa yang apabila dibacanya pada malam hari selama 7 malam berturut-turut dan pada tiap-tiap malam dibaca 100 kali, Insyaallah akan disembuhkan segala penyakit dalam tangannya.

AL MUSHAWWIRU- Al-Hasyr: 24
Artinya Yang Merupakan Makhluk.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 336 kali atau lebih, maka Insyaallah akan menjadi baik segala perbuatannya atau apa yang dikerjakannya.

AL GHAFFAARU - Al-Baqarah: 235
Artinya Sangat Mengampuni.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir 100 kali sambil mengiringi sembahyang Jumaat, Insyaallah zahir baginya akan mendapat keampunan.

AL QAHHAARU - Ar-Ra'd: 16
Artinya Yang Sangat Keras.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari dan malam sebanyak 306 kali atau lebih, Insyaallah keluar dari hatinya cinta dunia dan kebesaran barang lain daripada Allah s.w.t. dan zahir baginya pertolongan Allah s.w.t. atas musuhnya, dan barangsiapa yang adanya hajat lalu berzikir 100 kali kemudian mengangkat kedua tangannya dan membuka akan kepalanya, Insyaallah ditunaikan hajatnya.

AL WAHHAABU - Al 'Imran: 8
Artinya Yang Sangat Memberi.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang kekal mewiridkannya tiap-tiap hari atau tiap-tiap selesai sembahyang fardhu yang lima waktu sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dikabul dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya, dan barangsiapa mengekalkan membacanya pada akhir sujud sembahyang dhuha sebanyak 40 kali, Insyaallah dimudahkan baginya kekayaan yang mudah dan hebat.

AR RAZZAQU - Adz-Dzaariyaat: 58
Artinya Yang Sangat Memberi Rezeki.
KHASIATNYA:Barangsiapa yang mengekalkan membaca tiap-tiap hari 308 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya kepada raja dan pemerintah dan jika mengkehendaki akan dimarahinya itu, maka berhentilah berbetulan orang yang dituntut, dan apabila berzikir 17 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya dan barangsiapa yang berzikir sebanyak 20 hari berturut-turut dan tiap-tiap hari 20 kali pada pagi sebelum makan dan minum, Insyaallah akan diberikan padanya faham yang dalam dan sempurna.

AL FATTAHU- Sabaa': 26
Artinya Yang Membuka Khazanah Rahmat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap selesai sembahyang Subuh sebanyak 71 kali dengan tangannya dihantarkan keatas dada, Insyaallah hatinya akan bersih dan bercahaya, dimudahkan segala pekerjaan dan keluar cinta dunia dari hatinya.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:36
AL'ALIIMU- Al-Baqarah: 29
Artinya Mengetahui.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir tiap-tiap setelah selesai sembahyang lima waktu sebanyak 100 kali, Insyaallah akan mendapatkan ilmu ma'rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna.

AL QAABIDHU- Al-Baqarah: 245
Artinya Yang Menggenggam, Menyempitkan Rezeki dan Menguranginya bagi seseorang yang disempitkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan terhindar dari pengancamnya.

AL BAASITHU- Ar-Ra'd: 26
Artinya Maha Melapangkan.
KHASIATNYA:Apabila dibaca selesai sembahyang dhuha 10 kali, Insyaallah akan diluaskan rezeki dan ilmunya.

AL KHAAFIDHU- Hadits at-Tirmizi
Artinya Yang Menurunkan.
KHASIATNYA: Apabila diamalkan setiap hari dalam keadaan khusyuk dan bersih (berwuduk) sebanyak 500 kali pasti dijatuhkan martabat musuh atau lawan penentangnya serta dikabulkan hajatnya.

AR RAAFI'U - Al-An'aam: 83
Artinya Maha Mengangkat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari terutama pada malam hari sebanyak 70 kali, pasti hartanya akan dijaga dari pencuri, perompak, penipuan dan sebagainya.

AL MU'IZZU- Aali 'Imran: 26
Artinya Maha Menang dan memberi kepada yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kewibawaan orang banyak apabila dibaca setiap hari sebanyak 140 kali.

AL MUDZILLU- Aali 'Imran: 26
Artinya Yang Merendahkan atau Menghinakan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 75 kali kemudian sembahyang dan didalam sujud sebutkan namanya yang ditakuti itu, Insyaallah akan aman mereka daripadanya dan apabila dibaca 1000 kali pada tiap-tiap hari selama 7 hari, Insyaallah akan ditolakkan musuh daripadanya.

AS SAMII'U- Al-Israa': 1
Artinya Maha Mendengar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 500 kali , setelah selesai sembahyang dhuha pada hari Khamis, maka doanya akan ditunaikan oleh Allah s.w.t. dan akan disembuhkan pendengarannya daripada penyakit tuli atau pendengarannya akan menjadi baik.

AL BASHIIRU - Al-Hadiid: 4
Artinya Maha Melihat.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebelum sembahyang Jumaat dimulai sebanyak 100 kali pasti fikirannya akan bertambah cerdas dan hatinya akan terbuka.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:36
AL HAKAMU- Al-Mu'min: 48
Artinya Yang Menetapkan Hukum-hukum MakhlukNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sunyi serta suci dari hadas dan najis sebanyak 68 kali, Insyaallah akan dijadikan hatinya tempat rahsia dan hikmah ilmu agama.

AL'ADLU - Al-An'aam: 115
Artinya Yang Maha Adil.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang lima waktu 104 kali pasti ia akan menjadi pemutus hukum yang adil dan akan merasa tertarik hati orang lain kepadanya.

AL LATHIIFU- Al-Mulk: 14
Artinya Yang Maha Halus.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 129 kali atau 130 kali, Insyaallah usahanya atau perniagaannya akan maju dan akan merasa kejayaan dalam pekerjaannya.

AL KHABIIRU- Al-An'aam: 18
Artinya Yang Maha Mengetahui atau Waspada.
KHASIATNYA: Apabila dibaca selama 7 hari dan tiap-tiap hari sebanyak 812 kali, Insyaallah akan datang kepadanya rahmat dengan segala khabar yang dikehendaki.

AL HALIIMU- Al-Baqarah: 235
Artinya Maha Penyayang dan Penyabar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sesudah sembahyang 5 waktu sebanyak 88 kali pasti ia akan dipelihara dari pangkatnya, jabatan atau kedudukannya.


AL'AZHIIMU- Asy-Syuura: 4
Artinya Maha Agung.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 12 kali maka Insyaallah penyakit akan segera sembuh dan akan terhindar dari kejahatan.

AL GHAFUURU- Al 'Imran: 89
Artinya Maha Pengampun.
KHASIATNYA: Barangsiapa menuliskan atas orang yang sakit demam bacalah sebanyak 3 kali, Insyaallah akan segera sembuhlah ia.

ASY SYAKUURU- Faathir: 30
Artinya Yang Sangat Syukur.
KHASIATNYA: Apabila menuliskan sebanyak 40 kali oleh orang yang sesak nafas atau penat badan atau dhaif mata dan dihapuskannya dengan iri dan sapukan iri itu kepada badannya atau matanya dan diminumkan, Insyaallah akan mendapat berkat.

AL'ALIYYU - An-Nisaa': 34
Artinya Yang Maha Tinggi Martabatnya.
KHASIATNYA: Apabila ditulis pada kertas dan direndamkan pada segelas air (tulisannya sebanyak 110 kali) kemudian airnya diminumkan kepada anak kecil, Insyaallah dia akan menjadi anak yang cerdas dan pandai.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:37
AL KABIIRU- Ar-Ra'd: 9
Artinya Yang Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca dalam masa 7 hari sesudah melakukan sembahyang hajat sebanyak 1000 kali setiap malam, Insyaallah akan dikembalikan lagi jabatannya, pekerjaannya selama bukan dipecat kerana kecurangan atau kerana makan hasil rasuah dan lain-lain.

AL HAFIIZHU - Huud: 57
Artinya Yang Maha Memelihara.
KHASIATNYA:Untuk menjaga keselamatan diri dari binatang buas atau dari hantu malam, dibaca sebanyak 99 kali pasti akan diselamatkan dan terhindar daripada segala gangguan tersebut diatas.

AL MUQI ITU - An-Nisaa': 85
Artinya Yang menjadikan makanan.
KHASIATNYA: Untuk melepaskan rasa haus dan lapar dibaca selama terkena penderitaan itu (bacalah sebanyak-banyaknya) Insyaallah akan sembuh.

AL HASIIBU- An-Nisaa': 6
Artinya Yang Menghisab atau Menghitung.
KHASIATNYA: Untuk menguatkan jabatan atau pekerjaan yang dipegangnya apabila dibaca setiap selesai sembahyang Subuh atau sebelum terbit matahari dan petang (sesudah sembahyang Maghrib), Insyaallah akan dijaga kedudukannya/jabatannya atau pekerjaannya. Bacalah sebanyak 777 kali.

AL JALIILU- Ar-Rahmaan: 27
Artinya Yang Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (jam 2.30 pagi) sebanyak 73 kali pasti usahanya, pekerjaannya atau kedudukannya akan meningkat dengan sangat menghairankan.

AL KARIIMU- An-Naml: 40
Artinya Mulia atau Yang Maha Pemurah.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang mewiridkan pada tiap-tiap kali hendak tidur sebanyak 270 kali atau lebih, maka Insyaallah akan mendapat kemurahan dan kemuliaan dunia akirat.

AR RAQIIBU- Al-Ahzaab: 52
Artinya Yang Maha Mengamati/Mengintai
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 50 kali pada setiap hari, Insyaallah segala harta dan barangnya akan aman dari kecurian dan lain-lain.

AL MUJIIBU - Huud: 61
Artinya Yang Memperkenankan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyang Subuh setiap hari sebanyak 55 kali, Insyaallah semua hajatnya dikabulkan oleh Allah s.w.t.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:37
AL WAASI'U- Al-Baqarah: 268
Artinya Maha Luas KepunyaanNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 128 kali pasti dilepaskan kesulitannya dan dipelihara dari orang yang hasad.

AL HAKIIMU- Al-An'aam: 18
Artinya Yang Maha Bijaksana
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap pagi (waktu pagi, petang atau malam) sebanyak 300kali, insyaallah akan menjadi cerdas akal fikirannya sehingga dengan mudah akan menerima ilmu-ilmu apapun.

AL WADUUDU- Al-Buruuj: 14
Artinya Maha Mencintai orang-orang yang beriman
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 11,000 kali pasti akan dikabulkan segala hajatnya dan akan dicintai orang dan mententeramkan keluarga dalam rumahtangga.

AL MAJIIDU- Al-Buruuj: 15
Artinya Yang Maha Mulia dan Maha Luhur.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 99 kali, Insyaallah semuanya akan terasa aman dan tenteram semua anggota keluarganya.


AL BAA'ITSU- Yaasiin: 52
Artinya Maha membangkitkan makhlukNya dihari kemudian.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 100 kali dengan tangan diletakkan didada, pasti Allah s.w.t.. akan memberinya lapang ilmu dan hikmah.

ASY SYAHIIDU- Al-Maaidah: 117
Artinya Maha Menyaksikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap malam sebanyak 319 kali pasti akan menyedarkan orang atau keluarga selalu menentangnya atau membangkang.

AL HAQQU - Thaahaa: 114
Artinya Maha Besar.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari, maka Insyaallah keimanannya akan semakin bertambah.

AL WAKIILU- Al-An'aam: 102
Artinya Maha Melaksanakan Urusan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Dapat menjaga ketakutan daripada marabahaya seperti bencana banjir, angin ribut, gempa bumi dan lain-lain. Maka banyak-banyaklah membaca khalimah ini dan juga apabila dibaca pada tiap-tiap hari atau malam sebanyak 66 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan baginya pintu kebaikan dan rezekinya.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:37
AL QAWIYYU - Al-Anfaal: 52
Artinya Yang Maha Kuat.
KHASIATNYA: Apabila dizalimi orang, maka bacalah sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dilepaskan ia daripadanya.

AL MATIINU- Adz-Dzaariyaat: 58
Artinya Maha Sempurna KekuatanNya.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kekuatan terutama diwaktu dalam pertempuran, dibaca sebanyak-banyaknya (keduanya AL QAWIYYU dan AL QAWIYYU), Insyaallah kekuatan akan pulih seperti semula.

AL WALIYY- An-Nisaa': 45
Artinya yang Maha Melindungi /Menolong hambanya.
KHASIATNYA: Bila dibaca 50x sebagai amalan rutin tiap selesai sholat fardhu, jika mempunyai jabatan tidak mudah digeser & terhindar dari iri dengki orang.

AL HAMIIDU - An-Nisaa': 131
Artinya Yang Terpuji.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setelah selesai sembahyanh Maghrib dan Subuh sebanyak 62 kali, Insyaallah segala perkataan dan perbuatannya akan selalu terpuji.

AL MUHSHII - Maryam: 94
Artinya Yang Memperhitungkan setiap amal makhlukNya, dan Membalasnya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan 20 kali kepada roti atau makanan lainnya kemudian kepada orang yang dikehendakinya,Insyaallah ia akan tunduk.

AL MUBDI-U - Al-Buruuj: 13
Artinya Yang Menzahirkan MakhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk menjayakan segala yang dirancangkan, dibaca setiap hari sebanyak 470 kali, Insyaallah apa yang direncanakan itu akan terwujud atau berhasil dengan baik.

AL MU'IIDU - Ar-Ruum: 27
Artinya Yang Mengembalikan.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan atau mencari sesuatu yang hilang, dibaca setiap sebelum sembahyang fardhu lima waktu sebanyak 124 kali, Insyaallah dengan kehendak dan izin Allah s.w.t. akan kembali lagi.

AL MUHYI - Ar-Ruum: 50
Artinya Yang Menghidupkan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap hari sebanyak 58 kali, pasti akan memperolehi kemuliaan dan mengingkat darjatnya berkat nama yang dibaca.

AL MUMIITU- Al-Mu'min: 68
Artinya Yang Mematikan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 490 kali atau lebih, maka Insyaallah akan dapat menundukkan nafsu dan akan berbuat taat.

AL HAYYU- Thaahaa: 111
Artinya Yang Hidup.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 300,000 kali, Insyaallah akan terhindar dari penyakit.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:38
AL QAYYUUM- Thaahaa: 11
Artinya Yang Berdiri Sendiri.
KHASIATNYA: Apabila dibaca keduanya (Ya Hayyu Ya Qayyuum) setiap hari diwaktu malam yang sunyi sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya dan akan menjadi hartawan dan dermawan serta disenangi kawan dan disegani lawan juga besar kewibawaannya.

AL WAAJIDU- Adh-Dhuhaa: 6-8
Artinya Zat yang menemukan apa yang Dia kehendaki.
KHASIATNYA: Untuk menumbuhkan kepercayaan pada diri sendiri.

AL MAAJIDU- Huud: 73
Artinya Maha Agung dan Mulia.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 400 kali tiap-tiap pagi dan petang maka akan terang hatinya.

AL WAAHIDU- Al-Baqarah: 133
Artinya Mendapat apa yang dikehendakiNya.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap ba'da sembahyang lima waktu sebanyak 190 kali dalam masa satu bulan dan berpuasa pada hari Isnin dan Khamis, Insyaallah segala hajatnya akan dikabulkan dan akan diberi keturunan.

ASH SHAMADU- Al-Ikhlaas: 2
Artinya Tempat bergantung bagi semua makhlukNya.
KHASIATNYA: Untuk memohon apa saja yang dihajatkan. Dibacakan sebanyak 313 kali dalam waktu tiga hari (disertai puasa selama tiga hari juga),Insyaallah akan dikabulkan segala macam hajatnya.

AL QAADIRU- Al-Baqarah: 20
Artinya Maha Kuasa atas segala sesuatu.
KHASIATNYA: Apabila dibaca sebanyak 200 kali setelah melaksanakan sembahyang sunat dua rakaat ketika dalam keadaan dha'ir, Insyaallah akan mendapat kekuatan.

AL MUQTADIRU- Al-Qamar: 42
Artinya Yang Sangat Kuasa.
KHASIATNYA: Apabila dibaca 100 kali setelah bangun tidur, Insyaallah ia akan mendapat hidayah dan petunjuk dari Allah s.w.t.

AL MUQADDIMU- Qaaf: 28
Artinya Zat yang mendahulukan.
KHASIATNYA:Untuk menyegarakan apa yang diinginkan, dibaca setiap hari sebanyak 184 kali pasti dengan cepat tercapai apa yang diinginkannya dan barangsiapa yang mewiridkan / membacakan ketika masuk kemedan perang, Insyaallah tidak akan mendapat kemudhratan.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:38
AL MUAKHHIRU- Ibraahiim: 42
Artinya Zat yang mengakhirkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dibukakan pintu taufiq dan taubat baginya.

AL AWWALU- Al-Hadiid: 3
Artinya Yang terdahulu dengan tiada permulaan.
KHASIATNYA:Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 37 kali, Insyaallah akan dikabulkan hajatnya.

AL AKHIIRU- Al-Hadiid: 3
Artinya Yang kemudian dan tiada berkesudahan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca setiap selesai sembahyang Isyak sebanyak 1000 kali, Insyaallah hatinya akan bersih dan bertambah kebaikan diakhir umurnya.

AZH ZHAHIIRU- Al-Hadiid: 3
Artinya Maha Nyata.
KHASIATNYA: Agar terbukanya segala ilmu, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 1106 kali dalam masa satu bulan, pasti akan mendapat ilmu-ilmu yang jarang dimiliki oleh orang biasa.

AL BAATHINU- Al-Hadiid: 3
Artinya Zat yang Maha Ghaib.
KHASIATNYA:Untuk ilmu yang jarang dimiliki oleh manusia baisa, dibaca setiap ba'da sembahyang fardu lima waktu sebanyak 30 kali, pasti akan dikabulkan ilmu-ilmu yamg jarang dimiliki oleh manusia.

AL WAALIYY- Ar-Ra'd: 11
Artinya Maha menguasai dan mengurus semua urusan makhlukNya.
KHASIATNYA: Agar terbuka hatinya, dibaca setiap pagi dan petang sebanyak-banyaknya, pasti hatinya akan terbuka atau futuh.

AL MUTA'AALII- Ar-Ra'd: 9
Artinya Yang Maha Tinggi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca tiap-tiap hari siang atau malam sebanyak 541 kali, Insyaallah ia akan mendapat hasil yang baik dan mendapat darjat yang lebih tinggi.

ALBARRU- Ath-Thuur: 28
Artinya Yang Maha Berbuat Baik.
KHASIATNYA: Untuk memudahkan apa saja yang diinginkannya, dengan dibaca sebanyak-banyaknya.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:39
AT TAWWAABU- An-Nisaa': 16
Artinya Maha Menerima Taubat.
KHASIATNYA: Untuk mengembalikan kejalan yang lurus, dibaca setiap saat, Insyaallah akan berhasil segala apa yang diinginkan.

AL MUNTAQIMU- As-Sajdah: 22
Artinya Zat yang berhak membalas setiap perbuatan dosa dengan azabNya.
KHASIATNYA: Untuk menolak perbuatan aniaya dari orang zalim, dibacanya sesuadah sembahyang fardu lima waktu sebanyak-banyaknya.

AL 'AFUWWU- An-Nisaa': 99
Artinya Yang memberi maaf.
KHASIATNYA: Baca sebanyak-banyaknya setiap saat supaya disenangi manusia yang kenal padanya.

AR ROUUF- Al-Baqarah: 207
Artinya Yang memberi rahmat kepada hambanya yang di kehendaki.
KHASIATNYA: Bila dibaca sebanyak 30 x sebagai amalan rutin pagi & sore, Insya Allah semua orang akan merasa senang kepadanya.

AL MAALIKUL MULKI- Al 'Imran: 26
Artinya Zat yang mempunyai kekuasaan.
KHASIATNYA: Untuk mengawetkan pekerjaan atau mempertahankan jabatan atau kedudukannya, dibaca setelah selesai sembahyang fardu lima waktu ditengah malam sebanyak 212 kali, Insyaallah akan dijaga dari penjahat yang hasad padanya dalam hal pekerjaan, jabatan atau kedudukan.

DZUL JALAALI wal IKRAAMI- Ar-Rahmaan: 27
Artinya Zat yang mempunyai Ketinggian Kemuliaan yang Sempurna.
KHASIATNYA: Untuk mendatangkan hajat, dibaca setiap hari sebanyak 65 kali dalam masa satu bulan, Insyaallah akan dipenuhi segala hajatnya.

AL MUQSITHU- An-Nuur: 47
Artinya Yang sangat Adil.
KHASIATNYA:Apabila dibaca 209 kali atau lebih, Insyaallah akan terpelihara dari was-was syaitan laknatullah dalam ibadah.

>
militiaman
November 28, 2008, 09:40
AL JAAMI'U- Sabaa': 26
Artinya Yang Mengumpulkan.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 300 kali, Insyaallah akan dikumpulkan segala maksudnya.

AL GHANIYYU- Al-Baqarah: 267
Artinya Yang Maha Kaya.
KHASIATNYA: Apabila dibacakan pada orang yang sakit atau mendapat bala dirinya dan orang lain sebanyak 1060 kali, Insyaallah akan segera sembuh dari pemyakitnya.

AL MUGHNII- An-Najm: 48
Artinya Zat yang memberi kekayaan.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari sebanyak 1000 kali, Insyaallah akan memjadi kaya berkat kurniaan Allah s.w.t.

AL MAANI ' U- Hadits at-Tirmizi
Artinya Yang menolak bahaya dan lain-lain.
KHASIATNYA: Untuk menolak perlakuan orang jahat dan orang zalim. dibacakan setiap ba'da sembahyang sunat Subuh (sebelum fardu Subuh) sebanyak 161 kali, Insyaallah akan selamat dari perbuatan mereka itu.

ADH DHAARU- Al-An'aam: 17
Artinya Yang menyampaikan mudharat.
KHASIATNYA: Untuk menyembuhkan penyakit (yang bertahun-tahun tidak dapat disembuhkan) asma ini dibaca setiap hari sebamyak 1001 kali, Insyaallah dengan izin dan kehendak Allah s.w.t. penyakit tersebut akan segera sembuh.

AN NAAFI ' U- Al-Fath: 11
Artinya Yang memberi manfaat.
KHASIATNYA:Untuk menyembuhkan penyakit dan menghilangkan kesusahan, asma ini dibaca setiap hari, Insyaallah akan berhasil. Juga barangsiapa yang berzikir dengan hati ketika jimak dengan isterinya, Insyaallah isterinya itu akan menaruh belas kasihan yang sangat dalam dan akan diberi anak yang soleh.

AN NUURU- An-Nuur: 35
Artinya Yang menerangi.
KHASIATNYA: Apabila dibaca pada tiap-tiap hari siang atau malam, Insyaallah akan diterangkan hatinya dan anggotanya.

AL HAADII Al-Hajj: 54
Artinya yang Maha Pemberi Petunjuk
KHASIATNYA: Apabila bepergian & tersesat jalan, maka akan segera menemukan jalan ke tempat yang dituju

AL BADII ' U- Al-Baqarah: 117
Artinya Yang menciptakan yang belum wujud sebelumnya.
KHASIATNYA:Untuk tercapai apa yang telah direncanakannya asma ini dibaca setiap ba'da sembahyang fardu sebanyak 500 kali, pasti akan berjaya apa yang direncanakan.

AL BAAQII- Thaahaa: 73
Artinya Maha Kekal.
KHASIATNYA: Untuk mengawtkan pekerjaan atas usahanya, baca asma ini setiap saat banyak-banyak, pasti pekerjaannya awet (kekal), jauh dari kerugian dan kejatuhan jumlah, Insyaallah.

AL WAARITSU- Al-Hijr: 23
Artinya Yang kembali kepadaNya sekali makhluk.
KHASIATNYA: Asma ini untuk memajukan usaha apabila dibaca setiap malam sebanyak 707 kali, Insyaallah usaha akan maju.

AR RASYIIDU- Al-Jin: 10
Artinya Yang Memberi Petunjuk.
KHASIATNYA: Untuk menambah kecerdasan berfikir, asma ini dibaca setiap pagi dan petang.

AS SABUURU- Hadits at-Tirmizi
Artinya Sangat Sabar.
KHASIATNYA: Barangsiapa yang berzikir sebanyak 100 kali pada tiap-tiap hari sebelum tebit matahari, Insyaallah ia tidak akan dapat bala pada hari itu, juga untuk membangun jiwa besar dan sabar dalam menghadapi segala urusan asma ini dibaca setiap saat terutama dalam menghadapi segala kesulitan masalah apa saja, pasti segala urusan akan berhasil dengan baik



1 - WIRID KASIH SAYANG Ya Mannaan

Ya Allaahu ya mannaanu yaa kariim, ya allaahu ya rahmaanu ya rahiim

Ya Allaahu ya fattaahu yaa haliim, ya allaahu ya rahmaanu ya rahiim



2 - WIRID PENJAGAAN Ya Hafiidzh

Ya hafiidzh, ya hafiidzh, ihfadzhnaa. Ya rahiim, ya rahiim, irhamnaa



3 - WIRID KETERTINDASAN Dzholamuuna

Allaahumma dzholamuuna fahfadzhnaa

warhamnaa wanshurnaa warzuqnaa



4 - WIRID KEPENGASUHAN Ma Lanaa

Ya Allah maa lanaa maulan wa waliyyan siwaaka ya Allah



5 - WIRID KEKUATAN Huwal`aziizulqowiyyu

Huwallaahulladzii laa ilaaha illaa huwal `aziizul qowiyyul qoodiru

dzul quwwatil matiinul muqtadirul jabbaarul mutakabbirul qoohirul qohhaar



6 - WIRID PAMRIKSA Huwal`adzhiimulhaliimu

Huwallaahulladzii laa ilaaha illaa huwal `adzhiimul haliimul khobiirul

mubiinul haadii `allaamul ghuyuub



7 - WIRID KESAKSIAN Huwalmukhiithul`aliimu

Huwallaahulladzii laa ilaaha illaa huwal mukhiithul `aalimu

robbusysyahiidul hasiibul fa` `aalul khollaaqul khooliqul baari-ul mushawwir



8 - WIRID SELAMAT DARI BAHAYA La yadzhurru

Bismillaahilladzii laa yadzhurru ma`asmihii syai-un fil ardli

wa laa fissamaa-i wa huwassamii`ul `aliim



9 - WIRID PENGUSIRAN `Alimun biasrori

`Aliimun bi-asroorii khobiirun bihaajatii samii`un bashiirun

bilquluubi wamaa hawat, bismika arjuu naila maa thaalibii

bijaahika falamlaaka jam`an tasaara`at



10 - WIRID PINTU TERBUKA Ya Mufattihal-abwab

Ya mufattihal abwaab, yaa musabbibal asbaab, yaa muqallibal quluubi

wal abshaar, yaa mudabbiral laili wannahaar, yaa muhawwilal haala

wal ahwaal, hawwil haalanaa ilaa ahsanil ahwaal



11 - WIRID PENCAHAYAAN Qalbi nuron

Allaahummaj`al qalbii nuuran wa sam`ii nuuran wa basharii nuuran

wa lisaanii nuuran wa yadayya nuuran wa rijlayya nuuran wa jamii`a

jawaarihi nuuran yaa nuural anwaar



12 - WIRID KECUKUPAN Kafa billah

Wa kafaa billaahi robba wa kafaa billaahi waliyyaa

wa kafaa billaahi nashiiraa wa kafaa billaahi razzaaqaa



13 - WIRID JALAN KELUAR Ya Shohibi

Yaa shoohibii `inda kulli syiddatin wa yaa ghiyaatsii `inda kulli kurbatin

sholli `alaa muhammadin wa `alaa aali muhammadin, waj`al lii

min amrii farajan wa makhrajan



14 - WIRID KECINTAAN Nawwir Yusufa

Allaahumma ya baduuh yaa baduuh yaa baduuh nawwir yuusufa fii wajhii

wa khootama sulaimaana `alaa lisaanii wa shouta daawuuda fii `indii bibarokati

laa ilaaha illallaah muhammadur rasuulullah



15 - WIRID KEMUDAHAN La Sahla

Allaahumma laa sahla illaa maa ja`altahuu sahlan

wa anta yaa allaah in syi`ta ja`altas sho`ba sahlan

sahhil lanaa umuuronaa wa yassir lanaa warhamnaa innaka anta arhamur roohimiin



16 - WIRID MOHON AMPUNAN Ilahi lastu

Ilaahii lastu lilfirdausi ahlan walaa aqwaa `ala naaril jahiimi, fahablii

taubatan waghfir dzunuubii fa innaka ghoofirudz-dzanbil `adzhiimi



17 - WIRID KABUL Ya Lathif

Ya Lathiif 129 X 129 Alaa ya`lamu man kholaqa wa huwallathiiful khabiir?innaka `alaa

kulli syai-in qadiir



18 - WIRID TAK SANGKA La Yahtasibuu

Min haitsu laa yahtasibuu



19 - WIRID PELIPUR LARA Thibbil Qulub

Allahu X4 ya rabbi shalli `alal mukhtar thibbil qulub



20 - WIRID PENAMPUNGAN Liannahum

Liannahum khodzaluuni, fakun yaa `aziizu naashirii

Liannahum abghodzhuunii, fakun yaa waduudu habiibii

Liannahum khodza`uunii, fakun yaa `aadlu hakami

Liannahum haramuunii, fakun yaa basithu raziiqi

Liannahum amradzhuunii, fakun yaa syaafii mulathifi

Liannahum tharaduuni, fa amini ya Mannanu aamiinii

Liannahum fatanuunii, fa kun yaa ra`uuf masih dumu`ii

Auba`unii fii dzhulumatin, fa minka yaa nuur altamisunuri

Liannahum jaahiluu wa jahhaluu yaa ilaahii

Yaa `aziiz yaa Mannaan



21 - WIRID PANGGILAN Maulan Siwallah

Allah X4 maa lanaa maulan siwallaah,

kulla maa naadaita yaa Hu qala yaa `abdii anallaah



22 - ASTAGHFIRULLAH

Astaghfirullah wabbal baraayaa, astaghfirullah minal khathayaa

Rabbii zidnii `ilman naafi`an, wawaffiqnii `amalan maqbuulaa



23 - YA RABBI YA RAHMAN

Ya rabbi ya rahman anta muzilul Qur`an, ya rabbi ya rahman

anta mutsbitul Islam, irhamna jami;an warzuqnaa waasi`an,

ya Allah X2 khaliqul anaam



24 - YA ALLAH YA `ADZHIM

Yallah ya `adzhiim antal `adzhiim qad hammana hammun `adzhiim,

wa kullu hammin hammanaa yahuunu bismika ya `adzhim



25 - WIRID JANGAN DIPECAT La takhrijna

Allahumma la takhrijna min jannatika,

Allahumma la takhrijna min hifdika

Allahumma la takhrijna min quwwatika,

Allahumma la takhrijna min barakatika

Allahumma la takhrijna min `izzatika,

Allahumma la takhrijna min haulika



26 - KALIMAH THAYYIBAH

Subhanallaah walhamdulillaah walaailaaha illallaah



27 - WIRID HIDUPNYA KEHIDUPAN Ya Hayyu Hina la hayya

Ya hayyu hiina laa hayya, yaa hayyu muhyil mautaa. ya hayyu laa illaaha illaa anta, allaahumma maddidnaa waj`alnaa min kulli hammin makhrajan wa farajan



28 - WIRID TAUHIDI

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna muhammadar rasuulullah

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu annal hayaata walmauta lillah

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu annarrizqa wal hifdzha lillah

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna ghairallaahi laisal ilaah

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna hijratii wa jihaadii ilallah

Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan

habiibii wa imaamii



29 - WIRID PELEPASAN La ilaha illa anta

Laa ilaaha illaa anta subhaana innii kuntu minadh-dzhoolimiin



30 - WIRID PERAHMATAN Wa ma romaita

Wamaa romaita idz romaita walaakinnallaaha romaa



31 - WIRID TANGKISAN Afahasibtum

Afahasibtum annamaa kholaqnaakum `abatsan wa annakum ilainaa laa turja`uun

Fata`aalalloohul maalikul haqqu laa ilaaha illaa huwa robbul `arsyil kariim

Fa mayyad`u ma`alloohi ilaahan aakhoro laa burhaana lahuu bihii fa innamaa hisaabuhu `inda robbihii

innahuu laa yuflikhul kaafiruun

Wa qur robbighfir warham wa anta khoirurrohimiin.



32 - WIRID KEMENANGAN Inna fatahna

Innaa fatahnaa laka fahan mubiinaa

liyaghfira lakallaahu maa taqaddama min dzanbika wamaa ta-akhkhara

wa yutimma ni`matahuu `alaika wa yahdiyaka shiraatan mustaqiimaa



33 - WIRID PEMENUHAN Wa nuridu

Wa nuriidu an namunna `alalladziina-studzh`ifuu fil ardli wa naj`aluhum

a-immatan wa naj`aluhumul waaritsiin



34 - WIRID PENGHANCURAN Lau anzalna

Lau anzalnaa haadzal qur`aana `alaa jabalin laro-aitahuu khoosyi`an mutashoddi`an min khosyyatillaah, wa tilkal amtsaalu nadzhribuhaa linnaasi la`allahum yatafakkaruun



35 - WIRID PENUNTASAN Innama amruhu

Innamaa amruhuu idzaa araada syai-an ayyaquula lahuu kun fayakuun, fasubhaanalladzii biyadihii malakuutu kulli syai-in wa ilaihi turja`uun



36 - WIRID PERLINDUNGAN Wala ya`uduhu

Ayatul Kursiyy 9X walaa yauuduhu hifdzhuhuma



37 - WIRID SUMELEH Anta ta`lam

Ilaahii anta ta`lamu maa nuriid



38 - WIRID KETENTERAMAN Salamun qaulan

Salaamun qaulan mir-robbir-rohiim



39 - WIRID PENYAMARAN La tudrikuhul abshor

Laa tudrikuhul abshaara wahuwa yudrikul abshaara

wa huwallathiiful khabiir



40 - WIRID PENGADILAN Ja-al haq

Wa qul jaa-al haqqu fazahaqal baathil, innal baathila kaana zahuuqaa



41 - WIRID BEBAS ADZAB Wama kanallahu

Wa maa kaanallaahu liyu`adzdzibahum wa anta fiihim

wa maa kaanallaahu mu`adzdzibahum wahum yastaghfiruun



42 - AL-ASMAUL HUSNA Nas-aluka

Nas - Aluka Yaa Man Huwallahulladzii Laa Ilaaha Illaahu

Awarrohmaanur Rohimul Almalikul Qudduusus Salaamul Mu`minul

Muhaiminul `Aziizul Jabbaar - Almutakabbirul Khooliqulbaariul Mushowirul Ghoffar

Walqohharul Wahaabur Rozzaaqul Fattaahul `Aliim - Alqoobidzhul Baasithul Khoofidzhur Alroofi`ul Mu`izzul Mudzhillus Samii`ul Bashiirul Hakamul`adl - Allathiiful Khobiir - Alhaliimul `Adzhim - Alghofurus Syakuur - Al`aliyul Kabiirul Hafiidzhul Muqiit - Alhasiibul Jaliil Al Kariimur Roqiibul Mujiibul Waa Si`ul Hakiimul Waduudul Majiidul Baa`itsus Syahid -

Alhaqqulwakiil - Alqowiyul Matiin - Alwaliyul Hamiid - Almuhshil Mubdiul Mu`iid - Almuhyil Mumiitul Hayyul Qoyyum - Alwaajidul Maajidul Waahidus Shomadul Qoodirul

Muqtadirul Muqoddimul Muakh Khirul Awwalul Akhiir - Addzhoohirul Baatinul Waalil Muta`al Bar Ruttawwaaabul Muntaqimul `Afuwwur Roufum

Maalikul Mulki Dzul Jalaali Wal Ikroom - Almuqsitul Al Jaami`ul Ghoniyul Mughnil

Maani`ud Dzhoor Runnaafi`un Nuurul Haadii Badii`ul Baaqii - Alwaaritsur rosyiidus

Shobuurulladzi ladza kamits lihi Syaiun Wawas Samii`ul Bashiir - Alloohumma Solli Afdzhollas Sholati`alaa As`adi Makhluuqoo Tika Sayyidinaa Muhammadiwa`alaa alihii

Washohbihii wasallim `Adada Ma`luu Maatika Wamidaa Dzakalimaa Tika Kullamaa

Dzakaro Kad Dzaakiruuna Waghofala `An Dzikrihil Ghoofiluun.



43 - MUDAH URUSAN Robbisyrohlii

Robbisyrohlii shodrii wa yassirlii amrii wahlul `uqdatan

min lisaanii yafqohuu quolii



44 - MELAWAN KEBOHONGAN Bimaa kadzdzabuun

Robbinshurnii bimaa kadzdzabuun



45 - KESENDIRIAN Khoirul Waritsin

Robbii laa tadzarnii fardan wa anta khoirul waaritsiin
militiaman
December 02, 2008, 04:37
Hikmat Ayat Al-Kursi :

1) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

2) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.

3) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, tidak menghambat masuk syurga ,siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT memelihara akan dia & rumahnya, serta rumah-rumah disekitarnya.

4) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang fardhu, Allah SWT menganugerahkan dia hati orang yg bersyukur, perbuatan orang yg benar, pahala nabi serta Allah melimpahkan padanya rahmat.

5) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya - mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.

6) Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.

7) Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya.
militiaman
December 02, 2008, 04:39
Do'a Nabiyullah Muhammad SAW


Robbanaa aatina fid dunyaa hasanatan wa fil aakhiroti hasanatan wa qinaa adzaabannaari.
"Wahai tuhan kami,berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akherat dan peliharalah kami dari siksa neraka".(QS,Al-Baqoroh :210)


Robbanaa laa tuzigh quluubanaa ba'daidz hadaitanaa wa hablanaa min ladunka rohmatan innaka antal wahhaabu.
"Wahai Tuhan Kami,janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepadakesesatan sesudh Engkau memberi petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisiMu,karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi(karunia)".(QS,Ali-Imran :8)


Robbanaa innaka jaami'un naasi li yaumil laa roibafiihi innalooha laa yukhliful mii'aada.
"Wahai Tuhan Kami,sesunguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan) pada hari yang tak ada keraguan padanya.
Sesunguhnya Allah tidak menyalahi janji".(QS,Ali Imran ;9).


Robbi a'uudzu bika min hamazaatisy syayaathiini wa'auudzubika robbi an yahdhuruuni.
"Wahai Tuhan kami,berilah ampun dan berilah rahmat dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik".(QS.Al-mu'minun : 118)


Robbanaa innanaa aamannaa faghfirlanaa dzunuubanaa waqinaa'adzaaban naari
"Wahai tuhan kami,sesungguhnya kami telah beriman,maka ampunilah segala dosa kami dan peliharalah kami dari siksa neraka (QS,Ali Imran:16)".


Robbanaagfirlanaa wa li ikhwaaninal ladziina sabaquuna biliimaani wa laa taj'al fii quluubinaa qillan lil ladziina aamanuu robbanaa innaka rouufur rohiimun.
"Wahai Tuhan Kami,beri ampunlah kami dan saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami dan janganlah Engkau jadikan kedengkian dalam hati kami terhadap orang orang yang beriman.Wahai Tuhan kami,sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang(QS.Al-Hasyr:10)".


Alloohumma tsabitnaa'alaa diinil islamami wahfadlanaa'alal iimaani.
'Wahai Allah,tetapkanlah kami dalam agama islam dan peliharalah kami dalam keimanan"


Robbihkum bil-haqqi wa robbunar rohmaanul musta'aanu'alaamaa tashifuuna.
"Wahai Tuhanku,berilah keputusan dengan adil danTuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Yang di mohonkan Pertolongan-ya terhadap apa yag kamu sifatkan(QS.Al-Anbiya:112)


Robbi a'uudzu bika min hamazaatisy syayaathiini wa a'uudzubika robbi an yahdhuruuni
"Wahai Tuhanku,berilah ampun dan berilah rahmat dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik(QS,Al-Mu'minun:118)
militiaman
December 02, 2008, 04:39
Doa Nabiyullah Muhammad SAW yg di ajarkan oleh Allah SWT



Bismillahir Rahmanir Rahiimi. Alhamdu Lillaahi Rabbil'aalamiina. Arrohmaanir Rahiimi.Maliki yaumiddini.Iyyaka Na'budu wa iyyaaka nasta'iinu.Ihdinash shiraathal mustaqiima.Shiraathal ladhiina an'amta'alaihim ghairil magdhuubi'alaihim.Waladhaaliina.

Artinya
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Yang menguasai hari pembalasan.Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.Tunjukkanlah kami kami jalan yang lurus,yaitu jalan orang2 yang telah Engkau anugerahi nikmat kepada mereka,bukanjalan mereka yang dimurkai dan bukan(pula jalan) mereka yang sesat".(Al-Fatihah:1-7)
militiaman
December 02, 2008, 04:40
Do'a Nabiyullah Zakaria As sebelum di karunia anak



Ribbi laa tadzarnii fardan wa anta khoirul waaritsiina.

"Wahai Tuhanku,janganlah Engkau membiarkan akau hidup seorang diri dan Engkau adalah pewaris yang paling baik".(QS,Al-Anbiya :89).
militiaman
December 02, 2008, 04:40
Doa Nabi Sulaiman As

ketika mohon ampun,
Robbighfirlii wa hablii mulkan laa yambaghii li ahadin min ba'dii innaka antal wahhaabu.
"Wahai Tuhanku,ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku,sesunguhnya Engkau adalah Dzat Yang Maha Pemberi".(QS,Shood:35).


Mensyukuri nikmat Allah SWT,
Robbi auzi'nii an asykuro ni'matakal latii an'amta'alayya wa'alaa waalidayya waan a'mala shoolihan tardhoohu wa adkhilnii bi rohmatika fii'ibaadikash sholihiina.
"Wahai Tuhanku,berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatmu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal sholeh yang Engkau ridloi dan masukkanlah aku dengan rahmatMu kedalam golongan hamba-hambaMu yang sholeh".(QS,A'Naml :19).
militiaman
December 02, 2008, 04:41
Doa Nabi Daud As mohon tetap mencintai Allah SWT


Alloohumma inni as-aluka hubbaka wa hubba man yuhibbuka wal'amalal ladzii yuballighunii hubbaka alloohummaaj'al hubbaka ahabba min nafsii,wa ahlii minal maa-il baaridi.

Artinya:
"Wahai Allah,sesungguhnya aku memohon kepadaMu untuk tetap mencintaiMu dan orang yang Engkau cintai,serta dapat beramal yang menyampaikan kepadaku untuk mencintaiMu.Wahai Allah,berkenankanlah kiranya Engkau menjdikan cinta kepadaMu melebihi cintaku terhadap diriku sendiri,keluargaku dan air yang sejuk".
militiaman
December 02, 2008, 04:42
Doa Nabi Musa As

Ketika takut kepada Fir'aun.

Robbi syrohlii wa yaasirlii amrii..

"Wahai Tuhan,lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku".


ketika di kejar tentara Fir'aun,

Robbi najjinii minal qoumidl dloolimiina.

"Wahai Tuhanku,selamatkanlah daku dari kaum yang zalim".(QS,Al-Qoshos:21)


Ketika setelah marah kepada Harun As,

Robbighfirlii wali akihii wa adkhilnaa fii rohmatika wa anta arhamur roohimiina.

"Wahai Tuhanku,ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami kedalam rahmatMu dan Engkau adalah Maha Penyayang diantara para penyayang".(QS,Al-Arof:151).


Untuk bertaubat,

Anta waliyyunaa fagfirlanaa warhamnaa wa anta khoirul ghoofiriina,waktub lanaa fii haadzihid dunyaa hasanatan wa fil aakhiroti innaa hudhnaa ilaika.

"Engkaulah Yang Memimpin kami,maka ampunilah kami dan berikanlah kami rahmat dan Engkaulah pemberi ampun yg sebaik baiknya.Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia dan akhirat,sesungguhnya kami kembali(bertaubat) kepada Engkau".(QS;Al-A'rof :155-156)

Doa Nabi Syu'aib As ketika berputus asa


Robbanaftah bainana wa baina qouminaa bil haqqi wa anta khoirul faatihiina.

Artinya:
"Wahai Tuhan kami,berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan haq(adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya".(QS,Al-Arof:89)

Doa Nabi Ayub As ketika di timpa musibah

Robbi innii massaniyadh dhurru wa anta arhamur roohimiina.

Artinya:
"Wahai Tuhanku,sesunguhnya aku telah di timpa penyakit dan Engkau Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang".(QS.Al-Anbiyaa':83)
militiaman
December 02, 2008, 04:45
Doa Nabiyullah Ibrahim As

Rabbij'alnii muqimash sholaati wa min zurriyyatii robbanaa wa ta qobbaal du'aaa'i,robbanaaghfir lii wa liwaalidayya walil mu'miniina yauma yaquumul hisaabu.

Artinya:
"Wahai Tuhanku,jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orng yang tetap mendirikan sholat.Wahai Tuhan kami,kabulkanlah doaku.Wahai tuhan Kami ,berilah ampun aku dan dua ibu bapakku dan sekalian orang orang mukmin pada hari terjadinya hisab(nanti".(Surat Ibrahim :40-41)


Rabbanaa'alaika tawakkalnaa wa ilaika anabnaa wa ilaikal mashiiru,robbanaa laa taj'alnaa fitnatan lil ladziina kafaruu waghfirlanaa robbanaa innaka antal'azizul hakiimu.

Artinya:
"Wahai Tuhan kami,hanya Engkaulah kami bertawakal dan hanya kepada Engkaulah kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah kami kembali.Wahai Tuhan Kami,Janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi orang orang kafir.Dan ampunilah kami Wahai Tuhan kami.Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana".(QS.Al-Mumtahanah :4-5).
militiaman
December 02, 2008, 04:46
Doa Nabiyullah Nuh As

Roobighfirlii wa liwalidayya wa liman dakhola baitiya mu'minan wa lil mu'miniina wa mu'minaati walaa tazididdloolimiina illaa tabaroo.

Artinya:
"Wahai Tuhanku,ampunilah aku,ibu bapakku,orang2 yang masuk rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan.Dan janganlah kamu Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan".(Surat Nuh:28).


Robbi innii a'uudzubika an as alaka maa laisa lii bihii'ilmun wa illaa taghfirlii wa tarhamnii akum minal khoosiriina,

Artinya:
"Wahai Tuhanku,sesungguhnya aku berlindung kepadamu dri memohon kepadaMu sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya.dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku,niscaya aku termasuk orang orang yang merugi".(Surat Hud"47).

Do'a Nabiyullah Adam As

Rabbanaa dholamnaa anfusanaa wa in lam tagfirlanaa wa tarhamnaa lana kuunana minal khoosirriina.

Artinya:
"Ya Tuhan kami,kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jiaka Engkau tidak mengampuni diri kami dan memberi rahmat kepada kami,niscaya pastilah kami termasuk orang2 yang merugi".(Al-A'rof:23)
syahrul husni
December 02, 2008, 05:56
Rujuk Mukaddimah Al-Quran Mushaf Al-Maarif.
-10 ayat-ayat pilihan dari surah Al-Baqarah menghindarkan daripada lupa.
-Rujuk kitab"Aalij Nafsaka bil Quran"oleh Asy syaikh Abi Al-Fadaa'
-Bagi ayat-ayat dan surah-surah untuk penerang hati selain dari diatas(seperti surah Yaasin dan lain-lain)Rujukan dari Al-Itqaan fi-Ulumil Quran oleh Al-Imam Jalaluddin As-Asuyuti A'maale Qur'aani.
militiaman
December 03, 2008, 07:10
Agar do'a kita cepat terkabul perhatikan adab2 berdo'a antara lain:

- Suci badan dari hadast, pakaian dan tempat dari najis.
- Halal apa yg dimakan dan minum, juga pakaian penutup aurat.
- Mengangkat dua belah tangan, dan menyapu kemuka setelah berdoa.
- Yakin dan mantap bahwa do'a akan di kabulkan.
- Dengan suara rendah (lemah-lembut).
- Dilakukan dg menghadap kiblat, khusyuk dan tadhorruk.
- Lebih utama stlh sholat hajat, setelah tengah malam 1/3 malam
- Melakukan do'a pd saat2 mustajab. yaitu pd saat sepertiga akhir dari waktu malam.
- Berdo'a pd saat di antara adzan dan iqomah. atau sesudah shalat fardhu.
- Ketika imam duduk diantara dua khutbah sampai dilakukan shalat jum'ah.
- Sesudah sholat ashar sampai tenggelam matahari hari jum'ah.
- Membaca hamdalah, sholawat salam pd nabi MUHAMMAD SAW

Do'a memohon kesabaran (supaya ditenangkan pikiran dari segala amarah hawa nafsu dalam menjalani kehidupan yg keras ini)

RABBANAA AFRIGH 'ALAINAA SHABRAN WA TSABBIT AQDAAMANAA WANSHURNAA'ALAL-QAUMIL-KAAFIRIIN

ya allah, ya tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas kami, tetapkanlah kedua telapak kami, dan tolonglah kami terhadap orang2 kafir. amiin..

Do'a pembuka hati (supaya hidup kita tenang tidak sumpek dan kaya hati)

ALLAHUMMA ALHIMNII RUSYDII WA QINII SYARRA NAFSII

ya allah, berikanlah aku pengertian, dan peliharalah aku dari kejahatan diri sendiri. amiin..

Do'a mohon kemuliaan dan kekayaan.

ALLAAHUMMA INNII DHA'IIFUN FA QAWWINII WA INNII DZALIILUN FA A'IZZANII WA INII FAQIIRUN FA AGHNINII YAA ARHAMAR-ROHIMIIN

ya allah, sesungguhnxa aku ini lemah, maka kuatkanlah aku,dan sesungguhnya aku ini hina,maka muliakanlah aku,sesungguhnya aku ini fakir, maka kayakanlah aku, wahai dzat yang paling penyayang. amiin..

IMAM ABU HAMID AL-GHAZALI. Imam Ghazali sangat terkenal dan sangat di hormati bukan hanya di kalangan umat Islam, tetapi juga dihormati dan di segani oleh orang2 di luar Islam. Beliau memperoleh derajat yang tinggi sehingga beliau di juluki Hujjatul Islam. sebaiknya bagi kaum muslimin mengikutì jejak beliau dalam mengamalkan Auradnya yang sangat besar faedahnya yaitu untuk mencapai derajat yang mulia di sisi Allah s w t.

Aurad yang beliau baca setiat hari adalah:

1.Hari Jum'at: yaa allah.. 1000x.
2.Hari Sabtu: Laa ilaaha illallah.. 1000x.
3.Hari Ahad: yaa Hayyu yaa Qayyuumu..1000x
4.Hari Senin: laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil'-Adhiim..1000x.
5.Hari Selasa: Shallallaahu 'alaa muhammad..1000x.
6.Hari Rabu: Astaghfirullaahal'adhiim..1000x.
7.Hari Kamis: Subhaanallahil'adhiimi wa bihamdihi..1000x.

Do'a Terhindar dari Kejahatan

Fadillah :Terhindar dari Penggarongan, perampokan, pencopetan, jambret dll.

Baca Q.S. Al-Fath: 20 - 25 setiap pagi dan sore hari.

Do'a Enteng Jodoh

Baca Q.S. Ar-Rahman selama 40 malam.

atau

Baca Q.S. Al-Qashash : 24 sebanyak 7 x setiap bakda maktubah (shalat fardlu)

Do'a Tercukupi Kebutuhan Dunia Akhirat

antara lain:
- Kewarasan (kesehatan)
- Kamulyan (kemuliaan)
- Selamat dari rasa iri dengki manusia
- Selamat dari godaan syetan
- Diterima amal sholat dan do'anya
dengan wirid/do'a setiap jam 19 malam,
membaca Q.S. Al-Ikhlas (Qulhu) 7x atau 70x, sempurnanya 120x.

.

Mukjizat Surah Yasin

Untuk Keselamatan Diri Yang, Susah Menjadi Senang.

1. Ayat 1 - 9 - Untuk keselamatan diri

2. Ayat 9 - Orang jahat tak nampak kita especially orang kafir.

3. Ayat 12 - Merupakan Jantung Yaasiin - Rasulullah s.a.w. berharap ayat ini dihafal oleh setiap mukmin dan mukminat.

4. Ayat 22 - 23 - Untuk menjaga aqidah Memberi hidayah kepada anak.

5. Ayat 29 - Sebagai amalan untuk mengelakkan diri dari di fitnah dan kejahatan mulut.
militiaman
December 10, 2008, 08:23
6. Ayat 29 - Utk igunakan jika kita rasa orang nak fitnah or aniaya kita. Lebih elok selepas baca di semburkan ke muka orang tsbt.

7. Ayat 30 - Untuk keinsafan - Supaya dapat dipertemukan dengan Allah s.w.t. (harus sentiasa berada dihati - beramal dengannya).

8. Ayat 32 - Untuk menginsafkan orang lain supaya menjadi baik... Caranya:Ingat yang segalanya datang dari Allah s.w.t, Kita umat Muhammad, Kita orang Islam dll.

9. Ayat 33 - 35 - Elok dijadikan amalan bagi sesiapa yang suka bercucuk tanam. Tanaman akan subur.

10. Ayat 36 - Menerangkan yang kehidupan ataupun kejadian di dunia ini dijadikan berpasang-pasangan. Ayat ini elok diamalkan bagi sesiapa yang belum berkahwin supaya di pertemukan jodoh. Caranya: Baca dan berdoa, hembus dan sapu pada muka setiap pagi sebelum keluar rumah.
militiaman
December 10, 2008, 08:24
11. Ayat 37 - Adalah untuk menetapkan hati - aqidah diri sendiri... Hati yang kering akan hidup semula.

12. Ayat 38 - Mengisahkan yang bulan dan matahari pun sujud pada Allah s.w.t. yang satu.

13. Ayat 39 - Mengisahkan ilmu falak.

14. Ayat 40 - Merupakan kenyataan Allah s.w.t. yang satu.

15. Ayat 41 - Mengisahkan Nabi Noh a.s. naik kapal Elok dibaca sewaktu menaiki kenderaan.
militiaman
December 10, 2008, 08:25
16. Ayat 44 - Mengisahkan keseronokan hidup di dunia - Dibaca untuk dijauhkan fitnah dalam hidup.

17. Ayat 45 - 48 - Merupakan kedegilan orang kafir kepada Allah s.w.t.

18. Ayat 49 - Menceritakan hari akhirat dan kehidupannya.o Tiupan pertama - Datang dengan tiba-tiba, o Tiupan ke-dua – Hancur, o Tiupan ke-tiga - Semua orang di hidupkan semula dan hadir di padang Mahsyar.

19. Ayat 50 - Setiap orang akan dihisab mengikut amalannya.

20. Ayat 58 - Merupakan salam daripada Allah. Jika rasa sakit kepala, baca dan sapukan ke kepala. Ulang sebanyak 3x.
militiaman
December 10, 2008, 08:25
21. Ayat 76 - Dibaca untuk mententeramkan diri dari fitnah orang. Dijadikan amalan.

22. Ayat 76 - Jika hati rasa sedih, sebak atau pun kecewa. Sambil pegang dan urut dada, bacalah ayat tsbt.

23. Ayat 78 - 79 - Dikhaskan untuk sakit urat, tulang dan badan. Untuk doa bermula daripada Ayat yang bermaksud: "dia berkata, Siapakah (yang dapat) menghidupkan tulang belulang padahal telah hancur?"(Ayat 78 dan 79)- Bacalah jika sakit tulang, urat atau tulang patah.Doktor di hospital pun tanya dia utk rawatan patient mrk dan Dr Fatimah berikan ayat ini.

24. Ayat 79 - Katakanlah, Yang akan menghidupkannya ialah yang menciptakannya pertama kali. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk."

25. Ayat 82 - Untuk Hajat - Jika berhajat sesuatu, bacalah 100x. Dibaca pada air dan minum selama 40 hari -boleh menjadi penawar. Jika air habis ulang bacaan tsbt sehingga 40 hari. Caranya: Sembahyang Tahajjud (3x) berturut-turut, Baca pada air [100x) Dan berdoa apa sahaja sesuai hajat.



Do'a Berlindung Dari Perbuatan Buruk

( Alloohumma innii a’uudzubika min syarri sam’ii, wa min syarri bashorii, wa min syarri lisaanii, wa min syarri qolbii, wa min syarri maniyyii )

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari keburukan pendngaranku, kejahatan penglihatanku, keburukan lidahku, keburukan hatiku dan keburukan air maniku. ( HR.Abu Dawud no.1551, at-Tirmidzi no.3492 )


( Alloohumma janibnii munkarootil akhlaaqi, wal ahwaa i, wal a’maali, wal adwaa i)

“Ya Allah, jauhkanlah aku dari berbagai kemungkaran akhlak, hawa nafsu, amal perbuatan dan segala macam penyakit. (HR.Al-Hakim dan dia mengatakan hadits tsb sahih dng syarat Muslim.)

(Alloohumma innii a’uudzubika min syarri maa ‘amiltu, wa min syarri maa lam a’mal)

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keburukan apa yang telah aku kerjakan dan dari keburukan apa yang belum aku kerjakan” (HR.Muslim(4/2085) no. 2716)

Do'a Untuk Belasungkawa

Inna Lillaahi Maa Akhodza, Wa Lahu Maa A’tha, Wa Kulla Syai’in ‘Indahu Bi Ajalin Musamma

“Sesungguhnya hak Allah adalah mengambil sesuatu dan memberikan sesuatu. Segala sesuatu yang di sisi-Nya dibatasi dengan ajal yang ditentu-kan.” Oleh karena itu, bersabarlah dan carilah ridha Allah.” ( HR. Al-Bukhari 2/80; Muslim 2/636)

Apabila seseorang berkata: A’zhomallaahu Ajroka, Wa Ahsana ‘Azaa’aka, Wa Ghofaro Li Mayyitika

“Semoga Allah memperbesar pahalamu dan mem-perbagusi dalam menghiburmu dan semoga diampuni mayatmu” , adalah suatu perkataan yang baik.( An-Nawawi, Al-Adzkar, hal. 126)

Do'a Menghilangkan Kegelisahan Dan Rasa Takut Ketika Tidur Serta Menolak Gangguan Syaithan

A’uudzu Bi Kalimaatillaahit Taammaati Min Ghadhabihi, Wa ‘Iqoobihi Wa Syarri ‘Ibaadihi, Wa Min Hamazaatisy Syayaathiini Wa An Yahdhuruun

[Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari Murka-Nya, siksaan-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan para syaithan dan dari kedatangan mereka kepadaku]


Do'a bertaubat:

rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfirlanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minalkhaasiriin.

= Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami akan termasuk orang-orang yang merugi.(QS, al-A'raf, 7:23)

Do'a syukur karena selamat:

alhamdu lillaahilladzii najjaanaa minalqaumizhzhaalimiin.

= Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zhalim.
(QS, al-Mu'minun, 23:28)

tempat yang diberkati:

rabbi anzilnii munzalan mubaarakan wa anta khairulmunziliin.

= Ya Tuhanku, turunkanlah aku pada tempat yang diberkati, dan Engkaulah sebaik-baik yang memberi tempat.(QS, al-Mu'minun, 23:29)

Do'a pertolongan:

rabbinshurnii bimaa kadzdzabuun.

= Ya Tuhanku, tolonglah aku karena mereka mendustakanku.
(QS, al-Mu'minun, 23:39)

Do'a mohon ampunan dan kasih-sayang:

rabbi innii a'uudzubika an as'aluka maa laisa lii bihii 'ilmun wa illaa taghfirlii wa tarhamnii akumminalkhaasiriin.

= Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari memohon kepada-Mu sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat)nya, dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku termasuk orang-orang yang merugi.(QS, Hud, 11:47)

Do'a mohon siksa untuk penjahat:

rabbi laa tadzar 'alal'ardhi minalkaafiriina dayyaaraa.

= Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi.(QS, Nuh, 71:26)

Do'a mohon ampunan dan siksa:

rabbighfirlii wa liwaalidayya wa limandakhala baitiya mu'minan walilmu'miniina walmu'minaati wa laa tazidizhzhaalimiina illaa tabaaraa.

= Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang-orang beriman laki-laki dan perempuan, janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kebinasaan.(QS, Nuh, 71:28)

Do'a mohon keselamatan:

rabbi inna qaumii kadzdzabuun. faftah bainii wa bainahum fat-han wa najjinii wa mamma'iya minalmu'miniin.

= Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah mendustakanku, karena itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mu'min besertaku.(QS, asy-Syu'ara, 26:117-118)

Do'a memohon negeri yang baik:

rabbij'al hadzalbalada aaminawwajnubnii wa baniyya anna'budal'ashnam. fabbi innahunna adhlalna katsiiramminannaasi famantabi'anii fa'innahu minnii wa man 'ashaanii fa'innaka ghafuururrahiim.

= Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah) negeri yang aman, dan jauhkanlah aku serta anak-cucuku dari menyembah berhala-berhala. Ya Tuhanku, sesungguhnya berhala-berhala itu telah menyesatkan kebanyakan dari manusia, maka barangsiapa yang mengikutiku, sesungguhnya orang itu termasuk golonganku, dan barangsiapa mendurhakaiku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Do'a memohon rizki untuk keturunan:

rabbanaa innii askantu mindzurriyyatii biwaadin ghairi dzii zar'in 'inda baitikalmuharrami rabbanaa liyuqiimushshalaata faj'al af'idatam minannaasi tahwii ilaihim warzuqhum minatstsamaraati la'allahum yasykuruun. rabbanaa innaka ta'lamu maa nukhfii wa maa nu'linu wa maa yakhfaa alallaahi minsyai'in fil'ardhi wa laa fissamaa'i.

= Ya Tuhan kami, sesungguhnya Kau telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah-Mu (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami, (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah hati sebahagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rizkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami sembunyikan dan apa yang kami lahirkan dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi bagi Allah, baik yang ada di bumi maupun yang ada di langit.(QS, Ibrahim, 14:37-38)

Do'a memohon keturunan yang baik:

rabbij'alnii muqiimashshalaati wa mindzurriyyatii rabbanaa wa taqabbal du'aa'i.

= Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak-cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah do'aku.(QS, Ibrahim, 14:40)

Do'a memohon ampunan:

rabbanaghfirlii wa liwaalidayya wa lilmu'miniina yauma yaquumulhisaab.

= Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua orang tuaku dan sekalian orang beriman pada hari dilaksanakannya hisab (hari kiamat).(QS, Ibrahim, 14:41)


Doa Jawsyan Kabir
dalam Hadis Nabi saw dan Ahlul baitnya (sa


Dalam kitab Al-Baladul Amîn dan Al-Mishbâh disebutkan:
Imam Ali Zainal Abidin (sa) meriwayatkan dari ayahnya dari kakeknya dari Nabi saw, ia berkata: “Ketika Nabi saw berada dalam salah satu peperangan, datanglah malaikat Jibril (as) kepadanya dan berkata: Wahai Muhammad, Tuhanmu menyampaikan salam untukmu dan berfirman: ‘Pakailah Jawsyan ini dan bacalah, doa ini akan menjadi pelindung bagimu dan umatmu.” Beliau menyebutkan keutamaan doa ini, antara lain:
1. Jika teks doa ini dituliskan pada kain kafan, sang mayit akan diselamatan dari api neraka.
2. Jika dibaca dengan ikhlas di bulan Ramadhan, ia akan dikaruniai malam Al-Qadar, diciptakan baginya 70 ribu malaikat semuanya bertasbih kepada Allah swt lalu pahala dihadiahkan kepada yang membacanya.
3. Jika dibaca di bulan Ramadhan (3 kali), Allah swt mengharamkan jasadnya dari api neraka, mewajibkan baginya surga, dan mewakilkan kepada dua malaikat untuk menjaganya dari kemaksiatan dan dalam sepanjang hidupnya ia berada dalam pengamanan Allah swt.

Di akhir riwayat tersebut Al-Husein (sa) berkata: “Ayahku Ali bin Abi Thalib (sa) berwasiat kepadaku agar aku menjaga dan memuliakan doa ini, menuliskan pada kain kafannya, mengajarkan kepada keluargaku dan menganjurkan mereka agar membacanya. Doa ini terdiri dari seribu Asma Allah yang di dalamnya terdapat Ismul A’zham.”

Allamah Al-Majlisi, penulis kitab Bihârul Anwâr (kitab hadis dan riwayat) yang terdiri dari 120 jilid. Dalam kitabnya Zâdul Ma’âd ia mengatakan: Doa Jawsyan Kabir sangat dianjurkan untuk dibaca pada awal bulan Ramadhan, terutama pada malam-malam Al-Qadar. Doa ini terdiri dari 100 pasal, setiap pasal terdapat sepuluh Asma Allah, dan setiap akhir pasal membaca:

سُبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

Doa ini telah disyarahi oleh seorang ulama besar dan filosuf isyraqi yaitu Mulla Hadi Sabzawari. Dalam kitab syarahnya disebutkan tentang keajaiban doa ini. Semoga kita yang membacanya menemukan keajaiban doa ini sebagaimana yang disebutkan dalam kitab tersebut dan seperti orang-orang mukmin yang telah merasakannya.

Doa Jawsyan Kabir

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد

(1) اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا اَللهُ، يَا رَحْمَنُ، يَا رَحِيْمُ، يَا كَرِيْمُ، يَا مُقيمُ، يَا عَظِيْمُ، يَا قََِديْمُ، يَا عَلِيْمُ، يَا حَلِيْمُ، يَا حَكِيْمُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Allâhumma innî as aluka bismika yâ Allâhu, yâ Rahmânu, yâ Rahîmu, yâ Karîmu, yâ Muqîmu, yâ 'Azhîmu, yâ Qadîmu, yâ 'Alîmu, yâ Halîmu, yâ Hakîm(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu, ya Allah ya Rahman ya Rahim, wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Kokoh, wahai Yang Maha Agung, wahai Yang Maha Terdahulu, wahai Yang Maha Mengetahui, wahai Yang Maha Santun, wahai Yang Bijaksana.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(2) يَا سَـيِّدَ السَّادَاتِ، يَا مُجِيْبَ الدَّعَوَاتِ، يَا رَافِعَ الدَّرَجَاتِ، يَا وَلِيَّ الْحَسَنَاتِ، يَا غَافِرَ الْخَطِيْئَاتِ، يَا مُعْطِيَ الْمَسْأَلاَتِ، يَا قَابِلَ التَّوْبَاتِ، يَا سَامِعَ اْلاَصْوَاتِ، يَا عَالِمَ الْخَفِيَاتِ، يَا دَافِعَ الْبَلِيَاتِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Yaa Sayyidas sâdât, yâ Mujîbad da'awât, yâ Râfi'ad darajât, yâ Waliyyal hasanât, yâ Ghâfiral khathîât, yâ Mu'thiyal mas-alât, yâ Qâbilat tawbât, yâ Sâmi'al ashwât, yâ 'Alimal khafiyât, yâ Dâfi'al baliyyât(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Penghulu semua penghulu, wahai Yang Mengijabah semua doa, wahai Yang Meninggikan semua derajat, wahai Yang Memiliki semua kebaikan, wahai Yang Mengampuni semua kesalahan, wahai Yang Memberi semua permintaan, wahai Yang Menerima semua taubat, wahai Yang Mendengar semua suara, wahai Yang Mengetahui semua yang tersembunyi, wahai Yang Menolak bala’.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(3) يَا خَيْرَ الْغَافِرِيْنَ، يَا خَيْرَ الْفاتِحِيْنَ، يَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ، يَا خَيْرَ الْحَاكِمِيْنَ، يَا خَيْرَ الرَّازِقِيْنَ، يَا خَيْرَ الْوَارِثِيْنَ، يَا خَيْرَ الْحَامِدِيْنَ، يَا خَيْرَ الذَّاكِرِيْنَ، يَا خَيْرَ الْمُنْزِلِيْنَ، يَا خَيْرَ اْلمُحْسِنِيْنَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Khayral ghâfirîn, yâ Khayral fâtihîn, yâ Khayran nâsirîn, yâ Khayral hâkimîn, yâ Khayrar râziqîn, yâ Khayral wâritsîn, yâ Khayral hâmidîn, yâ Khayradz dzâkirîn, yâ Khayral munzilîn, yâ Khayral muhsinîn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Terbaik dari semua yang mengampuni, wahai Yang Terbaik dari semua yang memberi kemenangan, wahai Yang Terbaik dari semua yang memberi pertolongan, wahai Yang Terbaik dari semua yang memberi rizki, wahai Yang Terbaik dari semua yang mewarisi, wahai Yang Terbaik dari semua yang memuji, wahai Yang Terbaik dari semua yang mengingat, wahai Yang Terbaik dari semua yang menurunkan sesuatu, wahai Yang Terbaik dari semua yang berbuat kebaikan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:24
(4) يَا مَنْ لَهُ الْعِزَّةُ وَالْجَمَالُ، يَا مَنْ لَهُ الْقُدْرَةُ وَالْكَمَالُ، يَا مَنْ لَهُ الْمُلْكُ وَالْجَلاَلُ، يَا مَنْ هُوَ الْكَبِيْرُ الْمُتَعَالُ، يَا مُنْشِىءَ الْسَّحَابِ الثِّقَالِ، يَا مَنْ هُوَ شَدِيْدُ الِْمحَالِ، يَا مَنْ هُوَ سَرِيْعُ الْحِسَابِ، يَا مَنْ هُوَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ، يَا مَنْ عِنْدَهُ حُسْنُ الثَّوَابِ، يَا مَنْ عِنْدَهُ اُمُّ الْكِتَابِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lahul 'izzatu wal jamâl, yâ Man lahul qudratu wal kamâl, yâ Man lahul mulku wal jalâl, yâ Man huwal kabîrul muta'âl, yâ Munsyias sahâbits tsiqâl, yâ Man Huwa syadîdul mihâl, yâ Man Huwa sarî'ul hisâb, yâ Man Huwa syadîdul ‘iqâb, yâ Man 'indahu husnuts tsawâb, yâ Man 'indahu ummut kitâb(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Memiliki kemuliaan dan keindahan, wahai Yang Memiliki kekuasaan dan kesempurnaan, wahai Yang Memiliki kerajaan dan keagungan, wahai Yang kerajaan dan kemuliaan, wahai Yang meninggikan awan yang tebal, wahai Yang Maha Keras tipudaya-Nya terhadap musuh-musuh-Nya, wahai Yang Maha Cepat perhitungan-Nya, wahai Yang Maha Pedih siksa-Nya, wahai Yang di sisi-Nya pahala yang baik, wahai Yang di sisi-Nya ummul kitab.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(5) اَللَّهُمَّ اِنّي اَسْـأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا حَنَّانُ يَا مَنَّانُ يَا دَيَانُ يَا بُرْهَانُ يَا سُلْطَانُ يَا رِضْوَانُ يَا غُفْرَانُ يَا سُبْحَانُ يَا مُسْتَعَانُ يَا ذَا الْمَنِّ وَالْبَيَانِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as-aluka bismika yâ Hannânu, yâ Mannânu, yâ Dayyanu, yâ burhânu, yâ Sulthânu, yâ Ridhwânu, yâ Ghufrânu, yâ Subhânu, yâ Musta'ânu, yâ Dzal manni wal bayân(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu, wahai Yang Maha Yang Maha Penyayang, wahai Maha Pemberi karunia, wahai Perkasa, wahai Bijaksana hujjah-Nya, wahai Maha Kuasa, wahai Yang Maha Meridhai, wahai Yang Maha Mengampuni, waha Yang Maha Suci, wahai Tempat memohon pertolongan, wahai Yang Memiliki karunia dan semua kenikmatan yang besar.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(6) يَا مَنْ تَوَاضَعَ كُلُّ شَيْء لِعَظَمَتِهِ، يَا مَنِ اسْتَسْلَمَ كُلُّ شَيْء لِقُدْرَتِهِ، يَا مَنْ ذَلَّ كُلُّ شَيْء لِعِزَّتِهِ، يَا مَنْ خَضَعَ كُلُّ شَيْء لِهَيْبَتِهِ، يَا مَنِ انْقَادَ كُلُّ شَيْء مِنْ خَشْيَتِهِ، يَا مَنْ تَشَقَّقَتِ الْجِبَالُ مِنْ مَخَافَتِهِ، يَا مَنْ قَامَتِ السَّمَاوَاتُ بِاَمْرِهِ، يَا مَنِ اسْتَقَرَّتِ اْلاَرَضُونَ بِاِذْنِهِ، يَا مَنْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ، يَا مَنْ لاَ يَعْتَدِي عَلَى اَهْلِ مَمْلَكَتِهِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Yâ Man tawâdha'a kullu syay-in li'adhâmatihi, yâ Manis taslama kullu syay-in liqudratihi, yâ Man dzalla kullu syay-in li'izzatihi, yâ Man khadha'a syay-in lihaybatihi, yâ Manin qâda kullu syay-in min khasyyatihi, yâ Man tasyaqqaqatil jibâlu min makhâfatihi, yâ Man qâmatis samâwâtu bi amrihi, yâ Manis taqârrâtil arâdhûna bi idznihi, yâ Man yusabbihur râ'du bihamdihi, yâ Mal lâ ya'tadî 'alâ ahli mamlakatih(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang pada keagungan-Nya tunduk segala sesuatu, wahai Yang pada kekuasaan-Nya pasrah segala sesuatu, wahai Yang pada keagungan-Nya merendah segala sesuatu, wahai Yang pada kebesaran-Nya tunduk segala sesuatu, wahai Yang karena takut pada-Nya merunduk segala sesuatu, wahai yang karena takut pada-Nya hancur semua gunung, wahai Yang dengan perintah-Nya langit menjadi tegak, wahai Yang dengan izin-Nya terhampar, wahai Yang dengan pujian-Nya halilintar bertasbih , wahai Yang tidak menzalimi penghuni kerajaan-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(7) يَا غَافِـرَ الْخَطَايَا، يَا كَاشِفَ الْبَلاَيَا، يَا مُنْتَهَي الرَّجَايَا، يَا مُجْـزِلَ الْعَطَايَا، يَا وَاهِبَ الْهَدَايَا، يَا رَازِقَ الْبَرَايَا، يَا قَاضِيَ الْمَنَايَا، يَا سَامِعَ الشَّكَايَا، يَا بَاعِثَ الْبَرَايَا، يَا مُطْلِقَ اْلاُسَارَى.
س سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Yâ Ghâfiral khathâyâ, yâ Kâsyifal balâyâ, yâ Muntahar rajâyâ, yâ Mujzilal 'athâyâ, yâ Wâhibal hadâyâ, yâ Râziqal barâyâ, yâ Qâdhiyal manâyâ, yâ Saami'as syakaayaa, yâ Bâ'itsal barayâ, yâ Mutliqal usârâ.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Mengampuni semua kesalahan, wahai Yang Menghilangkan segala bala’, wahai Yang Akhir dari semua harapan, wahai Yang Melimpahkan pemberian, wahai Yang Mencurahkan semua karunia, wahai Yang Memberi rizki semua makhluk, wahai Yang Menunaikan semua harapan, wahai Yang Mendengar semua pengaduan, wahai Yang Membangkitkan manusia, wahai Yang Membebaskan semua tawanan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(8) يَاذَا الْحَمْدِ وَالثَّنَاءِ، يَا ذَا الْفَخْرِ وَاْلبَهَاءِ، يَا ذَا الَْمجْدِ وَالسَّـنَاءِ، يَا ذَا الْعَهْدِ وَالْوَفَاءِ، يَا ذَا الْعَفْوِ وَالرِّضَاءِ، يَا ذَا الْمَنِّ وَالْعَطَاءِ، يَا ذَا الْفَضْـلِ وَالْقَضَاءِ، يَا ذَا الْعِزِّ وَالْبَقَاءِ، يَا ذَا الْجُودِ وَالسَّخَاءِ، يَا ذَا اْلاَلاَءِ وَالنَّعْمَاءِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Yâ Dzal hamdi wats tsanâ'i, yâ Dzal fakhri wal bahâ'i, yâ Dzal Majdi was sanâ'i, yâ Dzal 'ahdi wal wafâ'i, yâ Dzal 'afwi war ridhâ'i, yâ Dzal manni wal 'athâ'i, yâ Dzal fadhli wal qadhâ'i, yâ Dzal 'izzi wal baqâ'i, yâ Dzal jûdi was sakhâ'i, yâ Dzal âlâi wan na'mâi.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Memiliki segala puja dan puji, wahai Yang Memiliki keagungan dan kebesaran, wahai Yang Memiliki kemuliaan dan cahaya, wahai Yang Memiliki janji dan kesetian, wahai Yang Memiliki pengampuan dan ridha, wahai Yang Memiliki karunia dan pemberian, wahai Yang Memiliki keutamaan dan ketentuan, wahai Yang Memiliki kemuliaan dan keabadian, wahai Yang Memiliki kedermawanan dan kasih saying, wahai Yang Memiliki semua karunia dan kenikmatan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:26
(9) اَللَّهُمَّ اِنّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا مَانِعُ، يَا دَافِعُ، يَا رَافِعُ، يَا صَانِعُ، يَا نَافِعُ، يَا سَامِعُ، يَا جَامِعُ، يَا شَافِعُ، يَا وَاسِعُ، يَا مُوْسِعُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Allâhumma innî as-aluka bismika yâ Mâni'u, yâ Dâfi'u, yâ Râfi'u, yâ Shâni'u, yâ Nâfi'u, yâ Sâmi'u, yâ Jâmi'u, yâ Syâfi'u, yâ Wâsi'u, yâ Muusi'u.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu, wahai Yang Maha Menghalangi, wahai Yang Maha Menolak, wahai Yang Meninggikan, wahai Yang Maha Menciptakan, wahai Yang Memberi manfaat, wahai Yang Maha Mendengar, wahai Yang Maha Meliputi, wahai Yang Maha Memberi syafaat, wahai Yang Maha Luas, wahai Yang Maha Memberi keluasan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(10) يَا صَانِعَ كُلِّ مَصْنُوعٍ، يَا خَالِقَ كُلِّ مَخْلُوقٍ، يَا رَازِقَ كُلِّ مَرْزُوقٍ، يَا مَالِكَ كُلِّ مَمْلُوكٍ، يَا كَاشِفَ كُلِّ مَكْرُوبٍ، يَا فَارِجَ كُلِّ مَهْمُومٍ، يَا رَاحِمَ كُلِّ مَرْحُومٍ، يَا نَاصِرَ كُلِّ مَخْذُولٍ، يَا سَاتِرَ كُلِّ مَعْيُوبٍ، يَا مَلْجَأَ كُلِّ مَطْرُودٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Shâni'a kulli mashnû’in, yâ Khâliqa kulli makhlûqin, yâ Râziqa kulli marzuuqin, yâ Mâlika kulli mamlûkin, yâ Kâsyifa kulli makrûbin, yâ Fârija kulli mahmûmin, yâ Râhima kulli marhûmin, yâ Nâshira kulli makhdzûlin, yâ Sâtira kulli ma'yûbin, yâ Malja a kulli mathrûd(in).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Membuat semua yang ciptaan, wahai Yang Memciptakan semua makhluk, wahai Yang Memberi rizki semua yang diberi rizki, wahai Yang Maha Memiliki dari semua yang dimiliki, wahai Yang Menghilangkan semua derita, wahai Yang Membahagiakan semua duka, wahai Yang Menyayangi semua yang disayangi, wahai Yang Menolong semua yang terhina, wahai Yang Menutupi semua yang tercela, wahai Yang melindungi semua yang terusir.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(11) يَا عُدَّتِى عِنْدَ شِدَّتِي، يَا رَجَائِي عِنْدَ مُصِيْبَتِي، يَا مُونِسِي عِنْدَ وَحْشَتِي، يَا صَاحِبِي عِنْدَ غُرْبَتِي، يَا وَلِيِّي عِنْدَ نِعْمَتِي، يَا غِيَاثِى عِنْدَ كُرْبَتِى، يَا دَلِيْلِي عِنْدَ حَيْرَتِى، يَا غِنَائِى عِنْدَ افْـتِقَارِى، يَا مَلْجَئِي عِنْدَ اضْطِرَارِى، يَا مُعِيْنِى عِنْدَ مَفْزَعِى.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ 'Uddati 'inda syiddatî, yâ Rajâî 'inda mushîbatî, yâ Mûnisî 'inda wahsyatî, yâ Shâhiba 'inda ghurbatî, yâ Waliyyî 'inda ni'matî, yâ Ghiyâtsi 'inda kurbatî, yâ Dalîlî 'inda hayratî, yâ Ghinâî 'indaftiqârî, yâ Maljaî 'indadh thirârî, yâ Mu'înî 'inda mafza'î.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Pelindungku dalam deritaku, wahai Harapanku dalam musibahku, wahai Penghiburku dalam kesepianku, wahai Sahabatku dalam keterasinganku, wahai kekasihku dalam nikmatku, wahai Pembimbingku dalam kebingunganku, wahai Kekayaanku dalam kefakiranku, wahai Sandaranku dalam kesengsaraanku, wahai Penolongku dalam pencarian perlindungan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(12) يَا عَلاَّمَ الْغُيُوبِ، يَا غَفَّارَ الذُّنُوبِ، يَا سَتَّارَ الْعُيُوبِ، يَا كَاشِفَ الْكُرُوبِ، يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ، يَا طَبِيْبَ الْقُلُوبِ، يَا مُنَوِّرَ الْقُلُوبِ، يَا اَنِيْسَ الْقُلُوبِ، يَا مُفَرِّجَ الْهُمُومِ، يَا مُنَفِّسَ الْغُمُومِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ 'Allamal ghuyûbi, yâ Ghaffaradz dzunûbi, yâ Sattaral 'uyûbi, yâ Kâsyifal kurûbi, yâ Muqalli qulûbi, yâ Thabîbal qulûbi yâ Munawwiral qulûbi, yâ Anîsal qulûbi, yâ Mufarrijal humûmi, yâ Munaffisal ghumûm(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Maha Mengetahui semua yang ghaib, wahai Yang Maha Mengampuni semua dosa, wahai Yang Menutupi semua aib, wahai Yang Menghilangkan semua derita, waha Yang Memutar-balikkan hati, wahai Yang Mengobati semua hati, wahai Yang Menyinari semua hati, wahai Yang Menghibur semua hati, wahai Yang Membahagiakan semua duka, wahai Yang Menghilangkan semua derita.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(13) اَللَّهُمَّ اِنّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا جَلِيلُ، يَا جَمِيلُ، يَا وَكِيلُ، يَا كَفِيلُ، يَا دَلِيلُ، يَا قَبِيلُ، يَا مُدِيلُ، يَا مُنِيلُ، يَا مُقِيلُ، يَا مُحِيلُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma inni as-aluka bismika yâ Jalîlu, yâ Jamîlu, yâ Wakîlu, yâ Kafîlu, yâ Dalîlu, yâ Qabîlu, yâ Mudîlu, yâ Munîlu, yâ Muqîlu, yâ Muhil (u).
Subhanaka ya Lailaha ilia Anta Al-Ghawts Ghawts, khallishna minan nari ya Rabb.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu, wahai Yang Maha Agung, wahai Yang Maha Indah, wahai Yang Mewakili semua urusan, wahai Yang Menjamin semua keperluan, wahai Yang Memberi petunjuk pada keselamatan, wahai Yang Maha Menerima taubat, wahai Yang Mengatur waktu, wahai Yang Memberi karunia, wahai Yang Menghilangkan bekas kesalahan, wahai Yang Merubah keadaan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(14) يَا دَلِيلَ الْمُتَحَيِّرِينَ، يَا غِيَاثَ الْمُسْـتَغِيثِيْنَ، يَا صَرِيخَ الْمُسْتَصْرِخِيْنَ، يَا جَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ، يَا اَمَانَ الْخَائِفِيْنَ، يَا عَوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ، يَا رَاحِمَ الْمَسَاكِيْنَ، يَا مَلْجَأَ الْعَاصِـيْنَ، يَا غَافِـرَ الْمُذْنِبِيْنَ، يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ الْمُضْطَرِّيْنَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Dalîlal Mutahayyirîna, yâ Ghiyâtsal mustaghitsîna, yâ Sharîkhal mustashrikhîna, yâ Jâral mustajirîna, yâ Amânal khâifîna, yâ 'Awnal mu'rninîna, yâ Râhimal masâkîna, yâ Malja-al 'âshîna, yâ Ghâfiral mudznibîna, yâ Mujîba da'watil mudhtharrîna.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Membimbing orang-orang yang kebingungan, wahai Yang Melindungi orang-orang yang mencari perlindungan, wahai Yang Menolong orang-orang yang menjerit kesulitan, wahai Melindungi orang-orang yang mencari perlindungan, wahai Yang Mengamankan orang-orang yang ketakutan, wahai Yang Menolong orang-orang yang beriman, wahai Yang Menyayangi orang-orang miskin, wahai Tempat berlindung orang-orang yang bermaksiat, wahai Yang Mengampuni orang-orang yang berdosa, wahai Yang Mengijabah doa orang-orang yang sengsara.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:26
(15) يَا ذَا الْجُودِ وَاْلاِحْسَانِ، يَا ذَا الْفَضْلِ وَاْلاِمْتِنَانِ، يَا ذَا اْلاَمْنِ وَاْلاَمَانِ، يَا ذَا الْقُدْسِ وَالسُّبْحَانِ، يَا ذَا الْحِكْمَةِ وَالْبَيَانِ، يَا ذَا الرَّحْمَةِ وَالرِّضْوَانِ، يَا ذَا الْحُجَّةِ وَالْبُرْهَانِ، يَا ذَا الْعَظَمَةِ وَالسُّـلْطَانِ، يَا ذَا الرَّأْفَةِ وَالْمُسْتَعَانِ، يَا ذَا الْعَفْوِ وَالْغُفْرَانِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Yâ Dzal jûdi wal ihsâni, yâ Dzal fadhli wal imtinâni, yâ Dzal amni wal amâni, yâ Dzal qudsi was subhani, yâ Dzal hikmati wal bayâni, yâ Dzal rahmati war ridhwâni, yâ Dzal hujjati wal burhâni, yâ Dzal 'azhamati was sulthâni, yâ Dzar ra'fati wal musta'âni, yâ Dzal 'afwi wal ghufrân(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Memiliki kedermawanan kebaikan, wahai Yang Memiliki karunia dan anugerah, wahai Yang Memiliki keamanan dan pengamanan, wahai Yang Memiliki kesucian dan kesempurnaan, wahai Yang Memiliki hikmah dan penjelasan, wahai Yang Memiliki rahmat dan keridhaan, wahai Yang Memiliki hujjah dan burhan, wahai Yang Memiliki keagungan dan kekuasaan, wahai Yang Memiliki kasih-sayang dan pertolongan, wahai Yang Memiliki maaf dan pengampunan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(16) يَا مَنْ هُوَ رَبُّ كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ اِلَهُ كُلِّ شَيءٍ، يَا مَنْ هُوَ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ صَانِعُ كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ قَبْلَ كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ بَعْدَ كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ فَوْقَ كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ عَالِمٌ بِكُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ قَادِرٌ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ هُوَ يَبْقَى وَيَفْنَى كُلُّ شَيْءٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man Huwa Rabbu kulli syay-in, yâ Man Huwa Ilahu kulli syay-in, yâ Man Huwa Khaliqu kulll syay-in, yâ Man Huwa Shani'u kulli syay-in, yâ Man Huwa qabla kulli syay-in, yâ Man Huwa ba'da kulli syay-in, yâ Man Huwa fawqa kulli syay-in, yâ Man Huwa 'Alimun bikulli syay-in, yâ Man Huwa Qâdirun 'alâ kulli syay-in, yâ Man Huwa yabqa wa yafnâ kullu syay-in.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Dia Pengatur segala sesuatu, wahai Dia Tuhan segala sesuatu, wahai Dia Pencipta segala sesuatu, wahai Dia Pembuat segala sesuatu, wahai Dia yang ada sebelum segala sesuatu, wahai Dia yang ada sesudah segala sesuatu, wahai Dia di atas segala sesuatu, wahai Dia Yang Mengetahui segala sesuatu, wahai Dia Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, wahai Dia Yang Kekal setelah punah segala sesuatu.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(17) اَللَّهُمَّ اِنّي اَسْـأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا مُؤْمِنُ، يَا مُهَيْمِنُ، يَا مُكَوِّنُ، يَا مُلَقِّنُ، يَا مُبَيِّنُ، يَا مُهَوِّنُ يَا مُمَكِّنُ، يَا مُزَيِّنُ، يَا مُعْلِنُ، يَا مُقَسِّمُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as-aluka bismika yâ Mu'minu, yâ Muhayminu, yâ Mukawwinu, yâ Mulaqqinu, yâ Mubayyinu, yâ Muhawwinu, yâ Mumakkinu, yâ Muzayyinu, yâ Mu'linu, yâ Muqassim(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu, wahai Yang Memberi rasa aman, wahai Yang Maha Mengawasi, wahai Yang Mewujudkan, wahai Yang Maha Membimbing, wahai Yang Memberi penjelasan, wahai Yang Memberi kemudahan, wahai Yang Memberi ketetapan perjalanan hamba-Nya, wahai Yang Maha Menghiasi hati dengan cahaya-Nya, wahai Yang Memperjelas rizki makhluk-Nya, wahai Yang Membagikan rizki makhluk-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(18) يَا مَنْ هُوَ فِى مُلْكِهِ مُقِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى سُلْطَانِهِ قَدِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى جَلاَلِهِ عَظِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ عَلَى عِبَادِهِ رَحِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ بِكُلِّ شَيْء عَلِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ بِمَنْ عَصَاهُ حَلِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ بِمَنْ رَجَاهُ كَرِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى صُنْعِهِ حَكِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى حِكْمَتِهِ لَطِيفٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى لُطْفِهِ قَدِيمٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man Huwa fî mulkihi muqîm, yâ Man Huwa fî sulthânihi qadîm, yâ Man Huwa fî jalâlihi 'azhîm, yâ Man Huwa 'alâ 'ibâdihi rahîm, yâ Man Huwa bikulli syay-in 'alîm, yâ Man Huwa biman 'ashâhu halîm, yâ Man Huwa biman rajâhu karîm, yâ Man Huwa fî shun'ihi hakîm, yâ Man Huwa fî hikmatihi lathîf, yâ Man Huwa fî luthfihi qadîm(un).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Dia Yang kokoh dalam kerajaan-Nya, wahai Dia Yang Abadi dalam kekuasaan-Nya, wahai Dia Yang Agung dalam kebesaran-Nya, wahai Dia Yang Pengasih pada semua hamba-Nya, wahai Dia Yang Mengetahui segala sesuatu, wahai Dia Yang Santun pada orang yang bermaksiat, wahai Dia Yang Dermawan pada orang yang berharap, wahai Dia Yang Bijaksana dalam ciptaan-Nya, wahai Yang Lembut dalam hikmah-Nya, wahai Dia Yang Terdahulu dalam kelembutan-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(19) يَا مَنْ لاَ يُرْجَى إِلاَّ فَضْلُهُ، يَا مَنْ لاَ يُسْأَلُ إِلاَّ عَفْوُهُ، يَا مَنْ لاَ يُنْظَرُ إِلاَّ بِرُّهُ، يَا مَنْ لاَ يُخافُ إِلاَّ عَدْلُهُ، يَا مَنْ لاَ يَدُومُ إِلاَّ مُلْكُهُ، يَا مَنْ لاَ سُلْطَانَ إِلاَّ سُلْطَانُهُ، يَا مَنْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْء رَحْمَتُهُ، يَا مَنْ سَبَقَتْ رَحْمَتُهُ غَضَبَهُ، يَا مَنْ اَحَاطَ بِكُلِّ شَيْء عِلْمُهُ، يَا مَنْ لَيْسَ اَحَدٌ مِثْلَهُ
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lâ yurjâ illâ fadhlahu, yâ Man lâ yus-alu illâ 'afwuhu, yâ Man lâ yunzharu illâ birruhu, yâ Man lâ yukhâfu illâ 'adluhu, yâ Man lâ yadûmu illâ mulkuhu, yâ Man lâ sulthâna illâ sulthânuhu, yâ Man wasi'at kulla syay-in rahmatuhu, yâ Man sabaqa rahmatuhu ghadhabahu, yâ Man ahâtha bikulli syay-in 'ilmuhu, yâ Man laysa ahadun mitslah(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Tidak diharapkan kecuali karunia-Nya, wahai Yang tidak dimohon kecuali maaf-Nya, wahai Yang Dipandang kecuali kebaikan-Nya, wahai Yang tidak ditakuti kecuali keadilan-Nya, wahai Yang Tidak ada yang abadi kecuali kekuasaan-Nya, wahai Yang tidak ada kekuasaan kecuali kekuasaan-Nya, wahai Yang rahma-Nya Meliputi segala sesuatu, wahai Yang rahmat-Nya mendahului murka-Nya, wahai yang ilmu-Nya meliputi segala sesuatu, wahai yang tak ada seorangpun yang menyerupai-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:29
(20) يَا فَارِجَ الْهَمِّ، يَا كَاشِفَ الْغَمِّ، يَا غَافِرَ الذَّنْبِ، يَا قَابِلَ التَّوْبِ، يَا خَالِقَ الْخَلْقِ، يَا صَادِقَ الْوَعْدِ، يَا مُوفِىَ الْعَهْدِ، يَا عَالِمَ السِّرِّ، يَا فَالِقَ الْحَبِّ، يَا رَازِقَ اْلاَنَامِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Fârijal hammi, yâ Kâsyifal ghammi, yâ Ghâfiradz dzanbi, yâ Qâbilat tawbi, yâ Khâliqal khalqi, yâ Shâdiqal wa'di, yâ Mûfiyal 'ahdi, 'Alimas sirri, yâ Fâliqal habbi, yâ Râziqal anâm(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Membahagiakan duka, wahai Yang Menghilangkan derita, wahai Yang Mengampuni dosa, wahai Yang Menerima taubat, wahai Yang Menciptakan makhluk, wahai Yang benar janji-Nya, wahai Yang Memenuhi janji-Nya, wahai Yang Mengetahui semua rahasia, wahai Yang Membelah biji-bijian, wahai Yang Memberi rizki manusia.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(21) اَللّهُمَّ اِنّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا عَلِيُّ، يَا وَفِيُّ، يَا غَنِيُّ، يَا مَلِيُّ، يَا حَفِيُّ، يَا رَضِيُّ، يَا زَكِيُّ، يَا بَدِيُّ، يَا قَوِيُّ، يَا وَلِيُّ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as-aluka bismika yâ Aliyyu, yâ Wafiyyu, yâ Ghaniyyu, yâ Maliyyu, yâ Khafiyyu, yâ Radhiyyu, yâ Zakiyyu, yâ Badiyyu, yâ Qawiyyu, yâ Waliyy(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Tinggi, wahai Yang Menepati janji, Wahai Yang Maha Kaya, wahai Yang Maha Mencukupi, wahai Yang Maha Dermawan, wahai Yang Meridhai, wahai Yang Maha Suci, wahai Yang Maha Nampak, wahai Yang Maha Kuat, wahai Yang mengatur segala urusan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(22) يَا مَنْ اَظْهَرَ الْجَمِيلَ، يَا مَنْ سَتَرَ الْقَبِيحَ، يَا مَنْ لَمْ يُؤَاخِذْ بِالْجَرِيرَةِ، يَا مَنْ لَمْ يَهْتِكِ السِّتْرَ، يَا عَظِيمَ الْعَفْوِ، يَا حَسَنَ التَّجَاوُزِ، يَا وَاسِعَ الْمَغْفِرَةِ، يَا بَاسِطَ الْيَدَيْنِ بِالرَّحْمَةِ، يَا صَاحِبَ كُلِّ نَجْوَى، يَا مُنْتَهَى كُلِّ شَكْوَى.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man azhharal jamîla, yâ Man sataral qabîha, yâ Man lam yuâkhid biljarîrah, yâ Man lam yahtikis sitra, yâ 'azhîmal 'afwi, yâ Hasanat tajawûzi, yâ Wâsi'al maghfirati, yâ Bâsithal yadayni birrahmati, yâ Shâhiba kulli najwâ, yâ Muntahâ kulli syakwâ.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Menampakkan yang indah, wahai Yang Menutupi yang buruk, wahai Yang Tidak menyiksa yang durjana, wahai Yang Tidak Merusak tirai, wahai Yang Maha Besar ampunan-Nya, wahai Yang Maha Baik maaf-Nya, wahai Yang Maha Luas ampunan-Nya, wahai Yang Mencurahkan rahmat-Nya, wahai Sahabat setiap jeritan kesengsaraan, wahai Tujuan setiap pengaduan penderitaan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(23) يَا ذَا النِّعْمَةِ السَّابِغَةِ، يَا ذَا الرَّحْمَةِ الْوَاسِعَةِ، يَا ذَا الْمِنَّةِ السَّابِقَةِ، يَا ذَا الْحِكْمَةِ الْبَالِغَةِ، يَا ذَا الْقُدْرَةِ الْكَامِلَةِ، يَا ذَا الْحُجَّةِ الْقَاطِعَةِ، يَا ذَا الْكَرَامَةِ الظَّاهِرَةِ، يَا ذَا الْعِزَّةِ الدَّائِمَةِ، يَا ذَا الْقُوَّةِ الْمَتِينَةِ، يَا ذَا الْعَظَمَةِ الْمَنِيعَةِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Dzan ni'matis sâbighah, yâ Dzar rahmatil wâsi’ah, yâ Dzal minnatis sâbiqah, yâ Dzal hikmatil bâlighah, yâ Dzal qudratil kâmilah, yâ Dzal hujjatil qâthi’ah, yâ Dzal karamatizh zhahirah, yâ Dzal 'izzatid dâimah, yâ Dzal quwwatil matînah, yâ 'azhamatil mani'ah.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Memiliki kenikmatan yang sempuma, wahai Yang Memiliki rahmat yang luas, wahai Yang Memiliki karunia yang terdahulu, wahai Yang Memiliki hikmah yang paripurna, wahai Yang Memiliki kekuasaan yang sempuma, wahai Yang Memiliki hujjah yang kuat, wahai Yang Memiliki kedermawanan yang nampak, wahai Yang Memiliki keagungan yang abadi, wahai Yang Memiliki kekuatan yang kokoh, wahai Yang Memiliki keagungan yang tak terkalahkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(24) يَا بَدِيعَ السَّمَاوَاتِ، يَا جَاعِلَ الظُّلُمَاتِ، يَا رَاحِمَ الْعَبَرَاتِ، يَا مُقِيلَ الْعَثَرَاتِ، يَا سَاتِرَ الْعَوْرَاتِ يَا مُحْيِِيَ اْلاَمْوَاتِ، يَا مُنْزِلَ اْلاَيَاتِ، يَا مُضَعِّفَ الْحَسَـنَاتِ، يَا مَاحِيَ السَّيِّئاتِ، يَا شَدِيدَ النَّقِمَاتِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Badî'as samâwâti, yâ Jâ'ilazh zhulumâti, yâ Râhima 'abarâti, yâ Muqîlal 'atsarâti, yâ Sâtiral 'awrâti, yâ Muhyiyal amwâti, yâ Munzilal ayâti, yâ Mudha'ifal hasanâti, yâ Mahiyas sayyiâti, yâ Syadîdan naqimât(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Menciptakan langit, wahai Yang Menjadikan kegelapan, wahai Yang Menyayangi semua yang menderita, wahai Yang Menghilangkan bekas-bekas kejatuhan, wahai Yang Menutupi semua rahasia, wahai Yang Menghidupkan semua yang mati, wahai Yang Menurunkan semua ayat, wahai Yang Melipatgandakan semua kebaikan, wahai Yang Menghapus semua keburukan, wahai Yang sangat berat siksa-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:29
(25) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا مُصَوِّرُ، يَا مُقَدِّرُ، يَا مُدَبِّرُ، يَا مُطَهِّرُ، يَا مُنَوِّرُ، يَا مُيَسِّرُ، يَا مُبَشِّرُ، يَا مُنْذِرُ، يَا مُقَدِّمُ، يَا مُؤَخِّرُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as-aluka bismika yâ Mushawwiru, yâ Muqaddiru, yâ Mudabbiru, yâ Muthahhiru, yâ Munawwiru, yâ Muyassiru, yâ Mubasysyiru, yâ Mundziru, yâ Muqaddimu, yâ Muakhkhir(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Memberi bentuk, Wahai Yang Menentukan takdir, wahai Yang Mengatur alam semesta, wahai Yang Mensucikan, wahai Yang Memberi cahaya, wahai Yang Memberi kemudahan, wahai Yang Memberi kebahagiaan, wahai Yang Memberi peringatan, wahai Yang Mendahulukan, wahai Yang Mengakhirkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(26) يَا رَبَّ الْبَيْتِ الْحَرَامِ، يَا رَبَّ الشَّهْرِ الْحَرَامِ، يَا رَبَّ الْبَلَدِ الْحَرَامِ، يَا رَبَّ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ، يَا رَبَّ الْمَشْعَرِ الْحَرَامِ، يَا رَبَّ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ، يَا رَبَّ الْحِلِّ وَالْحَرَامِ، يَا رَبَّ النُّورِ وَالظَّلاَمِ، يَا رَبَّ التَّحِيَّةِ وَالسَّـلاَمِ، يَا رَبَّ الْقُدْرَةِ فِي اْلاَنامِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Rabbal baytil harâmi, yâ Rabbasy syahril harâmi, yâ Rabbal baladil harâmi, yâ Rabbar rukni wal maqâmi, yâ Rabbal masy'aril harâmi, yâ Rabal masjidil harâmi, yâ Rabbal hilli wal harâmi, yâ Rabban nûri wazh zhulâmi, yâ Rabbat tahiyyati was salami, yâ Rabbal qudrati fil anâm(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Tuhan rumah yang mulia, wahai Tuhan bulan yang mulia, wahai Tuhan negeri yang mulia, wahai Tuhan rukun yamani dan maqam Ibrahim, wahai Tuhan Masy'aril haram, wahai Tuhan masjidil haram, wahai Tuhan segala yang dihalalkan dan yang diharamkan, wahai Tuhan cahaya dan kegelapan, wahai Tuhan Yang Memberi kedamaian dan keselamatan, wahai Tuhan Yang Maha Kuasa atas semua makhluk-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(27) يَا اَحْكَمَ الْحَاكِمِينَ، يَا اَعْدَلَ الْعَادِلِينَ، يَا اَصْدَقَ الصَّادِقِينَ، يَا اَطْهَرَ الطَّاهِرِينَ، يَا اَحْسَنَ الْخَالِقِينَ، يَا اَسْرَعَ الْحَاسِبِينَ، يَا اَسْمَعَ السَّامِعِينَ، يَا اَبْصَرَ النَّاظِرِينَ، يَا اَشْفَعَ الشَّافِعِينَ، يَا اَكْرَمَ اْلاَكْرَمِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Ahkamal hâhimîna, yâ A'dalal 'âdilîna, yâ Ashdaqash shâdiqîna, yâ Athharath thâhirîna, yâ Ahsanal khâliqîna, yâ Asra'al hâsibîna, yâ Asma'as sâmi'îna, yâ Absharan nâzhirîna, yâ Asyfa'asy syâfi'îna, yâ Akramal akramîn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Maha Menghakimi dari semua yang menghakimi, wahai Yang Maha Adil dari semua yang adil, wahai Yang Maha Benar dari semua yang benar, wahai Yang Maha Suci dari yang suci, wahai Yang Maha Baik dari semua yang menciptakan,Yang Maha Cepat dari semua yang menghitung, wahai Yang Maha Mendengar dari semua yang mendengar, wahai Yang Maha Melihat dari semua yang melihat, wahai Yang Maha Memberi syafaat dari semua yang memberi syafaat, wahai Yang Maha Mulia dari semua yang mulia.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(28) يَا عِمَادَ مَنْ لاَ عِمَادَ لَهُ، يَا سَنَدَ مَنْ لاَ سَنَدَ لَهُ، يَا ذُخْرَ مَنْ لاَ ذُخْرَ لَهُ، يَا حِرْزَ مَنْ لاَ حِرْزَ لَهُ، يَا غِيَاثَ مَنْ لاَ غِيَاثَ لَهُ، يَا فَخْرَ مَنْ لاَ فَخْرَ لَهُ، يَا عِزَّ مَنْ لاَ عِزَّ لَهُ، يَا مُعِينَ مَنْ لاَ مُعِينَ لَهُ، يَا اَنِيسَ مَنْ لاَ اَنِيسَ لَهُ، يَا اَمَانَ مَنْ لاَ اَمانَ لَهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ 'Imâda man lâ `imâda lah(u), yâ Sanada man lâ sanada lah(u), yâ Dzukhra man lâ dzukhra lah(u), yâ Ghiyâtsa man lâ ghiyâtsa lah(u), yâ Fakhra man lâ fakhra lah(u), yâ 'Izza man lâ 'izza lah(u), yâ Mu'îna man lâ mu'îna lah(u), yâ Anîsa man lâ anîsa lahu, yâ Amâna man lâ amâna lah(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Pelindung orang yang tak punya perlindungan, wahai Sandaran orang yang tak punya sandaran, wahai Simpanan orang yang tak punya simpanan, wahai Pelindung orang yang tak punya perlindungan, wahai Penolong orang yang tak punya pertolongan, wahai Kebanggaan orang yang tak punya kebanggaan, wahai Kemuliaan orang yang tak punya kemuliaan, wahai Penolong orang yang tak punya pertolongan, wahai Penghibur orang yang tak punya penghibur, wahai Keamanan orang yang tak punya
keamanan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(29) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْـأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا عَاصِِمُ، يَا قَائِمُ، يَا دَائِمُ، يَا رَاحِمُ، يَا سَالِمُ، يَا حَاكِمُ، يَاعَالِمُ، يَا قَاسِمُ، يَا قَابِضُ، يَا بَاسِطُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as-aluka bismika yâ ‘Ashimu, yâ Qâimu, yâ Dâimu, yâ Râhimu, yâ Sâlimu, yâ Hâkimu, yâ 'Alimu, yâ Qâsimu, yâ Qâbidhu, yâ Bâsithu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Melindungi, wahai Yang Maha Mengawasi, wahai Yang Maha Abadi, wahai Yang Maha Memberi keselamatan, wahai Yang Maha Menghakimi, wahai Yang Maha Mengetahui, wahai Yang Membagikan rizki, wahai Yang Mencabut kehidupan, wahai Yang Memberi kehidupan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.
(30) يَا عَاصِمَ مَنِ اسْتَعْصَمَهُ، يَا رَاحِمَ مَنِ اسْتَرْحَمَهُ، يَا غَافِرَ مَنِ اسْتَغْفَرَهُ، يَا نَاصِرَ مَنِ اسْتَنْصَرَهُ، يَا حَافِظَ مَنِ اسْتَحْفَظَهُ، يَا مُكْرِمَ مَنِ اسْتَكْرَمَهُ، يَا مُرْشِدَ مَنِ اسْتَرْشَدَهُ، يَا صَرِيخَ مَنِ اسْتَصْرَخَهُ، يَا مُعِينَ مَنِ اسْتَعَانَهُ، يَا مُغِيثَ مَنِ اسْتَغَاثَهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ 'Ashima manista'shamah(u), yâ Râhima manis tarhamah(u), yâ Ghâfira manistaghfarah(u), yâ Nâshira manis tansharah(u), yâ Hâfizha manis tahfazhah(u), yâ Mukrima manis takramahu, yâ Mursyida manis tarsyadahu, ya Sharîkha manis tasl rakhahu, yâ Mu'îna manis ta'ânahu, yâ Mughîtsa manis taghâtsah(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Pelindung orang yang memohon perlindungan-Nya, wahai Pengasih orang yang memohon kasih sayang-Nya, wahai Pengampun orang yang memohon pengampunan-Nya, wahai Penolong orang yang memohon pertolongan-Nya, wahai Penjaga orang yang memohon penjagaan-Nya, wahai Yang Memuliakan orang yang memohon kemuliaan-Nya, wahai Yang Membimbing orang yang memohon binibingan-Nya, wahai Penolong orang yang menjerit memohon pertolongan-Nya, wahai Yang Menolong orang yang mencari pertolongan-Nya, wahai Yang Melindungi orang yang memohon perlindungan-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:30
(31) يَا عَزِيزاً لاَ يُضَامٌ، يَا لَطِيفاً لاَ يُرَامُ، يَا قَيُّومًا لاَ يَنامُ، يَا دَائِمًا لاَ يَفُوتُ، يَا حَيَا لاَ يَمُوتُ، يَا مَلِكاً لاَ يَزُولُ، يَا بَاقِيَا لاَ يَفْنَى، يَا عَالِماً لاَ يَجْهَلُ، يَا صَمَداً لاَ يُطْعَمُ، يَا قَوِيَا لاَ يَضْعُفُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ ‘Azîzan lâ yudhâm(u), yâ Lathifan lâ yurâm(u), yâ Qayyûman lâ yanâm(u), yâ Dâiman lâ yafût(u), yâ Hayyan lâ yamût(u), yâ Malikan lâ yazûl(u), yâ Bâqiyan lâ yafnâ, yâ 'Aliman lâ yajhal, yâ Shamadan lâ yuth'am(u), yâ Qawiyyan lâ yadh'uf(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Maha Mulia dan tak terhinakan, wahai Yang Maha Lembut dan tak pemah hancur, wahai Yang Maha Mengawasi dan tak pernah tidur, wahai Yang Abadi dan tak pernah punah, wahai Yang Hidup dan tak pernah mati, wahai Yang Maha Kuasa dan tak pernah binasa, wahai Yang Kekal dan tak pernah fana’, wahai Yang Maha Mengetahui dan tak pernah jahil, wahai Tujuan yang tak pernah membutuhkan makan, wahai Yang Maha kuat dan tak pernah dilemahkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(32) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا اَحَدُ، يَا وَاحِدُ، يَا شَاهِدُ، يَا مَاجِدُ، يَا حَامِدُ، يَا رَاشِدُ، يَا بَاعِثُ، يَا وَارِثُ، يَا ضَارُّ، يَا نَافِعُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ ahadu, yaa wâhidu, yâ syâhidu, yâ mâjidu, yâ hâmidu, yâ râsyidu, yaa bâ'itsu, yâ wâritsu, yâ dhârru, yâ nâfi'u.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Esa, wahai Yang Maha Tunggal, wahai Yang Maha Menyaksikan, wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Memuji, wahai Yang Maha Membimbing, wahai Yang Maha Membangkitkan, wahai Yang Maha Mengawasi, wahai Yang Maha Memberi bahaya, wahai Yang Maha Memberi manfaat.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(33) يَا اَعْظَمَ مِنْ كُلِّ عَظِيمٍ، يَا اَكْرَمَ مِنْ كُلِّ كَرِيمٍ، يَا اَرْحَمَ مِنْ كُلِّ رَحِيمٍ، يَا اَعْلَمَ مِنْ كُلِّ عَلِيمٍ، يَا اَحْكَمَ مِنْ كُلِّ حَكِيمٍ، يَا اَقْدَمَ مِنْ كُلِّ قَدِيمٍ، يَا اَكْبَرَ مِنْ كُلِّ كَبِيرٍ، يَا اَلْطَفَ مِنْ كُلِّ لَطِيفٍ، يَا اَجَلَّ مِن كُلِّ جَلِيلٍ، يَا اَعَزَّ مِنْ كُلِّ عَزِيزٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ A'zhama min kulli 'adhîm(in), yâ Akrama min kulli karîm(in), yâ Arhama min kulli rahâm(in), yâ A'lama min kulli 'alîm(in), yâ Ahkama min kulli hakîm(in), yâ Aqdama min kulli qadîm(in), yâ Akbara min kulli kabîr(in), yâ Althafa min kulli lathîf(in), yâ Ajalla min kulli jalîl(in), yâ A'azza min kulli 'azîz(in).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Maha Agung dari semua yang agung, wahai Yang Maha Mulia dari semua yang mulia, wahai Yang Maha Penyayang dari semua yang menyayangi, wahai Yang Maha Mengetahui dari semua yang mengetahui, wahai Yang Maha Menghakimi dari semua yang menghakimi, wahai Yang Maha Mendahului dari semua yang mendahului, wahai Yang Maha Benar dari semua yang benar, wahai Yang Maha Besar dari semua yang besar, wahai Yang Maha Lembut dari semua yang lembut, wahai Yang Maha Agung dari semua yang agung, wahai Yang Maha Mulia dari semua yang mulia.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(34) يَا كَرِيمَ الصَّفْحِ، يَا عَظِيمَ الْمَنِّ، يَا كَثِيرَ الْخَيْرِ، يَا قَدِيمَ الْفَضْلِ، يَا دَائِمَ اللُّطْفِ، يَا لَطِيفَ الصُّنْعِ، يَا مُنَفِّسَ الْكَرْبِ، يَا كَاشِفَ الضُّرِّ، يَا مَالِكَ الْمُلْكِ، يَا قَاضِيَ الْحَقِّ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Karîmas shafhi, yâ 'Azhîmal manni, yâ Katsîral khayri, yâ Qadîmal fadhli, yâ Dâ'imal luthfi, yâ Lathîfas shun'i, yâ Munaffisal karbi, yâ Kâsyifadh dhuuri, yâ Mâlikal mulki, yâ Qâdhiyal haqq(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Mulia ampunan-Nya, wahai Yang Agung anugerah-Nya, wahai Yang
banyak kebaikan-Nya, wahai Yang Terdahulu karunia-Nya, wahai Yang Abadi kelembutan-Nya, wahai Yang Lembut ciptaan-Nya, wahai Yang Membahagiakan duka, wahai Yang Menghilangkan semua bahaya, wahai Yang Menguasai kekuasaan, wahai Yang Menetapkan kebenaran.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(35) يَا مَنْ هُوَ فِى عَهْدِهِ وَفِيٌّ، يَا مَنْ هُوَ فِى وَفَائِهِ قَوِيٌّ، يَا مَنْ هُوَ فِى قُوَّتِهِ عَلِيٌّ، يَا مَنْ هُوَ فِى عُلُوِّهِ قَرِيبٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى قُرْبِهِ لَطِيفٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى لُطْفِهِ شَرِيفٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى شَرَفِهِ عَزِيزٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى عِزِّهِ عَظِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى عَظَمَتِهِ مَجِيدٌ، يَا مَنْ هُوَ فِى مَجْدِهِ حَمِيدٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man Huwa fî 'ahdihi wafî, yâ Man Huwa fî wafâihi qawî, yâ Man Huwa fî quwwatihi 'alî, yâ Man Huwa fî 'uluwwihi qarîb, yâ Man Huwa fî qurbihi lathîf, yâ Man Huwa luthfihi syarîf, yâ Man Huwa fî syarafihi 'azîz, yâ Man Huwa fî 'izzihi 'adhîm, yâ Man Huwa fî 'adhamatihi majîd, yâ Man Huwa fî majdihi hamîd(un).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Dia Yang Menepati janji-Nya, wahai Dia Yang Kuat dalam menepati janji-Nya, wahai Dia Yang Maha Tinggi kekuatan-Nya, wahai Dia Yang Dekat ketinggian-Nya, wahai Dia YangMaha Lembut kedekatan-Nya, wahai Dia Yang Maha Mulia kelembutan-Nya, wahai Dia Yang Maha Mulia kemuliaan-Nya, wahai Dia Yang Maha Agung kemuliaan-Nya, wahai Dia Yang Maha Mulia keagungan-Nya, wahai Dia Yang Maha Terpuji kemuliaan-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:31
(36) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا كَافِى، يَا شَافِى، يَا وَافِى، يَا مُعَافِى، يَا هَادِى، يَا دَاعِى، يَا قَاضِى، يَا رَاضِى، يَا عَالِي، يَا بَاقِي.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Kâfî, yâ Syâfî, yaa Wâfî, yâ Mu'âfî, yâ Hâdî, yâ Dâ'î, yâ Qâdhî, yâ Râdhî, yaa 'Alî, yâ Bâqî.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Nya dengan asma-Mu wahai Yang Maha Mencukupi, wahai Yang Maha Menyembuhkan, wahai Yang Maha Menepati janji, wahai Yang Maha Memberi keselamatan, wahai Yang Maha Memberi petunjuk, wahai Yang Maha Memanggil, wahai Yang Maha Memenuhi kebutuhan, wahai Yang Maha Meridhai.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(37) يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ خَاضِعٌ لَهُ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ خَاشِعٌ لَهُ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ كَائِنٌ لَهُ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ مَوْجُودٌ بِهِ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ مُنِيبٌ اِلَيْهِ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ خَائِفٌ مِنْهُ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ قَائِمٌ بِهِ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ صَائِرٌ اِلَيْهِ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ، يَا مَنْ كُلُّ شَيْءٍ هَالِكٌ إلاَّ وَجْهَهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man kullu syai-in khâdhi'un lahu, yâ Man kullu syai-in khâsyi'un, yâ Man kullu syai-in kâ'inun lahu, yâ Man kullu syai-in mawjûdun bihi, yâ Man kullu syai-in munîbun ilayhi, yâ Man kullu syai-in khâifun minhu, yâ Man kullu syai-in qâ'imun bihi, yâ Man kullu syai-in shâ'irun ilayhi, yâ Man kullu syai-in yusabbihu bihamdihi, yâ Man kullu syai-in hâlikun illâ wajhah(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang kepada-Nya takluk segala sesuatu, wahai Yang kepada-Nya tunduk segala sesuatu, wahai Yang karena-Nya berada segala sesuatu, wahai Yang karena-Nya terwujud segala sesuatu, wahai Yang kepada-Nya kembali segala sesuau, wahai Yang kepada-Nya takut segala sesuatu, wahai Yang karena-Nya tegak sesuatu, wahai Yang kepada-Nya mejadi segala sesuatu, wahai Yang kepada-Nya bertasbih dan memuji segala sesuatu, wahai Yang kecuali wajah-Nya binasa segala sesuatu.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(38) يَا مَنْ لاَ مَفَرَّ إلاَّ اِلَيْهِ، يَا مَنْ لاَ مَفْزَعَ إلاَّ اِلَيْهِ، يَا مَنْ لاَ مَقْصَدَ إلاَّ اِلَيْهِ، يَا مَنْ لاَ مَنْجَا مِنْهُ إلاَّ اِلَيْهِ، يَا مَنْ لاَ يُرْغَبُ إلاَّ اِلَيْهِ، يَا مَنْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إلاَّ بِهِ، يَا مَنْ لاَ يُسْتَعَانُ إلاَّ بِهِ، يَا مَنْ لاَ يُتَوَكَّلُ إلاَّ عَلَيْهِ، يَا مَنْ لاَ يُرْجَى إلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يُعْبَدُ إلاَّ هُوَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lâ mafarra illâ ilayhi, yâ Man lâ mafza'a illâ ilayhi, yâ Man lâ maqshada illâ ilayhi, yâ Man lâ manjâ minhu illâ ilayhi, yâ Man lâ yurghabu illâ ilayhi, yâ Man lâ hawla walâ quwwata illâ bihi, yâ Man lâ yusta'ânu illâ bihi, yâ Man lâ yutawakkalu illâ 'alayhi, yâ Man lâ yurjâ illâ Huwa, yâ Man lâ yu'badu illâ Huwa.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Mahai Yang tiada tempat berlari kecuali kepada-Nya, wahai Yang tiada tempat yang dituju kecuali pada-Nya, wahai Yang tiada diselamatkan kecuali oleh-Nya, wahai Yang tiada dicintai kecuali Dia, wahai Yang tiada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya, wahai Yang tiada dimohon pertolongan kecuali Dia, wahai Yang tiada tempat berserah diri kecuali kepada-Nya, wahai Yang tiada diharapkan kecuali Dia, wahai Yang tiada disembah kecuali Dia.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(39) يَا خَيْرَ الْمَرْهُوبِينَ، يَا خَيْرَ الْمَرْغُوبِينَ، يَا خَيْرَ الْمَطْلُوبِينَ، يَا خَيْرَ الْمَسْؤُولِينَ، يَا خَيْرَ الْمَقْصُودِينَ، يَا خَيْرَ الْمَذْكُورِينَ، يَا خَيْرَ الْمَشْكُورِينَ، يَا خَيْرَ الَْمَحْبُوبِينَ، يَا خَيْرَ الْمَدْعُوِّينَ، يَا خَيْرَ الْمُسْتَأْنِسِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Khayral marhûbîna, yâ Khayral marghûbîna, yâ Khayral mathlûbîna, yâ Khayral mas'ûlîna, yâ Khayral maqshûdîna, yâ Khayral madzkûrîna, yâ Khayral masykârîna, yâ Khayral mahbûbîna, yâ Khayral mad'uuwwîna, yâ Khayral musta'nisîn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Paling Baik dari semua yang ditakutkan, wahai Yang Paling Baik dari semua yang dicintai, wahai Yang Paling Baik dari semua yang diharapkan, wahai Yang Paling Baik dari semua yang diingat, wahai Yang Paling Baik dari semua yang disyukuri, wahai Yang Paling Baik dari semua yang dicintai, wahai Yang Paling Baik dari semua yang dipanggil, wahai Yang Paling Baik dari semua penghibur.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(40) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا غَافِرُ، يَا سَاتِرُ، يَا قَادِرُ، يَا قَاهِرُ، يَا فَاطِرُ، يَا كَاسِرُ، يَا جَابِرُ، يَا ذَاكِرُ، يَا نَاظِرُ، يَا نَاصِرُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Ghâfiru, yâ Sâtiru, yâ Qâdiru, yâ Qâhiru, yâ Fâthiru, yâ Kâsiru, yâ Jâbiru, yâ Dzâkiru, yâ Nâdhiru, yâ Nâshiru.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Mengampuni, wahai Yang Maha Menutupi, wahai Yang Maha Kuasa, wahai Yang Maha Perkasa, wahai Yang Maha Pencipta, wahai Yang Maha Memisahkan, wahai Yang Maha Menghimpun kembali, wahai Yang Maha Menyebutkan, wahai Yang Maha Melihat, wahai Yang Maha Memberi pertolongan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:32
(41) يَا مَنْ خَلَقَ فَسَوَّى، يَا مَنْ قَدَّرَ فَهَدَى، يَا مَنْ يَكْشِفُ الْبَلْوَى، يَا مَنْ يَسْمَعُ النَّجْوَى، يَا مَنْ يُنْقِذُ الْغَرْقَى، يَا مَنْ يُنْجِي الْهَلْكَى، يَا مَنْ يَشْفِي الْمَرْضَى، يَا مَنْ اَضْحَكَ وَاَبْكَى، يَا مَنْ اَماتَ وَاَحْيَى، يَا مَنْ خَلَقَ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَاْلأُنْثَى.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ man khalaqa fasawwa, yâ man qaddara fahadâ, yâ man yaksyiful balwâ, yâ man yasma'un najwâ, yâ man yunqidul gharqâ, yâ man yunjiyal halkâ, yâ man yasyfiyal mardhâ, yâ man adhhaka wa abkâ, yâ man amâta wa 'ahyâ, yâ man khalaqaz zawjainidz dzakara wal untsâ.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Menciptakan lalu Menyempurnakan, wahai Yang Mentakdirkan lalu memberi petunjuk, wahai Yang Menghilangkan bala’, wahai Yang Mendengar semua rintihan, wahai Yang Menyelamatkan yang tenggelam, wahai Yang Menyelamatkan yang binasa, wahai Yang Menyembuhkan yang sakit, wahai Yang Mentertawakan dan Menangiskan, wahai Yang Mematikan dan Menghidupkan, wahai Yang Membuat pasangan laki-laki dan perempuan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(42) يَا مَنْ فيِ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ سَبِيلُهُ، يَا مَنْ فِي اْلاَفَاقِ اَيَاتُهُ، يَا مَنْ فِى اْلاَيَاتِ بُرْهَانُهُ، يَا مَنْ فِي الْمَمَاتِ قُدْرَتُهُ، يَا مَنْ فِي الْقُبُورِ عِبْرَتُهُ، يَا مَنْ فِي الْقِيَامَةِ مُلْكُهُ، يَا مَنْ فِي الْحِسَابِ هَيْبَتُهُ، يَا مَنْ فِي الْمِيزَانِ قَضَاؤُهُ، يَا مَنْ فِي الْجَنَّةِ ثَوَابُهُ، يَا مَنْ فِي النَّارِ عِقَابُهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ man fil barri wal bahri sabîluhu, yâ man fil âfâqi âyâtuhu, yâ man fil âyâti burhânuhu, yâ man fil mamâti qudratuhu, yâ man fil qubûri 'ibratuhu, yâ man fil qiyâmati mulkuhu, yâ man fil hisâbi haybatuhu, yâ man fil mîzâni qadhâuhu, yâ man fil jannati tsawâbuhu, yâ man fin nâri 'iqâbuh(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang jalan-Nya di lautan dan daratan, wahai Yang tanda-tanda kekuasaan-Nya ada di semua ufuk, wahai Yang pada tanda-tanda kekuasaan-Nya terdapat burhan (dalil-dalil), wahai Yang kekuasaan-Nya terdapat pada kematian, wahai Yang pelajaran-Nya terdapat di alam kubur, wahai Yang kekuasaan-Nya terdapat pada hari kiamat, wahai Yang ketakutan pada-Nya terdapat dalam hisab amal, wahai Yang ketetapan-Nya terdapat dalam mizan amal, wahai Yang pahala-Nya terdapat dalam surga, wahai Yang siksa-Nya terdapat dalam neraka.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(43) يَا مَنْ اِلَيْهِ يَهْرَبُ الْخَائِفُونَ، يَا مَنْ اِلَيْهِ يَفْزَعُ الْمُذْنِبُونَ، يَا مَنْ اِلَيْهِ يَقْصِدُ الْمُنِيبُونَ، يَا مَنْ اِلَيْهِ يَرْغَبُ الزَّاهِدُونَ، يَا مَنْ اِلَيْهِ يَلْجَأُ الْمُتَحَيِّرُونَ، يَا مَنْ بِهِ يَسْتَأْنِسُ الْمُرِيدُونَ، يَا مَنْ بِه يَفْتَخِرُ الُْمحِبُّونَ، يَا مَنْ فى عَفْوِهِ يَطْمَعُ الْخَاطِئُونَ، يَا مَنْ اِلَيْهِ يَسْكُنُ الْمُوقِنُونَ، يَا مَنْ عَلَيْهِ يَتَوَكَّلُ الْمُتَوَكِّلُوْنَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ man ilayhi yahrabul khâ'ifuuna, yâ man ilayhi yafza'ul mudznibûna, yâ man ilayhi yaqshidul munîbûna, yâ man ilayhi yarghabuz zâhidûna, yâ man ilayhi yalja'ul mutahayyirûna, yâ man bihi yasta'nisul murîdûna, yâ man bihi yaftakhirul muhibbûna, yâ man fî 'afwihi yathma'ul khâthi'ûna, yâ man ilayhi yaskunul mûqinûna, yâ man alayhi yatawakkalul mutawakkilûn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang kepada-Nya berlari orang-orang yang ketakutan, wahai Yang kepada-Nya berlindung orang-orang yang berdosa, wahai Yang kepada-Nya menuju orang-orang yang ingin kembali, wahai Yang kepada-Nya bercinta orang-orang yang zuhud, wahai Yang kepada-Nya berlindung orang-orang yang kebingungan, wahai Yang kepada-Nya
menari penghibur orang-orang yang berkeinginan, wahai Yang dengan-Nya berbangga orang-orang yang mencintai, wahai Yang pada maaf-Nya berkeingian orang-orang yang bersalah, wahai Yang kepada-Nya bersemayam orang-orang yang yakin, wahai Yang kepada-Nya berserah diri orang-orang yang bertawakkal.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(44) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا حَبِيبُ، يَا طَبِيبُ، يَا قَرِيبُ، يَا رَقِيبُ، يَا حَسِيبُ، يَا مُهِيبُ، يَا مُثِيبُ، يَا مُجِيبُ، يَا خَبِيرُ، يَا بَصِيرُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Habîbu, yâ Thabîbu, yâ Qarîbu, yâ Raqîbu, yâ Hasîbu, yâ Muhîbu, yâ Mutsîbu, yâ Mujîbu, yâ Khabîru, yâ Bashîr(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Dicintai, wahai Yang Maha Mengobati, wahai Yang Maha Dekat, wahai Yang Maha Mengawasi, wahai Yang Maha Memberi pahala, wahai Yang Maha Mengijabah doa, wahai Yang Maha Mengetahui, wahai Yang Maha Melihat.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(45) يَا اَقَرَبَ مِنْ كُلِّ قَرِيبٍ، يَا اَحَبَّ مِنْ كُلِّ حَبِيبٍ، يَا اَبْصَرَ مِنْ كُلِّ بَصِيرٍ، يَا اَخْبَرَ مِنْ كُلِّ خَبِيرٍ، يَا اَشْرَفَ مِنْ كُلِّ شَرِيفٍ، يَا اَرْفَعَ مِنْ كُلِّ رَفِيعٍ، يَا اَقْوَى مِنْ كُلِّ قَوِيٍّ، يَا اَغْنَى مِنْ كُلِّ غَنِيٍّ، يَا اَجْوَدَ مِنْ كُلِّ جَوَادٍ، يَا اَرْاَفَ مِنْ كُلِّ رَؤُوْفٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Aqraba min kulli qarîbin, yâ Ahabba min kulli habîbin, yâ Abshara min kulli bashîrin, yâ Akhbara min kulli khabîrin, yâ Asyrafa min kulli syarîfin, yâ Arfa'a min kulli rafî'in, yâ Aqwâ min kulli qawîyin, yâ Aghnâ min kulli ghanîyyin, yâ Ajwada min kulli jawâdin, yâ Ar-afa min kulli raûfin.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Paling Dekat dari semua yang dekat, wahai Yang Paling dicintai yang semua yang dicintai, wahai Yang Paling Melihat dari semua yang melihat, wahai Yang Paling Mengetahui dari semua yang mengetahui, wahai Yang Paling Mulia dari semua yang mulia, wahai Yang Paling Tinggi dari semua yang tinggi, wahai Yang Paling Kuat dari semua yang kuat, wahai Yang Paling Kaya dari semua yang kaya, wahai Yang Paling Dermawan dari semua yang dermawan, wahai Yang Paling Penyantun dari semua penyantun.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(46) يَا غَالِباً غَيْرَ مَغْلُوبٍ، يَا صَانِعاً غَيْرَ مَصْنُوعٍ، يَا خَالِقاً غَيْرَ مَخْلُوقٍ، يَا مَالِكاً غَيْرَ مَمْلُوكٍ، يَا قَاهِراً غَيْرَ مَقْهُورٍ، يَا رَافِعاً غَيْرَ مَرْفُوعٍ، يَا حَافِظاً غَيْرَ مَحْفُوظٍ، يَا نَاصِراً غَيْرَ مَنْصُورٍ، يَا شَاهِداً غَيْرَ غَائِبٍ، يَا قَرِيباً غَيْرَ بَعِيدٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Ghâliban ghayra maghlûbin, yâ Shâni'an ghayra mashnû'in, yâ Khâliqan ghayra makhlûqin, yâ Mâlikan ghayra mamlûkin, yâ Qâhiran ghayra maqhûrin, yâ Râfi'an ghayra marfû'in, yâ Hâfidhan ghayra mahfûzhin, yâ Nâshiran ghayra manshûrin, yâ Syâhidan ghayra ghâibin, yâ Qarîban ghayra ba'îd(in).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Mengalahkan tanpa pernah dikalahan, wahai Yang Menjadikan tanpa pernah dijadikan, wahai Yang Menciptakan tanpa perna diciptakan, wahai Yang Memiliki tanpa pernah dimiliki, wahai Yang Maha Perkasa tanpa pernah ditundukkan, wahai Yang Memuliakan tanpa pernah butuh dimuliakan, wahai Yang Menjaga tanpa pernah dijaga, wahai Yang Memberi pertolongan tanpa pernah diberi pertolongan, wahai Yang Menyaksikan tanpa disyaksikan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:33
(47) يَا نُورَ النُّورِ، يَا مُنَوِّرَ النُّورِ، يَا خَالِقَ النُّورِ، يَا مُدَبِّرَ النُّورِ، يَا مُقَدِّرَ النُّورِ، يَا نُورَ كُلِّ نُورٍ، يَا نُوراً قَبْلَ كُلِّ نُورٍ، يَا نُوراً بَعْدَ كُلِّ نُورٍ، يَا نُوراً فَوْقَ كُلِّ نُورٍ، يَا نُوراً لَيْسَ كَمِثْلِهِ نُورٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Nûran nûr(i), yâ Munawwiran nûr(i), yâ Kholiqan nûr(i), yâ Mudabbiran nûr(i), yâ Muqaddiran nûr(i), yâ Nûra kulli nûr(in), yâ Nûran qabla kulli nûr(in), yâ Nûron ba'da kulli nûr(in), yâ Nûran fawqa kulli nûr(in), yâ Nûran laysa kamitslihi nûr(un).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Cahaya dari semua cahaya, wahai Yang Mencahayai cahaya, wahai Yang Menciptakan cahaya, wahai Yang Mengatur cahaya, wahai Yang Menentukan kadar cahaya, wahai Yang Cahaya dari semua cahaya, wahai Yang Cahaya sebelum ada semua cahaya, wahai Yang Cahaya sesudah ada semua cahaya, wahai Yang di atas semua cahaya, wahai Yang Cahaya yang diserupai oleh semua cahaya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(48) يَا مَنْ عَطَاؤُهُ شَرِيفٌ، يَا مَنْ فِعْلُهُ لَطِيفٌ، يَا مَنْ لُطْفُهُ مُقِيمٌ، يَا مَنْ اِحْسَانُهُ قَدِيمٌ، يَا مَنْ قَوْلُهُ حَقٌّ، يَا مَنْ وَعْدُهُ صِدْقٌ، يَا مَنْ عَفْوُهُ فَضْلٌ، يَا مَنْ عَذَابُهُ عَدْلٌ، يَا مَنْ ذِكْرُهُ حُلْوٌ، يَا مَنْ فَضْلُهُ عَمِيمٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man 'athâ'uhu syarîf, yâ Man fi'luhu lathîf, yâ Man luthfuhu muqîm, yâ Man ihsânuhu qadîm, yâ Man qawluhu haqq, yâ Man wa'duhu shidq, yâ Man 'afwuhu fadhl, yâ Man 'adzâbuhu 'adl, yâ Man dzikruhu hulwun, yâ Man fadhluhu 'amîm(un).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Maha Mulia pemberian-Nya, wahai Yang Lembut perbuatan-Nya, wahai Yang Abadi kelembutan-Nya, wahai Yang Terdahulu kebaikan-Nya, wahai Yang Benar semua firman-Nya, wahai Yang Benar semua janji-Nya, wahai Yang maaf-Nya karunia, wahai Yang siksa-Nya keadilan, wahai Yang zikir-Nya terasa manis, wahai Yang Maha Luas karunia-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(49) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا مُسَهِّلُ، يَا مُفَضِّلُ، يَا مُبَدِّلُ، يَا مُذَلِّلُ، يَا مُنَزِّلُ، يَا مُنَوِّلُ، يَا مُفْضِلُ، يَا مُجْزِلُ، يَا مُمْهِلُ، يَا مُجْمِلُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Musahhilu, yâ Mufadhdhilu, yâ Mubaddil, yâ Mudzallilu, yâ Munazzilu, yâ Munawwilu, yâ Mufdhilu, yâ Mujzilu, yâ Muhmilu, yâ Mujmil(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Memberi kemudahan, wahai Yang Memberi karunia, wahai Yang Menggantikan, wahai Yang Menghinakan, wahai Yang Menurunan, wahai Yang Memberi kebaikan, wahai Yang Memberi karunia, wahai Yang Melimpahkan karunia, wahai Yang Membiarkan, wahai Yang Yang Mengindahkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(50) يَا مَنْ يَرَى وَلاَ يُرَى، يَا مَنْ يَخْلُقُ وَلاَ يُخْلَقُ، يَا مَنْ يَهْدَى وَلاَ يُهْدَى، يَا مَنْ يُحْيَي وَلاَ يُحْيَا، يَا مَنْ يَسْأَلُ وَلاَ يُسْأَلُ، يَا مَنْ يُطْعِمُ وَلاَ يُطْعَمُ، يَا مَنْ يُجِيرُ وَلاَ يُجَارُ عَلَيْهِ، يَا مَنْ يَقْضَى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْهِ، يَا مَنْ يَحْكُمُ وَلاَ يُحْكَمُ عَلَيْهِ، يَا مَنْ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُواً اَحَدٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man yarâ walâ yurâ, yâ Man yakhluqu walâ yukhlaqu, yâ Man yahdî walâ yuhdâ, yâ Man yuhyii walâ yuhyâ, yâ Man man yas'alu walâ yus'alu, yâ Man yuth'imu walâ yuth'amu, yâ Man yujîru walâ yujâru ' alayhi, yâ Man yaqdhî walâ yuqdhâ 'alayhi, yâ Man yahkumu walâ yuhkamu 'alayhi, yâ Man lam yalid walam yûlad walam yakun lahû kufuwan ahad.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Melihat dan tidak dilihat, wahai Yang Menciptakan dan tidak diciptakan, wahai Yang Menunjuki dan tidak ditunjuki, wahai Yang Menghidupkan dan tidak dihidupkan, wahai Yang Menanyakan dan tidak ditanyakan, wahai Yang Memberi makan dan tidak diberi makan, wahai Yang Melindungi dan tidak dilindungi, wahai Yang Menetapkan dan tidak ditetapkan, wahai Yang Menghakimi dan tidak dihakimi, wahai Yang Tidak Melahirkan dan tidak dilahirkan serta tak ada satupun sekutu bagi-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(51) يَا نِعْمَ الْحَسِيبُ، يَا نِعْمَ الطَّبِيبُ، يَا نِعْمَ الرَّقِيبُ، يَا نِعْمَ الْقَرِيبُ، يَا نِعْمَ الْمُجِيبُ، يَا نِعْمَ الْحَبِيبُ، يَا نِعْمَ الْكَفِيلُ، يَا نِعْمَ الَوْكِيلُ، يَا نِعْمَ الْمَوْلى، يَا نِعْمَ النَّصِيرُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.

Yâ Ni'mal hasîbu, yâ Ni'math thabîbu, yâ Ni'mar Raqîbu, yâ Ni'mal qarîbu, yâ Ni'mal mujîbu, yâ Ni'mal habîbu, yâ Ni'mal kafîlu, yâ Ni'mal wakîlu, yâ Ni'mal mawlâ, yâ Ni'man nasîr(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Terbaik perhitungan-Nya, wahai Yang Terbaik pengobatan-Nya, wahai Yang Terbaik pengawasan-Nya, wahai Yang Terbaik kedekatan-Nya, wahai Yang Terbaik jawaban-Nya, wahai Yang Terbaik kekasih-Nya, wahai Yang Terbaik jaminan-Nya, wahai Yang Terbaik perwakilan-Nya, wahai Yang Terbaik kepemimpinan-Nya, wahai Yang Terbaik pertolongan-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:35
(52) يَا سُرُورَ الْعَارِفِينَ، يَا مُنَى الُْمحِبِّينَ، يَا اَنِيسَ الْمُرِيدِينَ، يَا حَبِيبَ التَّوَّابِينَ، يَا رَازِقَ الْمُقِلِّينَ، يَا رَجَاءَ الْمُذْنِبِينَ، يَا قُرَّةَ عَيْنِ الْعَابِدِينَ، يَا مُنَفِّسُ عَنِ الْمَكْرُوبِينَ، يَا مُفَرِّجُ عَنِ الْمَغْمُومِينَ، يَا اِلَهَ اْلاَوَّلِينَ وَاْلآخِرِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Surûral 'ârifîna, yâ Munal muhibbîna, yâ Anîsal murîdîna, yâ Habîbat tawwaabîna, yâ Râziqal muqillîna, yâ Rajâ'al mudznibîna, yâ Qurrata 'ainil 'âbidîna, yâ Munaffisa 'anil makrûbîna, yâ Mufarrija 'anil maghmûmîna, yâ Ilâhal awwalîna wal âkhirîn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Kebahagiaan para `arifin, wahai Dambaan para pencinta, wahai Penghibur orang-orang yang berkeinginan, wahai Kekasih orang-orang yang bertaubat, wahai Pemberi rizki orang-orang yang berkekurangan, wahai Harapan para pedosa, wahai Penyejuk hati orang-orang yang beribadah, wahai Yang Membahagiakan orang-orang yang sengsara, wahai Yang Menyenangkan orang-orang yang menderita, wahai Tuhan orang-orang yang terdahulu dan yang terakhir.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(53) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا رَبَّنَا يَا اِلَهَنَا، يَا سَيِّدَنَا يَا مَوْلاَنَا، يَا نَاصِرَنَا يَا حَافِظَنَا، يَا دَلِيلَنَا يَا مُعِينَنَا، يَا حَبِيبَنَا يَا طَبِيبَنَا.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Rabbanâ, yâ Ilâhanâ, yâ Sayyidanâ, yâ Mawlânâ, yâ Nâshiranâ, yâ Hâfizhanâ, yâ Dalîlanâ, yâ Mu'înanâ, yâ Habîbanâ, yâ Thabîbanâ.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu ya Rabbana, duai Tuhan Kami, wahai Penghulu kami, wahai Junjungan kami, wahai Penolong kami, wahai Penjaga kami, wahai Penunjuk jalan kami, wahai Penolong kami, wahai Kekasih kami, wahai Penyembuh kami.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(54) يَا رَبَّ النَّبيِّينَ وَاْلاَبْرَارِ، يَا رَبَّ الصِّدِّيقِينَ وَالاَخْيَارِ، يَا رَبَّ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ، يَا رَبَّ الصِّغَارِ وَالْكِبَارِ، يَا رَبَّ الْحُبُوبِ وَالِّثمَارِ، يَا رَبَّ اْلاَنْهَارِ وَاْلاَشْجَارِ، يَا رَبَّ الصَّحَارى وَالْقِفَارِ، يَا رَبَّ الْبَرَارِي وَالْبِحَارِ، يَا رَبَّ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، يَا رَبَّ اْلاعْلاَنِ وَاْلاَسْرَارِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Rabban nabiyyiina wal abrâri, yâ Rabbash shiddiqîna wal akhyâri, yâ Rabbal jannati wan-nâri, yâ Rabbash shighâri wal kibâri, yâ Rabbal hubûbi wats tsimâri, yâ Rabbal anhâri wal asyjâri, yâ Rabbash shahârî wal qifâri, yâ Rabbal Barâri wal bihâri, yâ Rabbal layli wan nahâri, yâ Rabbal i'lâni wal asrâr(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Tuhan para nabi dan orang-orang yang baik, wahai Tuhan orang-orang yang benar dan orang-orang pilihan, wahai Tuhan Pengatur surga dan neraka, wahai Tuhan orang-orang kecil dan orang-orang besar, wahai Tuhan Pengatur biji-bijian dan buah-buahan, wahai Tuhan Pengatur sungai-sungai dan pepohonan, wahai Tuhan Pengatur padang pasir dan gurun, wahai Tuhan Pengatur daratan dan lautan, wahai Tuhan Pengatur siang dan malam, wahai Tuhan Pengatur semua yang nampak dan yang tersembunyi.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(55) يَا مَنْ نَفَذَ في كُلِّ شَيْء اَمْرُهُ، يَا مَنْ لَحِقَ بِكُلِّ شَيْء عِلْمُهُ، يَا مَنْ بَلَغَتْ اِلى كُلِّ شَيْء قُدْرَتُهُ، يَا مَنْ لاَ تُحْصِى الْعِبَادُ نِعَمَهُ، يَا مَنْ لاَ تَبْلُغُ الْخَلائِقُ شُكْرَهُ، يَا مَنْ لاَ تُدْرِكُ اْلاَفْهَامُ جَلالَهُ، يَا مَنْ لاَ تَنَالُ اْلاَوْهامُ كُنْهَهُ، يَا مَنِ الْعَظَمَةُ وَالْكِبْرِيَاءُ رِدَاؤُهُ، يَا مَنْ لاَ تَرُدُّ الْعِبَادُ قَضَاءَهُ، يَا مَنْ لاَ مُلْكَ إلاَ مُلْكُهُ، يَا مَنْ لاَ عَطَاءَ إلاّ عَطَاؤُهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man nafadza fî kulli syai-in amruhu, yâ Man lahiqa bikulli syai-in ilmhu, yâ Man balaghat ilâ kulli syai-in qudratuhu, yâ Man lâ tuhshal 'ibâdu ni'amahu, yâ Man lâ tablughul khalâ'iqu syukrahu, yâ Man lâ tudrikul afhâmu jalâlahu, yâ Man lâ tanâlul awhâmu kunhahu, yâ Manil 'adhamatu wal kibriyâu ridâuhu, yâ Man lâ taruddul 'ibâdu qadhâahu, yâ Man lâ mulka illâ mulkuhu, yâ Man lâ 'athâa illâ 'athâuhu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang perkaraNya mengenai segala sesuatu, wahai Yang ilmu-Nya meliputi segala sesuau, wahai Yang kekuasaan-Nya mencapai segala sesuatu, wahai Yang nikmat-Nya tak terhitung oleh seluruh hamba-Nya, wahai Yang syukur-Nya tak tercapai oleh seluruh makhluk-Nya, wahai Yang keagungan-Nya tak terjangkau oleh pemahaman pikiran, wahai Yang hakikat-Nya tak tercapai oleh gambaran pikiran, wahai Yang selendang-Nya adalah keagungan dan kebesaran, wahai Yang ketetapan-Nya tak tertolakkan oleh semua hamba-Nya, wahai Yang tak ada kekuasaan kecuali kekuasaan-Nya, wahai Yang tak ada pemberian kecuali pemberian-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(56) يَا مَنْ لَهُ الْمَثَلُ اْلاَعْلَى، يَا مَنْ لَهُ الصِّفَاتُ الْعُلْيَا، يَا مَنْ لَهُ اْلاَخِرَةُ وَاْلاَولَى، يَا مَنْ لَهُ الْجَنَّةُ الْمَاْوَى، يَا مَنْ لَهُ اْلاَيَاتُ الْكُبْرَى، يَا مَنْ لَهُ اْلاَسْمَاءُ الْحُسْنَى، يَا مَنْ لَهُ الْحُكْمُ وَالْقَضَاءُ، يَا مَنْ لَهُ الْهَوَاءُ وَالْفَضَاءُ، يَا مَنْ لَهُ الْعَرْشُ وَالثَّرَى، يَا مَنْ لَهُ السَّمَاوَاتُ الْعُلَى.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lahul matsalul a'lâ, yâ Man lahush shifâtul 'ulyâ, yâ Man lahul âkhiratu wal ûlâ, yâ Man lahul jannatul ma'wâ, yâ Man lahul âyâtul kubrâ, yâ Man lahul asmâul husnâ, yâ Man lahul hukmu wal qadhâ', yâ Man lahul hawâ'u wal fâdhâ', yâ Man lahul 'arsyu wats tsarâ, yâ Man lahus samâwâtul 'ulâ.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang perumpamaan-Nya paling tinggi, wahai Yang Memiliki sifat-sifat yang agung, wahai Yang Memiliki dunia dan akhirat, wahai Yang Memiliki surga yang mulia, wahai Yang Memiliki ayat-ayat yang agung, wahai Yang asmaul husna, wahai Yang hokum dan ketetapan, wahai Yang arasy dan tanah, wahai Yang Memiliki langit yang tinggi.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(57) اَللَّهُمَّ اِنّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا عَفُوُّ يَا غَفُورُ، يَا صَبُورُ يَا شَكُورُ، يَا رَؤُوفُ يَا عَطُوفُ، يَا مَسْؤُولُ يَا وَدُودُ، يَا سُبُّوحُ يَا قُدُّوسُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ 'Afuwwu, yâ ahabûru, yâ Syakûru, yâ Ra'ûfu, yâ 'Athûfu, yâ Mas-ûlu, yâ Wadûdu, yâ Subbûhu, yâ Quddûsu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Pemaaf, wahai Yang Maha Pengampun, wahai Yang Maha Sabar, wahai Yang Maha Bersyukur, wahai Yang Maha Penyantun, wahai Yang Maha Penyayang, wahai Yang Maha Pengasih, wahai Yang Maha Mencintai.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.


>
militiaman
May 26, 2009, 06:36
(58) يَا مَنْ فِي السَّمَاءِ عَظَمَتُهُ، يَا مَنْ فِي اْلاَرْضِ آيَاتُهُ، يَا مَنْ في كُلِّ شَيْء دَلاَئِلُهُ، يَا مَنْ فِي الْبِحَارِ عَجَائِبُهُ، يَا مَنْ فِي الْجِبَالِ خَزَائِنُهُ، يَا مَنْ يَبْدَأُ الْخَلْقَ ثُمَّ يُعيدُهُ، يَا مَنْ اِلَيْهِ يَرْجِـعُ اْلاَمْرُ كُلُّهُ، يَا مَنْ اَظْهَرَ فى كُلِّ شَيْء لُطْفَهُ، يَا مَنْ اَحْسَنَ كُلَّ شَيْء خَلْقَهُ، يَا مَنْ تَصَرَّفَ فِي الْخَلاَئِقِ قُدْرَتُهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man fis samâ'i 'azhamatuhu, yâ Man fil ardhi âyâtuhu, yâ Man fi kulli syai-in dalâiluhu, yâ Man fil bihâri ajâ'ibuhu, yâ Man fil jibâli khazâ'inuhu, yâ Man yabda'ul khalqa tsumma yu'î duhu, yâ Man ilayhi yarji'ul amru kulluhu, yâ Man azhara fî kulli syai'in lutfahu, yâ Man ahsana kulla syai-in khalqahu, yâ Man tasharrafa fil khalâiqi qudratuhu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang keagungan-Nya ada di langit, wahai Yang ayat-ayat-Nya ada di bumi, wahai Yang dalil-dalil-Nya terdapat pada setiap sesuatu, wahai Yang keajaiban-Nya terdapat di lautan, wahai Yang khazanah-Nya ada di gunung-gunung, wahai Yang Memulai penciptaan lal mengembalikannya, wahai Yang kepada-Nya kembali segala sesuatu, wahai Yang Menampakkan kelembutan-Nya pada setiap sesuatu, wahai Yang Mengindahkan keterciptaan segala sesuatu, wahai Yang kekuasaan-Nya melipui semua makhluk-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(59) يَا حَبِيبَ مَنْ لاَ حَبِيبَ لَهُ، يَا طَبِيبَ مَنْ لاَ طَبِيبَ لَهُ، يَا مُجِيبَ مَنْ لاَ مُجِيبَ لَهُ، يَا شَفِيقَ مَنْ لاَ شَفِيقَ لَهُ، يَا رَفِيقَ مَنْ لاَ رَفِيقَ لَهُ، يَا مُغِيثَ مَن لاَ مُغِيثَ لَهُ، يَا دَلِيلَ مَنْ لاَ دَلِيلَ لَهُ، يَا اَنِيسَ مَنْ لاَ اَنِيسَ لَهُ، يَا راحِمَ مَنْ لاَ راحِمَ لَهُ، يَا صاحِبَ مَنْ لاَ صاحِبَ لَهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Habîba Man lâ habîba lahu, yâ Thabîba Man lâ thabîba lahu, yâ Mujîba Man lâ mujîba lahu, yâ Syafîqa Man lâ syafîqa lahu, yâ Rafîqa Man lâ rifîqa lahu, yâ Mughîtsa Man lâ mughîtsa lahu, yâ Dalîla Man lâ dalîla lahu, yâ Anîsa Man lâ anîsa lahu, yâ Râhima Man lâ râhima lahu, yâ Shahiba Man lâ shâhiba lahu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Kekasi bagi yang tak memiliki kekasih, wahai Penyembuh bagi yang tak memiliki penyembuh, wahai Yang Menjawab bagi yang tak ada yang menjawab panggilannya, wahai Pengasih bagi yang tak memiliki pengasih, wahai Penyayang bagi yang tak memiliki penyayang, wahai Pelindung bagi yang tak memiliki pelindung, wahai Penghibur bagi yang tak memiliki penghibur, wahai Pengasih bagi yang tak memiliki pengasih, wahai Sahabat bagi yang memiliki sdahabat.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(60) يَا كَافِيَ مَنِ اسْتَكْفَاهُ، يَا هَادِيَ مَنِ اسْتَهْدَاهُ، يَا كَالِىءَ مَنِ اسْتَكْلاهُ، يَا رَاعِيَ مَنِ اسْتَرْعَاهُ، يَا شَافِيَ مَنِ اسْتَشْفَاهُ، يَا قَاضِيَ مَنِ اسْتَقْضَاهُ، يَا مُغْنِيَ مَنِ اسْتَغْنَاهُ، يَا مُوفِيَ مَنِ اسْتَوْفَاهُ، يَا مُقَوِّيَ مَنِ اسْتَقْوَاهُ، يَا وَلِيَّ مَنِ اسْتَوْلاَهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Kâfiya manis takfâhu, yâ Hâdiya manis tahdâhu, yâ Kâli'a manis taklâhu, yâ Râ'iya manis tar'âhu, yâ Syâfiya manis tasyfâhu, yâ Qâdiya manis taqdhâhu, yâ Mughniya manis taghnâhu, yâ Mûfiya manis taufâhu, yâ Muqawwiya manis taqwâhu, yâ Waliya manis tawlâhu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Mencukupi orang yang mengharap kecukupan, wahai Pembimbing orang yang mengharap bimbingan, wahai Pelindung orang yang mengharap perlindungan, wahai Pemelihara orang yang mengharap penjagaan, wahai Penyembuh orang yang mengharap kesembuhan, wahai Yang Memperkenankan orang yang memohon hajat, wahai Yang Memberi kekayaan pada orang yang mengharap kekayaan, wahai Yang Memenuhi janji orang yang dipenuhi janjinya, wahai Yang Memberi kekuatan orang mengharap kekuatan, wahai Kekasih orang yang mengharap kekasih.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(61) اَللَّهُمَّ اِنّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا خَالِقُ، يَا رَازِقُ، يَا نَاطِقُ، يَا صَادِقُ، يَا فَالِقُ، يَا فَارِقُ، يَا فَاتِقُ، يَا رَاتِقُ، يَا سَابِقُ، يَا سَامِقُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Khâliqu, yâ Râziqu, yâ Shâdiqu, yâ Fâliqu, yâ Fâriqu, yâ Fâtiqu, yâ Râtiqu, yâ Sâbiqu, yâ Sâmiqu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Pencipta, wahai Yang Maha Berbicara, wahai Yang Maha Benar, wahai Yang Maha Menciptakan biji-bijian, wahai Yang Memuwujudkan alam semesta, wahai Yang Maha Terdahulu, wahai Yang Maha Tinggi.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(62) يَا مَنْ يُقَلِّبُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ، يَا مَنْ جَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَاْلاَنْوَارَ، يَا مَنْ خَلَقَ الظِّلَّ وَالْحَرُورَ، يَا مَنْ سَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ، يَا مَنْ قَدَّرَ الْخَيْرَ وَالشَّرَّ، يَا مَنْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ، يَا مَنْ لَهُ الْخَلْقُ وَاْلاَمْرُ، يَا مَنْ لَمْ يَتَّخِذْ صَاحِبَةً وَلاَ وَلَداً، يَا مَنْ لَيْسَ لَهُ شَريكٌ فِى الْمُلْكِ، يَا مَنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man yuqallibul layla wan nahâra, yâ Man ja'alazh zhulumâti wal anwâra, yâ Man khalaqazh zhilla wal harûr, yâ Man sakhkharasy syamsa wal qamara, yâ Man qaddaral khayra wasy syarra,yâ Man khalaqal mawta wal hayâta, yâ Man lahul khalqu wal amru, yâ Man lam yattahidz shâhibatan walâ walada, yâ Man laysa lahu syarîkun fil mulki, yâ Man lam yakun lahu waliyyun minadh dzulli.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Merubah siang dan malam, wahai Yang Menjadikan gelap dan cahaya, wahai Yang Menciptakan naungan dan panas, wahai Yang Mengedarkan matahari dan bulan, wahai Yang Menentukan keburukan dan kebaikan, wahai Yang Menciptakan kematian dan kehidupan, wahai Yang Memiliki makhluk materi dan nonmateri, wahai Yang tak memiliki sahabat dan anak, wahai Yang Tidak ada sekutu dalam kekuasaan-Nya, wahai Yang Tidak Membutuhkan penolong untuk menghinakan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:36
(63) يَا مَنْ يَعْلَمُ مُرَادَ الْمُرِيدِينَ، يَا مَنْ يَعْلَمُ ضَمِيرَ الصَّامِتِينَ، يَا مَنْ يَسْمَعُ اَنِينَ الْوَاهِنِينَ، يَا مَنْ يَرَى بُكَاءَ الْخَائِفِينَ، يَا مَنْ يَمْلِكُ حَوَائِجَ السَّائِلِينَ، يَا مَنْ يَقْبَلُ عُذْرَ التَّائِبِينَ، يَا مَنْ لاَ يُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِينَ، يَا مَنْ لاَ يُضيعُ اَجْرَ الْمُحْسِنِينَ، يَا مَنْ لاَ يَبْعُدُ عَنْ قُلُوبِ الْعَارِفِينَ، يَا اَجْوَدَ اْلاَجْوَدِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man ya'lamu murâdal murîdîna, yâ Man ya'lamu dhamîrash shâmitîna, yâ Man yasma'u anînal wâhinîna, yâ Man yarâ bukâ'al khâifîna, yâ Man yamliku hawâijas sâ'ilîna, yâ Man yaqbalu 'udzrat tâibîna, yâ Man lâ yuslihu 'amalal mufsidîna, yâ Man lâ yudhî'u ajral muhsinîna, yâ Man lâ yab'udu 'an qulûbil 'ârifîna, yâ Ajwadal ajwadîn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Maha Mengetahui keinginan orang-orang yang berkeinginan, wahai Yang Maha Mengetahui hati orang-orang yang diam, wahai Yang Maha Mendengar jeritan orang-orang yang lemah, wahai Yang Maha Melihat tangisan orang-orang yang ketakutan, wahai Yang Maha Memiliki hajat orang-orang yang berharap, wahai Yang Menerima alasan orang-orang yang bertaubat, wahai Yang Memperbaiki amal orang-orang yang berbuat kerusakan, wahai Yang tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan, wahai Yang Tidak Jauh dari hati kaum ‘arifin, wahai Yang Maha Dermawan dari semua yang dermawan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.
(64) يَا دَائِمَ الْبَقَاءِ، يَا سَامِعَ الدُّعَاءِ، يَا وَاسِعَ الْعَطَاءِ، يَا غَافِرَ الْخَطَاءِ، يَا بَدِيعَ السَّمَاءِ، يَا حَسَنَ الْبَلاءِ، يَا جَمِيلَ الثَّنَاءِ، يَا قَدِيمَ السَّنَاءِ، يَا كَثِيرَ الْوَفَاءِ، يَا شَرِيفَ الْجَزَاءِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Dâ'imal baqâ'i, yâ Sâmi'ad du'â'i, yâ Wâsi'al 'athâ'i, yâ Ghâfiral khatâ'i, yâ Badî'as samâ'i, yâ Hasanal bala'i, yâ Jamîlats tsanâ'i, yâ Qadîmas sanâ'i, yâ Katsîral wafâ'i, yâ Syarîfal jazâ'i.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Kekal keabadian-Nya, wahai Yang Maha Mendengar doa, wahai Yang Maha Luas pemberian-Nya, wahai Yang Maha Mengampuni kesalahan, wahai Yang Menciptakan langit, wahai Yang Maha Baik pujian-Nya, wahai Yang Maha Indah kesetiaan-Nya, wahai Yang Maha Mulia pembalasan-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(65) اَللَّهُمَّ اِنّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا سَتَّارُ، يَا غَفَّارُ، يَا قَهَّارُ، يَا جَبَّارُ، يَا صَبَّارُ، يَا بَارُّ، يَا مُخْتَارُ، يَا فَتَّاحُ، يَا نَفَّاحُ، يَا مُرْتَاحُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Sattâru, yâ Ghaffâru, yâ Qahhâru, ya Jabbâru, yâ Sabbâru, yâ Bârru, yâ Mukhtâru, yâ Fattâhu, yâ Naffâhu, yâ Murtâh(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Menutupi aib, wahai Yang Maha Pengampun, wahai Yang Maha Perkasa, wahai Yang Maha Menundukkan, wahai Yang Maha Sabar, wahai Yang Maha Baik, wahai Yang Maha Menjadi pilihan, wahai Yang Membuka semua pintu kebaikan, wahai Yang Maha Pemberi karunia, wahai Yang Maha Pemberi keindahan dan kenahagiaan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(66) يَا مَنْ خَلَقَنِى وَسَوَّانِي، يَا مَنْ رَزَقَنِي وَرَبَّانِي، ِيَا مَنْ اَطْعَمَنِى وَسَقَانِى، يَا مَنْ قَرَّبَنِى وَ اَدْنَانِى، يَا مَنْ عَصَمَنِى وَكَفَانِى، يَا مَنْ حَفِظَنِي وَكَلانِى، يَا مَنْ اَعَزَّنِى وَاَغْنَانِى، يَا مَنْ وَفَّقَنِى وَهَدَانِى، يَا مَنْ آنَسَنِى وَآوَانِى، يَا مَنْ اَمَاتَنِى وَاَحْيَانِى.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man khalaqanî wasawwânî, yâ Man razaqanî warabbânî, yâ Man ath'amanî wasaqânî, yâ Man qarrabanî wa 'adnânî, yâ Man 'ashamanî wakafânî, yâ Man hafizhanî wakalânî, yâ Man a'azzanî wa aghnânî,
yâ Man wafaqanî wahadânî, yâ Man ânasânî wa âwânî, yâ Man amâtanî wa ahyânî.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Menciptakanku dan memuliakanku, wahai Yang Memberi rizki dan membimbingku, wahai Yang Memberiku makan dan minum, wahai Yang Mendekatiku dan Menghampiriku, wahai Yang Menjagaku dan Melindungiku, wahai Yang Memeliharaku dan Melindungiku, wahai Yang Menyelamatkanku dan Menjagaku, wahai Yang Memuliakanku dan Mengkayakanku, wahai Yang Membimbingku dan Menunjukiku, wahai Yang Menghiburku dan Mengayomiku, wahai Yang Mematikanku dan Menghidupkanku.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(67) يَا مَنْ يُحِقُّ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ، يَا مَنْ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ، يَا مَنْ يَحُولُ بَيْنَ الْمَرْءِ وَقَلْبِهِ، يَا مَنْ لا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ إلاّ بِاِذْنِهِ، يَا مَنْ هُوَ اَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ، يَا مَنْ لا مُعَقِّبَ لِحُكْمِهِ، يَا مَنْ لا رَادَّ لِقَضَائِهِ، يَا مَنِ انْقادَ كُلُّ شَيْء لاَِمْرِهِ، يَا مَنِ السَّمَاواتُ مَطْوِيَاتٌ بِيَمِينِهِ، يَا مَنْ يُرْسِلُ الرِّيََاحَ بُشْراً بَيْنَ يَدَيْ رَحْمَتِهِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man yuhiqqul haqqa bikalimâtihi, yâ Man yaqbalut taubata 'an 'ibâdihi, yâ Man yahûlu bainal mar'i wa qalbihi, yâ Man lâ tanfa'usy syafâ'atu illa bi'idznihi, yâ Man huwa 'a'lamu biman dhalla 'an sabîlihi, yâ Man lâ mu'aqqiba lihukmihi, yâ Man lâ râdda liqadhâihi, yâ Man inqâda kullu syai'in liamrihi, yâ Manis samâwâtu mathwiyyatun biyamînihi, yâ Man yursilur riyâha busyran baina yaday rahmatihi.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Membenarkan kebenaran dengan kalimat-Nya, wahai Yang Menerima taubat hamba-hamba-Nya, wahai Yang Mendindingi seseorang dan hatinya, wahai Yang Tidak bermanfaat syafat kecuali dengan izin-Nya, wahai Yang Maha Mengetahui orang yang tersesat dari jalan-Nya, wahai Yang Tak dapat menghindari hokum-Nya, wahai Yang tak dapat menolak ketetapan-Nya, wahai Yang pada perintah-Nya patuh segala sesuatu, wahai Yang dengan sumpah-Nya tergulung semua langit, wahai Yang Mengirimkan angina kebahagiaan sebelum rahmat-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:37
(68) يَا مَنْ جَعَلَ اْلاَرْضَ مِهَادًا، يَا مَنْ جَعَلَ الْجِبَالَ اَوْتَادًا، يَا مَنْ جَعَلَ الشَّمْسَ سِرَاجًا، يَا مَنْ جَعَلَ الْقَمَرَ نُورًا، يَا مَنْ جَعَلَ اللَّيْلَ لِبَاسًا، يَا مَنْ جَعَلَ النَّهَارَ مَعاشًا، يَا مَنْ جَعَلَ النَّوْمَ سُبَاتًا، يَا مَنْ جَعَلَ السَّمآءَ بِناءً، يَا مَنْ جَعَلَ اْلاَشْيَاءَ اَزْوَاجًا، يَا مَنْ جَعَلَ النَّارَ مِرْصَادًا.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man ja'alal ardha mihâda, yâ Man ja'alal jibâla autâda, yâ Man ja'alasy syamsa sirâjâ, yâ Man ja'alal qamara nûran, yâ Man ja'alal layla libâsan, yâ Man ja'alan nahara ma'âsyan, yâ Man ja'alan nauma subâtan, yâ Man ja'alas samâ'a biâ'an, yâ Man ja'alal asy yâ'a azwâjan, yâ Man ja'alan nâra mirshâda(n).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Menjadikan bumi sebagai ayunan, wahai Yang Menjadikan gunung-gunung sebagai tiang, wahai Yang Menjadikan matahari sebagai pelita, wahai Yang Menjadikan bulan cahaya, wahai Yang Menjadikan malam sebagai pakaian, wahai Yang Menjadikan siang untuk mencari penghidupan, wahai Yang Menjadikan tidur untuk istirahat, wahai Yang Menjadikan langit sebagai bangunan, wahai Yang Menciptakan segalanya berpasangan, wahai Yang Menjadikan neraka sebagai jebakan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(69) اَللّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا سَمِيعُ، يَا شَفِيعُ، يَا رَفِيعُ، يَا مَنِيعُ، يَا سَرِيعُ، يَا بَدِيعُ، يَا كَبِيرُ، يَا قَدِيرُ، يَا خَبِيرُ، يَا مُجِيرُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innI as aluka bismika yâ Samî'u, yâ syafî'u, yâ Rafî'u, yâ Manî'u, yâ Sarî'u, yâ badî'u, yâ Kabîru, yâ qadîru, yâ Khabîru, yâ Mujîr(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Mendengar, wahai Yang Maha Memberi syafaat, wahai Yang Maha Tinggi, wahai Yang Maha Menghalangi, wahai Yang Maha Cepat, wahai Yang Maha Menciptakan, wahai Yang Maha Besar, wahai Yang Maha Kuasa, wahai Yang Maha Mengetahui, wahai Yang Maha Menyelamatkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(70) يَا حَيًّا قَبْلَ كُلِّ حَيٍّ، يَا حَيًّا بَعْدَ كُلِّ حَيٍّ، يَا حَيُّ الَّذِي لَيْسَ كَمِثْلِهِ حَيٌّ، يَا حَيُّ الَّذِي لاَ يُشَارِكُهُ حَيٌّ، يَا حَيُّ الَّذِى لا يَحْتاجُ اِلى حَيٍّ، يَا حَيُّ الَّذى يُمِيتُ كُلَّ حَيٍّ، يَا حَيُّ الَّذِى يَرْزُقُ كُلَّ حَيٍّ، يَا حَيًّا لَمْ يَرِثِ الْحَيَاةَ مِنْ حَيٍّ، يَا حَيُّ الَّذى يُحِْيي الْمَوْتَى، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ لاَ تَأخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Hayyan qabla kulli hayyin, yâ Hayyan ba'da kulli hayyin, yâ Hayyul ladzî laysa kamitslihi hayyun, yâ Hayyul ladzî lâ yusyârikuhu hayyun, yâ Hayyul ladzî lâ yahtâju ila hayyin, yâ Hayyul ladzî yumîtu kulli hayyin, yâ Hayyul ladzî yarzuqu kulla hayyin, yâ Hayyan lam yaritsil hayâta min hayyin, yâ Hayyul ladzî yuhyil mautâ, yâ Hayyu yâqayyûmu lâ ta'huduhu sinatun walâ nawm(un).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Hidup sebelum semua yang hidup, wahai Yang Hidup sesudah semua yang hidup, wahai Yang Hidup yang tak terserupai oleh semua yang hidup, wahai Yang Hidup yang tak tersekutukan oleh semua yang hidup, wahai Yang Hidup yang tidak butuh pada semua yang hidup, wahai Yang Hidup yang mematikan semua yang hidup, wahai Yang Hidup yang memberi rizki semua yang hidup, wahai Yang Hidup yang tidak mewarisi kehidupan dari semua yang hidup, wahai Yang Hidup yang menghidupkan semua mati, wahai Yang Hidup, wahai Yang Mengawasi yang tak pernah kantuk dan tak pernah tidur.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(71) يَا مَنْ لَهُ ذِكْرٌ لاَ يُنْسَى، يَا مَنْ لَهُ نُورٌ لاَ يُطْفَى، يَا مَنْ لَهُ نِعَمٌ لاَ تُعَدُّ، يَا مَنْ لَهُ مُلْكٌ لاَ يَزُولُ، يَا مَنْ لَهُ ثَناءٌ لاَ يُحْصَى، يَا مَنْ لَهُ جَلاَلٌ لاَ يُكَيَّفُ، يَا مَنْ لَهُ كَمالٌ لاَ يُدْرَكُ، يَا مَنْ لَهُ قَضَاءٌ لاَ يُرَدُّ، يَا مَنْ لَهُ صِفَاتٌ لاَ تُبَدَّلُ، يَا مَنْ لَهُ نُعُوتٌ لاَ تُغَيَّرُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lahu dzikrun lâ yunsâ, yâ Man lahu nûrun lâ yuthfâ, yâ Man lahu ni’amun lâ tu’addu, yâ Man lahu mulkun lâ yazûlu, yâ Man lahu tsanâun lâ yuhshâ, yâ Man lahu jalâlun lâ yukayyafu, yâ Man lahu kamâlun lâ yudraku, yâ Man lahu qadhâun lâ yuraddu, yâ Man lahu shifâtun lâ yubaddalu, yâ Man lahu nu’ûtun lâ yughayyar(u).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Memiliki sebutan yang tak pernah terlupakan, wahai Yang Memiliki cahaya yang tak pernah terpadamkan, wahai Yang Memiliki nikmat yang tak terhitung, wahai Yang Memiliki kekuasaan yang tak pernah hancur, wahai Yang Memiliki pujian yang tak terukur, wahai Yang Memiliki kesempurnaan yang tak terjangkau, wahai Yang Memiliki ketetapan yang tak tertolakkan, wahai Yang Memiliki sifat yang tak tergantikan, wahai Yang Memiliki sifat yang tak pernah berubah.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(72)يَا رَبَّ الْعَالَمينَ، يَا مَالِكَ يَوْمِ الدِّينِ، يَا غَايَةَ الطَّالِبِينَ، يَا ظَهْرَ اللاَّجِينَ، يَا مُدْرِكَ الْهَارِبِينَ، يَا مَنْ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ، يَا مَنْ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ، يَا مَنْ يُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ، يَا مَنْ يُحِبُّ الُْمحْسِنِينَ، يَا مَنْ هُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Rabbal ‘alamîna, yâ Mâlika yawmiddîn, yâ Ghâyatath thâlibîna, yâ Zhhahral lâjîna, yâ Mudrikal hâribîna, yâ May yuhibbush shâbirîna, yâ May yuhibbut tawwâbina, yâ May yuhibbul mutathahhirîna, yâ May yuhibbul muhsinîna, yâ Man Huwa A’lamu bil muhtadîn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Tuhan alam semesta, wahai Penguasa hari kiamat, wahai Tujuan para pengharap, wahai Pelindung para pencari perlindungan, wahai Yang Mengetahui orang-orang yang lari ketakutan, wahai Yang Mencintai orang-orang yang sabar, wahai Yang Mencintai orang-orang yang bertaubat, wahai Yang Mencintai orang-orang yang menempuh jalan kesucian, wahai Yang Mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan, wahai Yang Maha Mengetahui orang-orang yang memperoleh petunjuk.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:38
(73) اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا شَفِيقُ، يَا رَفِيقُ، يَا حَفِيظُ، يَا مُحِيطُ، يَا مُقِيتُ، يَا مُغِيثُ، يَا مُعِزُّ، يَا مُذِلُّ، يَا مُبْدِئُ، يَا مُعِيدُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismka yâ Syafîqu, yâ Rafîqu, yâ Hafîdhu, yâ Muhîthu, yâ Muqîtu, yâ Mughîtsu, yâ Mu'izzu, yâ Mudzillu, yâ Mubdi'u, yâ Mu'îdu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Menyayangi, wahai Yang Maha Mengasihi, wahai Yang Maha Menjaga, wahai Yang Maha Meliputi, wahai Yang Maha Memberi makanan dan minuman, wahai Yang Maha pertolongan, wahai Yang Maha Memuliakan, wahai Yang Maha Menghinakan, wahai Yang Maha Menciptakan, wahai Yang Maha Mengembalikan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(74)يَا مَنْ هُوَ اَحَدٌ بِلاَ ضِدٍّ، يَا مَنْ هُوَ فَرْدٌ بِلاَ نِدٍّ، يَا مَنْ هُوَ صَمَدٌ بِلاَ عَيْبٍ، يَا مَنْ هُوَ وِتْرٌ بِلاَ كَيْفٍ، يَا مَنْ هُوَ قَاضٍ بِلاَ حَيْفٍ، يَا مَنْ هُوَ رَبٌّ بِلاَ وَزِير، يَا مَنْ هُوَ عَزِيزٌ، بِلاَ ذُلٍّ يَا مَنْ هُوَ غَنِيٌّ بِلاَ فَقْرٍ، يَا مَنْ هُوَ مَلِكٌ بِلاَ عَزْلٍ، يَا مَنْ هُوَ مَوْصُوفٌ بِلاَ شَبِيهٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man Huwa ahadun bilâ dhiddin, yâ Man Huwa fardun bilâ niddin, yâ Man Huwa shamadun bilâ 'aibin, yâ Man Huwa witrun bilâ kayfin,
yâ Man Huwa qâdhin bilâ haifin, yâ Man Huwa rabbun bilâ wazîrin,
yâ Man Huwa 'azîzun bilâ dzullin, yâ Man Huwa ghâniyyun bilâ faqrin, yâ Man Huwa malikun bilâ 'azlin, yâ Man Huwa maushûfun bila syabihin.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Dia Yang Maha Esa tanpa tandingan, wahai Dia Yang Maha Tunggal tanpa persaingan, wahai Dia Tmpat berlindung tanpa sedikit pun cacat, wahai Dia Yang Maha Tunggal tanpa perubahan, wahai Dia Yang Maha Menghakimi tanpa kezaliman, wahai Dia Yang Maha Pengatur tanpa pembantu, wahai Dia Yang Maha Mulia tanpa kehinaan, wahai Dia Yang Maha Kaya tanpa kefakiran, wahai Dia Yang Maha Raja tanpa pergantian, wahai Dia Yang Disifati tanpa penyerupaan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(75) يَا مَنْ ذِكْرُهُ شَرَفٌ لِلذَّاكِرِينَ، يَا مَنْ شُكْرُهُ فَوْزٌ لِلشَّاكِرِينَ، يَا مَنْ حَمْدُهُ عِزٌّ لِلْحَامِدِينَ، يَا مَنْ طَاعَتُهُ نَجَاةٌ لِلْمُطِيعينَ، يَا مَنْ بَابُهُ مَفْتُوحٌ لِلطَّالِبِينَ، يَا مَنْ سَبِيلُهُ وَاضِحٌ لِلْمُنِيبِينَ، يَا مَنْ آيَاتُهُ بُرْهَانٌ لِلنَّاظِرِينَ، يَا مَنْ كِتَابُهُ تَذْكِرَةٌ لِلْمُتَّقِينَ، يَا مَنْ رِزْقُهُ عُمُومٌ لِلطَّائِعِينَ وَالْعَاصِينَ، يَا مَنْ رَحْمَتُهُ قَرِيبٌ مِنَ الْمحْسِنِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man dzikruhû syarafun lidz dzâkirîn, yâ Man syukruhû fauzun lisy syâkirîn, yâ Man hamduhû 'izzu lilhâmidîn, yâ Man thâ'atuhû najâtun lilmuthi'în, yâ Man bâbuhû maftûhun lith thâlibîn, yâ Man sabîluhû wâdhihum lilmunîbinn, yâ Man âyâtuhûburhânun linnâdhirîn, yâ Man kitâbuhû tadzkiratun lilmuttaqîn, yâ Man rizkuhû 'umûmun lith thâi'în wal 'âshîn, yâ Man rahmatuhû qarîbun minal muhsinîn(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang zikir-Nya kemuliaan bagi orang-orang yang mengingat-Nya, wahai Yang syukur-Nya keberuntungan bagi orang-orang yang bersyukur kepada-Nya, wahai Yang pujian-Nya kebanggaan bagi orang-orang yang memuji-Nya, wahai Yang ketaatan pada-Nya keselamatan bagi orang-orang yang mentaati-Nya, wahai Yang pintu-Nya terbuka bagi orang yang berharap, wahai Yang jalan-Nya terang bagi orang-orang yang ingin kembali kepada-Nya, wahai Yang ayat-ayat-Nya menjadi bukti bagi orang-orang melihat, wahai Yang kitab-Nya menjadi peringatan bagi orang-orang yang bertakwa, wahai Yang rizki-Nya meliputi orang-orang yang taat dan yang bermaksiat, wahai Yang rahmat-Nya dekat pada orang-orang yang berbuat kebajikan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(76) يَا مَنْ تَبَارَكَ اسْمُهُ، يَا مَنْ تَعَالى جَدُّهُ، يَا مَنْ لاَ اِلَهَ غَيْرُهُ، يَا مَنْ جَلَّ ثَنَاؤُهُ، يَا مَنْ تَقَدَّسَتَ اَسْمَاؤُهُ، يَا مَنْ يَدُومُ بَقَاؤُهُ، يَا مَنِ الْعَظَمَةُ بَهَاؤُهُ، يَا مَنِ الْكِبْرِيَاءُ رِدَاؤُهُ، يَا مَنْ لاَ تُحْصى اْلاَؤُهُ، يَا مَنْ لاَ تُعَدُّ نَعْمَاؤُهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man tabârakasmuhu, yâ Man tâalâ jadduhu, yâ Man lâ ilâha ghairuhu, yâ Man jalla tsanâuhu, yâ Man taqaddasat asmauhu, yâ Man yadûmu baqâuhu, yâ Man 'adhamatu bahâuhu, yâ Manil kibriyâu, yâ Man lâ tuhsha âlâuhu, yâ Man lâ tu'addu asmâuhu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang nama-Nya memberi keberkahan, wahai yang kehormatan-Nya tinggi, wahai yang tiada tuhan selain-Nya, wahai yang agung pujian-Nya, wahai yang suci asma-Nya, wahai yang kekal keabadian-Nya, wahai yang agung kemulian-Nya, wahai yang besar selendang-Nya, wahai yang tak terhitung kedermawanan-Nya, wahai yang tak terbilang nikmat-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(77) اَللّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا مُعِينُ، يَا اَمِينُ، يَا مُبِينُ، يَا مَتِينُ، يَا مَكِينُ، يَا رَشِيدُ، يَا حَمِيدُ، يَا مَجِيدُ، يَا شَدِيدُ، يَا شَهِيدُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Mu'înu, yâ Amînu, yâ Mubînu, yâ Matînu, yâ Makînu, yâ Rasîdu, yâ Mamîdu, yâ Majîdu, yâ Syadîdu, yâ Syahîdu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai yang Maha penolong, wahai yang Maha terpercya, wahai yang Maha terang, wahia yang maha kuat, wahai yang Maha pasti, wahai yang membimbing, wahai yang Maha terpuji,wahai yang Maha mulia, wahai yang Maha kuat, wahai yang Maha menyaksikan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:38
(78) يَا ذَا الْعَرْشِ الَْمجِيدِ، يَا ذَا الْقَوْلِ السَّدِيدِ، يَا ذَا الْفِعْلِ الرَّشِيدِ، يَا ذَا الْبَطْشِ الشَّدِيدِ، يَا ذَا الْوَعْدِ وَالْوَعِيدِ، يَا مَنْ هُوَ الْوَلِيُّ الْحَمِيدُ، يَا مَنْ هُوَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ، يَا مَنْ هُوَ قَرِيبٌ غَيْرُ بَعِيد، يَا مَنْ هُوَ عَلى كُلِّ شَيْء شَهِيدٌ، يَا مَنْ هُوَ لَيْسَ بِظَلاَم لِلْعَبِيدِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Dzal 'arsyil majîd, yâ Dzal qaulisy syadîd, yâ Dzal fi'lir rasyîd, yâ Dzal bathsyisy syadîd, yâ Dzal wa'di wal wa'îd, yâ Man Huwal waliyyul hamîd, yâ Man Huwa fa'âlullimâ yurîd, yâ Man Huwa qarîbun ghairu ba'îd, yâ Man Huwa 'alâ kulli syai'in syahîd, yâ Man Huwa laysa bizhallâmil lil'abîd.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai pemilik arasy yang agung, wahai pemilik firman yang benar, wahai pemilik perbuatan yang membimbing, wahai pemilik hukuman yang dahsyat, wahai pemilik janji kebahagiaan dan ancaman, wahai kekasih yang Maha terpuji, wahai Dia yang melakukan apa yang dikehendaki, wahai Dia yang dekat tidak jauh, wahai Dia yang menyaksikan setiap sesuatu, wahai yang tida menzalimi hamba-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.
(79) يَا مَنْ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَلاَ وَزِيرَ، يَا مَنْ لاَ شَبِيهَ لَهُ وَلاَ نَظِيرَ، يَا خَالِقَ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ الْمُنِيرِ، يَا مُغْنِيَ الْبائِسِ الْفَقِيرِ، يَا رَازِقَ الْطِّفْلِ الصَّغِيرِ، يَا رَاحِمَ الشَّيْخِ الْكَبِيرِ، يَا جَابِرَ الْعَظْمِ الْكَسِيرِ، يَا عِصْمَةَ الْخآئِفِ الْمُسْتَجِيرِ، يَا مَنْ هُوَ بِعِبادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ، يَا مَنْ هُوَ عَلى كُلِّ شَيْء قَدِيرٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lâ syarîka lahu wala wazîr, yâ Man lâ syabîha lahu walâ nadhîr, yâ Khâliqasy syamsi wal qamaril munîr, yâ Mughniyal bâ'isil faqîr, yâ Râziqath thiflish shaghîr, yâ Râhimasy syaikhil kabîr, yâ Râbiral 'adhmil kasir, yâ 'Ismatal khâifil mustajîr, yâ Man Huwa bi'ibâdihi khabîrum bashîr, yâ Man Huwa 'alâ kulli syai'in qadîr.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai yang tidak punya mitra dan penasehat, wahai yang tidak punya penyerupaan dan persamaan, wahai yang menciptakan matahari dan bulan yang bercahaya, wahai yang memberi kekayaan orang yang susah dan fakir, wahai yang memberi rizky pada anak-anak kecil, wahai yang bermurah hati kepada orang-orang yang sangat tua, wahai yang membalut pembuat tulang yang patah, wahai yang melindungi orang yang ketakutan mencari perlindungan, wahai Dia yang mengetahui dan melihat hamba-hamba-Nya, wahau yang Maha kuasa atas segala sesuatu.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(80) يَا ذَا الْجُودِ وَالنِّعَمِ، يَا ذَا الْفَضْلِ وَالْكَرَمِ، يَا خَالِقَ اللَّوْحِ وَالْقَلَمِ، يَا بَارِئَ الذَّرِّ وَالنَّسَمِ، يَا ذَا الْبَأْسِ وَالنِّقَمِ، يَا مُلْهِمَ الْعَرَبِ وَالْعَجَمِ، يَا كَاشِفَ الضُّرِّ وَاْلاَلَمِ، يَا عَالِمَ السِّرِّ وَالْهِمَمِ، يَا رَبَّ الْبَيْتِ وَالْحَرَمِ، يَا مَنْ خَلَقَ اْلاَشيَاءَ مِنَ الْعَدَمِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Dzal jûdi wanni'am, yâ Dzal fadhli wal karam, yâ Khâliqal lauhi wal qalam, yâ Bâri'adz dzarri wannasam, yâ Dzal ba'si wanniqam, yâ Mulhimal 'arabi wal 'ajam, yâ Kâsyifadh dhurri wal alam, yâ 'Âlimas sirri wal himam, yâ Rabbal baiti wal haram, yâ Man khalaqal asy yâ'a minal 'adam(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai yang pemilik kedermawanan dan kenikmatan, wahai pemilik karunia dan kemulian, wahai yang menciptakan Lawh dan pena, wahai yang menciptan semut dan manusia, wahai pemilik hukuman dan siksaan, wahai yang mengilhami orang arab dan ajami, wahai yang menghilangkan duka dan derita, wahai yang mengetahui rahasia dan mester, wahai Tuhan pemilik rumah yang mulia dan tanah haram, wahai yang menciptakan segala sesuatu dari ketiadaan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(81) اَللّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا فَاعِلُ، يَا جَاعِلُ، يَا قَابِلُ، يَا كَامِلُ، يَا فَاصِلُ، يَا وَاصِلُ، يَا عَادِلُ، يَا غَالِبُ، يَا طَالِبُ، يَا وَاهِبُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allahumma inni as aluka bismika yâ Fâ'ilu, yâ Jâ'ilu, yâ Qâbilu, yâ Kâmili, yâ Fâshilu, yâ Wâshilu, yâ 'Âdilu, ya Ghâlibu, yâ Thâlibu, yâ Wâhibu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu, wahai pelaku, wahai pencipta, wahai yang sangat ramah, wahai yang sempurna, wahai pemisah, wahai yang mempertemukan, wahai yang adil, wahai yang mengalahkan, wahai yang mencari, wahai yang memberi karunia.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(82) يَا مَنْ اَنْعَمَ بِطَوْلِهِ، يَا مَنْ اَكْرَمَ بِجُودِهِ، يَا مَنْ جادَ بِلُطْفِهِ، يَا مَنْ تَعَزَّزَ بِقُدْرَتِهِ، يَا مَنْ قَدَّرَ بِحِكْمَتِهِ، يَا مَنْ حَكَمَ بِتَدْبِيرِهِ، يَا مَنْ دَبَّرَ بِعِلْمِهِ، يَا مَنْ تَجَاوَزَ بِحِلْمِهِ، يَا مَنْ دَنَا في عُلُوِّهِ، يَا مَنْ عَلاَ في دُنُوِّهِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man an'ama bithaulihi, yâ Man akrama bijûdihi, yâ Man jâda biluthfihi, yâ Man ta'azzaza biqudratihi, yâ Man qaddara bihikmatihi, yâ Man hakama bitadbîrihi, yâ Man dabbara bi'ilmihi, yâ Man tajâwaza bihilmihi, yâ Man dana fî 'ulûwwihi, yâ Man 'alâ fî dunuwwihi.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai yang memberi nikmat dengan karunia-Nya, waha yang mulia dengan kedermawanan-Nya,wahai yang dermawan dengan kelembutan-Nya, wahai yang perkasa dengan kekuasaan-Nya, wahai yang menentukan dengan kebijaksanaan-Nya, wahai yang menghukumi dengan rencana-Nya, wahai yang merencanakan dengan ilmu-Nya, wahai yang mengampuni dengan kesabaran-Nya, waha yang dekat dengan kemulian-Nya, wahai yang mulia dengan kedekatan-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(83) يَا مَنْ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ، يَا مَنْ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ، يَا مَنْ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ، يَا مَنْ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ، يَا مَنْ يُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ، يَا مَنْ يَغْفِرُ لِمَنْ يَشَاءُ، يَا مَنْ يُعِزُّ مَنْ يَشَاءِ، يَا مَنْ يُذِلُّ مَنْ يَشَاءُ، يَا مَنْ يُصَوِّرُ فِي اْلاَرْحَامِ مَا يَشَاءُ، يَا مَنْ يَخْتَصُّ بِرَحْمَتِهِ مَنْ يَشَاءُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man yakhluqu mâ yasyâ', yâ Man yaf'alu mâ yasyâ', yâ Man yahdî mân yasyâ', yâ Man yudhillu mân yasyâ', yâ Man yu'adz dzibu mân yasyâ', yâ Man yaghfiru limân yasyâ', yâ Man yu'izzu mân yasyâ', yâ Man yudzillu mân yasyâ', yâ Man yushawwiru fil arhâmi mâ yasyâ', yâ Man yakhtash shu birahmatihi mân yasyâ'.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai yang menciptakan apa yang Ia inginkan, wahai yang melakukan apa yang Ia inginkan,wahai yang menunjukki orang yang Ia inginkan, wahai yang menyesatkan orang yang Ia inginkan, wahai yang menyiksa orang yang Ia inginkan, wahai yang mengampuni orang yang Ia inginkan, wahai yang memuliakan orang yang Ia inginkan, wahai yang menghinakan orang yang Ia inginkan, wahai yang membentuk dalam kandungan apa yang Ia inginkan, wahai yang mengistimewakan dengan rahmat-Nya orang yang Ia inginkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:39
(84) يَا مَنْ لَمْ يَتَّخِذْ صَاحِبَةً وَلاَ وَلَدًا، يَا مَنْ جَعَلَ لِكُلِّ شَيْء قَدْرًا، يَا مَنْ لاَ يُشْرِكُ في حُكْمِهِ اَحَدًا، يَا مَنْ جَعَلَ الْمَلاَئِكَةَ رُسُلاً، يَا مَنْ جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا، يَا مَنْ جَعَلَ اْلاَرْضَ قَرَارًا، يَا مَنْ خَلَقَ مِنَ الْمَاءِ بَشَرًا، يَا مَنْ جَعَلَ لِكُلِّ شَيْء اَمَدًا، يَا مَنْ اَحَاطَ بِكُلِّ شَيْء عِلْمًا، يَا مَنْ اَحْصى كُلَّ شَيْء عَدَدًا.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lam yattakhid shâhibatan walâ walada, yâ Man ja'ala likulli qadra, yâ Man lâ yusyriku fî hukmihi ahada, yâ Man ja'alal malâikati rusula, yâ Man ja'ala fis samâ'i burûja, yâ Man ja'alal ardha qarâra, yâ Man khalaqa minal mâ'i basyara, yâ Man ja'ala likulli syay-in amada, yâ Man ahâtha bikulli syay-in 'ilma, yâ Man ahsha kulla syay-in 'adada.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai yang tidak punya istri dan anak, wahay yang menciptakan kadar pada setiap sesuatu, wahai yang tida ada seorang pun sekutu dalam hukum-Nya, wahai yang menjadikan para malaikat sebagai pesuruh-Nya,wahai yang menjadikan zodiak di langit, wahai yang menjadikan bumi sebagai tempat tinggal, wahai yang menciptakan manusia dari air, wahai yang menjadikan periode bagi segala sesuatu, wahai yang mengetahui segala sesuatu, wahai yang menghitung jumlah segala sesuatu.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(85) اَللَّهُمَّ اِنّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا اَوَّلُ يَا اخِرُ، يَا ظَاهِرُ يَا بَاطِنُ، يَا بَرُّ يَا حَقُّ، يَا فَرْدُ يَا وِتْرُ، يَا صَمَدُ يَا سَرْمَدُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Awwalu, yâ Âkhiru, yâ zhâhiru, yâ Bâthinu, yâ Barru, yâ Haqqu, yâ Fardu, yâ Witru, yâ Shamadu, yâ Sarmâdu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah,aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai yang awal,wahai yang akhir, wahai Yang Nampak, wahai Yang Tersembunyi, wahai Yang baik, wahai Yang Maha Benar, wahai Yang Sendirian, wahai Yang Tunggal,wahai yang Mandiri, Wahai Yang Abadi.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(86) يَا خَيْرَ مَعْرُوف عُرِفَ، يَا اَفْضَلَ مَعْبُود عُبِدَ، يَا اَجَلَّ مَشْكُور شُكِرَ، يَا اَعَزَّ مَذْكُور ذُكِرَ، يَا اَعْلى مَحْمُود حُمِدَ، يَا اَقْدَمَ مَوْجُود طُلِبَ، يَا اَرْفَعَ مَوْصُوف وُصِفَ، يَا اَكْبَرَ مَقْصُود قُصِدَ، يَا اَكْرَمَ مَسْؤول سُئِلَ، يَا اَشْرَفَ مَحْبُوب عُلِمَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Khaira ma'rûfin 'urifa, yâ Afdhala ma'bûdin 'ubida, yâ Ajalla masykûrin syukira, yâ A'azza madzkûrin dzukira, yâ A'lâ mahmûdin humida, yâ Aqdama maujûdin thuliba, yâ Arfa'a maushûfin wushifa, yâ Akbara maqshûdin qushida, yâ Akrama mas-ûlin suila, yâ Asyrafa mahbûbin 'ulima.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang dikenali terbaik dari semua yang baik, wahai yang Paling Utama dari semua yang disembah, wahaiYang paling Agung dari semua yang disyukuri, wahai yang Paling Mulia dari semua yang disebut, wahai Yang Paling Tinggi dari semua yang dipuji, wahai Yang Paling Terdahulu dati semua maujud, wahai Yang Paling Tinggi dari semua yang disifati, wahai Yang Paling Besar dari semua yang dituju, wahai Yang Paling Mulia dari semua yang dimohon, wahai Kekasih yang paling mulia dari semua yang dikenal.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(87) يَا حَبِيبَ الْبَاكِينَ، يَا سَيِّدَ الْمُتَوَكِّلِينَ، يَا هَادِيَ الْمُضِلِّينَ، يَا وَلِيَّ الْمُؤْمِنِينَ، يَا اَنِيسَ الذَّاكِرِينَ، يَا مَفْزَعَ الْمَلْهُوفِينَ، يَا مُنْجِيَ الصَّادِقِينَ، يَا اَقْدَرَ الْقادِرِينَ، يَا اَعْلَمَ الْعَالِمِينَ، يَا اِلَهَ الْخَلْقِ اَجْمَعِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Habîbal bâkîna, yâ Sayidal mutawakkilîna, yâ Hâdiyal mudhillina, yâ Waliyal mu'minîna, yâ Anîsadz dzâkirîna, yâ Mafza'al malhûfîna, yâ Munjiyash shâdiqîna, yâ Aqdaral qâdirîna, yâ A'lamal âlimîna, yâ Ilâhal khalqi ajma'în(a).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai kekasih mereka yang menangis, wahai Yang Penghulu mereka yang bertawakal, wahaiYang Memberi petunjuk mereka yang tersesat, wahai Kekasih orang-orang yang beriman, wahai Penghibur orang-orang yang berzikir, wahai Pelindung mereka yang menderita, wahai Penyelamat orang-orang yang benar, wahai Yang Maha Kuasa dari semua yang berkuasa, wahai yang maha Mengetahui alam semesta, wahai Tuhan semua makhluk
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(88) يَا مَنْ عَلاَ فَقَهَرَ، يَا مَنْ مَلَكَ فَقَدَرَ، يَا مَنْ بَطَنَ فَخَبَرَ، يَا مَنْ عُبِدَ فَشَكَرَ، يَا مَنْ عُصِيَ فَغَفَرَ، يَا مَنْ لاَ تَحْويهِ الْفِكَرُ، يَا مَنْ لاَ يُدْرِكُهُ بَصَرٌ، يَا مَنْ لاَ يَخْفَى عَلَيْهِ اَثَرٌ، يَا رَازِقَ الْبَشَرِ، يَا مُقَدِّرَ كُلِّ قَدَرٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man 'alâ faqahar, yâ Man malaka faqadar, yâ Man bathana fakhabar, yâ Man 'ubida fasyakar, yâ Man 'ushiya faghafar, yâ Man lâ tathwîhil fikar, yâ Man lâ yudrikuhu bashar, yâ Man lâ yakhfâ 'alayhi atsar, yâ râziqal basyar,yâ muqaddira kulli qadar.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahi yang Tinggi lalu Manguasai, wahai Yang Menguasai lalu Menentukan, wahai Yang Tersembunyi lalu Memberitahu, wahai yang Disembah lalu Disyukuri, wahai Yang Dimaksiati lalu Mengampuni, wahai Yang Tak Terjangkau oleh pikiran, wahai yang Tak terliah oleh pandangan, wahai yang Tak ada sesuatu pun rahasia bagi-Nya, wahai Yang Memberi rizki pada manusia, wahai Yang Menentukan setiap takdir.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:40
(89) اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا حَافِظُ، يَا بَارِئُ، يَا ذَارِئُ، يَا بَاذِخُ، يَا فَارِجُ، يَا فَاتِحُ، يَا كَاشِفُ، يَا ضَامِنُ، يَا آمِرُ، يَا نَاهِي.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Hâfizhu, yâ Bâri'u, yâ Dzâri'u, yâ Bâdzikhu, yâ Fâriju, yâ Fâtihu, yâ Kâsyifu, yâ Dhâminu, yâ Âmiru, yâ Nahî.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai yang memelihara, wahai Pencipta, wahai Yang Membuat, wahai Yang Maha Tinggi, wahai Yang Membahagiakan, wahai yang Membuka, wahai Yang Menghilangkan Derita, wahai Yang menjamin, wahai yang memerintah, wahai Yang melarang.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(90) يَا مَنْ لاَ يَعْلَمُ الْغَيْبَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يَصْرِفُ السُّوءَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يَخْلُقُ الْخَلْقَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يَغْفِرُ الذَّنْبَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يُتِمُّ النِّعْمَةَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يُقَلِّبُ الْقُلُوبَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يُدَبِّرُ الاَمْرَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يُنَزِّلُ الْغَيْثَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ اِلاَّ هُوَ، يَا مَنْ لاَ يُحْيِي الْمَوْتى اِلاَّ هُوَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lâ ya'lamul ghayba illa huwa, yâ Man lâ yashrifus sû'a illa huwa, yâ Man lâ yakhluqul khalqa illâ huwa, yâ Man lâ yaghfirudz dzanba illâ huwa, yâ Man lâ yutimmun ni'mata illâ huwa, yâ Man lâ yuqallibul qulûba illâ huwa, yâ Man lâ yudabbirul amra illâ huwa, yâ Man lâ yunazzilul ghaytsa illâ huwa, yâ Man lâ yabshuthur rizqa illâ huwa, yâ Man lâ yuhyil mawtâ illâ huwa.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Tak Dapat mengetahui keghaiban kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat menghilangkan keburukan kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat menciptakan makhluk kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat mengampuni dosa kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat menyempurnakan nikmat kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat memutar-balikkan hati kecuali Dia,wahai Yang Tak Dapat mengatur urusan kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat menurunkan pertolongan kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat memberi rizki kecuali Dia, wahai Yang Tak Dapat menghidupkan yang mati kecuali Dia.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(91) يَا مُعِينَ الْضُعَفَاءِ، يَا صَاحِبَ الْغُرَبَاءِ، يَا نَاصِرَ اْلاَوْلِيَاءِ، يَا قَاهِرَ اْلاَعْدَاءِ، يَا رَافِعَ السَّمَاءِ، يَا اَنِيسَ اْلاَصْفِيَاءِ، يَا حَبِيبَ اْلاَتْقِيَاءِ، يَا كَنْزَ الْفُقَرَاءِ، يَا اِلَهَ اْلاَغْنِيَاءِ، يَا اَكْرَمَ الْكُرَمَاءِ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Mu'înadh dhu'afâ'i, yâ Shâhibal ghurabâ'i, yâ Nâshiral awliyâ'i, yâ Qâhiral a'dâ'i, yâ Râfi'as samâ'i, yâ Anîsal ashfiyâ'i, yâ Habîbal atqiyâ'i, yâ Kanzal fiqarâ'i, yâ Ilâhal aghniyâ'i, yâ Akramal kuramâ'(i).
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai penolong orang-orang yang lemah, wahai Sahabat orang-orang yang terasing, wahai Penolong para kekasih-Nya, wahai Yang Menundukan musuh-musuh-Nya, wahai yang meninggikan langit, wahai Penghibur orang-orang yang terpilih, wahai kekasih orang-orang yang bertakwa, Wahai Simpanan orang-orang yang fakir, wahai Tuhan yang kaya, wahai Yang Maha Dermawan dari semua yang dermawan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(92) يَا كَافِيَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ، يَا قَائِماً عَلى كُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ لاَ يُشْبِهُهُ شَيْءٌ، يَا مَنْ لاَ يَزيدُ في مُلْكِهِ شَيْءٌ، يَا مَنْ لاَ يَخْفى عَلَيْهِ شَيْءٌ، يَا مَنْ لاَ يَنْقُصُ مِنْ خَزَائِنِهِ شَيْءٌ، يَا مَنْ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ، يَا مَنْ لاَ يَعْزُبُ عَنْ عِلْمِهِ شَيءٌ، يَا مَنْ هُوَ خَبِيرٌ بِكُلِّ شَيْءٍ، يَا مَنْ وَسِعَتْ رَحْمَتُهُ كُلَّ شَيْءٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Kâfiyân min kulli syay-in, yâ Qâ'iman 'alâ kulli syay-in, yâ Man lâ yusybihuhû syay-in, yâ Man lâ yazîdu fî mulkihî syai'un, yâ Man la yakhfâ 'alayhi syai'un, yâ Man lâ yanqushu min khazâini syai'un, yâ Man Huwa khabîrum bikulli syai'un, yâ Man wasi'at rahmatuhû kulla syay-in.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai yang mencukupi segala sesuatu, wahai yang terdahulu atas segala sesuatu, wahai Yang Tidak diserupai oleh segala sesuatu, wahai Yang Tidak Bertambah sedikitpun dalam kekuasaan-Nya, wahai Yang tak Tersembunyi sesuatupun bagi-Nya, wahai Yang Tak Berkurang sedikitpun khazanah-Nya, wahai Yang Tidak Diserupai oleh sesuatupun, wahai Yang Tidak ada sesuatupun yang terlepas dari ilmu-Nya, wahai Yang Maha Mengetahui segala sesuatu, wahai Yang rahmat-Nya meliputi segala sesuatu.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(93) اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْئَلُكَ بِاسْمِكَ يَا مُكْرِمُ، يَا مُطْعِمُ، يَا مُنْعِمُ، يَا مُعْطِى، يَا مُغْنِي، يَا مُقْنِي، يَا مُفْنِي، يَا مُحِْيي، يَا مُرْضِي، يَا مُنْجِي.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Mukrimu, yâ Muth'imu, yâ Mun'imu, yâ Mu'thî, yâ Mughnî, yâ Muqnî, yâ Mughnî, yâ Muhyî, yâ Murdhi, yâ Munjî.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Yang Maha Dermawan, wahai Yang memberi makanan, wahai Yang Memberi nikmat, wahai Yang Memberi karunia, wahai Yang Memberi kekayaan, wahai Yang Memberi perlindungan, wahai Yang Membinasakan, wahai Yang Menghidupkan, wahai Yang Meridhai, wahaiYang Menyelamatkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

>
militiaman
May 26, 2009, 06:41
(94) يَا اَوَّلَ كُلِّ شَيْء وَآخِرَهُ، يَا اِلَهَ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيكَهُ، يَا رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَصَانِعَهُ، يَا بَارِئَ كُلِّ شَيْءٍ وَخَالِقَهُ، يَا قَابِضَ كُلِّ شَيْءٍ وَبَاسِطَهُ، يَا مُبْدِئَ كُلِّ شَيْءٍ وَمُعِيدَهُ، يَا مُنْشِئَ كُلِّ شَيْءٍ وَمُقَدِّرَه،ُ يَا مُكَوِّنَ كُلِّ شَيْءٍ وَمُحَوِّلَهُ، يَا مُحِْييَ كُلِّ شَيْءٍ وَمُمِيتَهُ، يَا خَالِقَ كُلِّ شَيْءٍ وَوَارِثَهُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Awwala kulli syay-in wa âkhirah, yâ Ilâha kulli syay-in wa malîkah, yâ Rabba kulli syay-in wa shâni'ah, yâ Bâri'a kulli syay-in wa khâliqah, yâ Qâbidha kulli syay-in wa bâshithah, yâ Mubdi'a kulli syay-in wa mu'îdah, yâ Munsyi'a kulli syay-in wa muqaddirah, yâ Mukawwina kulli syay-in wa muhawwilah, yâ Muhyiya kulli syay-in wa mumîtah, yâ Khâliqa kulli syay-in wa wâritsah.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Awal dan akhir segala sesuatu, wahai Tuhan dan Penguasa segala sesuatu, wahai Tuhan dan Pencipta segala sesuatu, wahai Pembuat dan Pencipta segala sesuatu, wahai Yang Menahan dan Memberi segala sesuatu, wahai Yang Mengawali dan Mengakhiri segala sesuatu, wahai Yang Menciptakan dan Menentukan segala sesuatu, wahai Yang Menjadikan dan Merubah segala sesuatu, wahai Yang Menghidupkan dan Mematikan segala sesuatu,wahai Yang Menciptakan dan Mewarisi segala sesuatu.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(95) يَا خَيْرَ ذَاكِرٍ وَمَذْكُورٍ، يَا خَيْرَ شَاكِرٍ وَمَشْكُورٍ، يَا خَيْرَ حَامِدٍ وَمَحْمُودٍ، يَا خَيْرَ شَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ، يَا خَيْرَ دَاع وَمَدْعُوٍّ، يَا خَيْرَ مُجِيبٍ وَمُجَابٍ، يَا خَيْرَ مُؤنِسٍ وَاَنِيسٍ، يَا خَيْرَ صَاحِب وَجَلِيسٍ، يَا خَيْرَ مَقْصُودٍ وَمَطْلُوبٍ، يَا خَيْرَ حَبِيبٍ وَمَحْبُوبٍ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Khayra dzâkirin wa madzkûrin, yâ Khayra syâkirin wa masykûrin, yâ Khayra hâmidin wa mahmûdin, yâ Khayra syâhidin wa masyûdin,
yâ Khayra dâ'in wa mad'ûwin, yâ Khayra mujîbin wa mujâbin, yâ Khayra mu'nisin wa anîs, yâ Khayra shâhibin wajalîsin, yâ Khayra maqshûdin wa mathlûbin, yâ Khayra habîbin wa mahbûbin.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang Paling Baik dari semua yang mengingat dan yang diingat, wahai Yang Paling Baik dari semua yang bersyukur dan disyukuri, wahai Yang Paling Baik dari semua yang memuji dan yang dipuji, wahai Yang Paling Baik dari semua yang menyaksikan dan yang disaksikan, wahai Yang Paling Baik dari semua yang memanggil dan yang dipanggil, wahai Yang Paling Baik dari semua yang menjawab dan dijawab, wahai Yang Paling Baik dari semua yang menghibur dan yang penghibur, wahai Yang Paling Baik dari semua teman dan sahabat, wahai Yang Paling Baik dari semua yang dituju dan diharapkan, wahai Yang Paling Baik dari semua kelasih dan yang dicintai.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(96) يَا مَنْ هُوَ لِمَنْ دَعاهُ مُجِيبٌ، يَا مَنْ هُوَ لِمَنْ اَطَاعَهُ حَبِيبٌ، يَا مَنْ هُوَ اِلى مَنْ اَحَبَّهُ قَرِيبٌ، يَا مَنْ هُوَ بِمَنِ اسْتَحْفَظَهُ رَقِيبٌ، يَا مَنْ هُوَ بِمَنْ رَجَاهُ كَرِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ بِمَنْ عَصَاهُ حَلِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِي عَظَمَتِهِ رَحِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِي حِكْمَتِهِ عَظِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ فِي اِحْسَانِهِ قَدِيمٌ، يَا مَنْ هُوَ بِمَنْ اَرَادَهُ عَلِيمٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man huwa liman da'âhu mujîbun, yâ Man huwa liman athâ'ahu habîbu, yâ Man huwa ilâ man ahabbahu qarîbun, yâ Man huwa bimanis tahfadhahu raqîbun, yâ Man huwa biman rajâhu karîmun, yâ Man huwa biman 'ashâhu halîmun, yâ Man huwa fî 'azhamatihi rahîmun, yâ Man huwa fî hikmatihi 'azhîmun, yâ Man huwa fî ihsânihi qadîmun, yâ Man huwa biman arâdahu 'alîm.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Dia Yang Menjawab orang yang berdoa kepada-Nya, wahai kekasih orang yang taat kepada-Nya, wahai Yang dekat dengan orang yang mencintai-Nya, wahai Yang Mengawasi orang yang dijaga-Nya, wahai Yang Dermawan terhadap orang yang mengharap pada-Nya, wahai Yang Sabar terhadap orang yang bermaksiat kepada-Nya, wahai Yang Penyayang dalam keagungan-Nya, wahai Yang Maha agung dalam kebijaksanaan-Nya, wahai Yang Terdahulu dalam Kebaikan-Nya, wahai Yang Mengetahui orang yang bermaksud pada-Nya.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(97) اَللّهُمَّ اِنّي اَسْأَلُكَ بِاسْمِكَ يَا مُسَبِّبُ، يَا مُرَغِّبُ، يَا مُقَلِّبُ، يَا مُعَقِّبُ، يَا مُرَتِّبُ، يَا مُخَوِّفُ، يَا مُحَذِّرُ، يَا مُذَكِّرُ، يَا مُسَخِّرُ، يَا مُغَيِّرُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Allâhumma innî as aluka bismika yâ Musabbibu, yâ Muraghghibu, yâ Muqallibu, yâ Mu'aqqibu, yâ Murattibu, yâ Mukhawwifu, yâ Muhadzdziru, yâ Mudzakkiru, yâ Musakhkhiru, yâ Mughayyiru.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Ya Allah, aku bermohon pada-Mu dengan asma-Mu wahai Pemberi sebab, wahai Pencipta keinginan,wahai yang memutar-balikkan hati, wahai Yang Memberi siksa, wahai Yang mengatur, wahai Yang menakutkan, wahai Yang Mengingatkan, wahai Yang Mengingatkan, wahai Yang Menundukkan, wahai Yang Memindahkan.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(98) يَا مَنْ عِلْمُهُ سَابِقٌ، يَا مَنْ وَعْدُهُ صَادِقٌ، يَا مَنْ لُطْفُهُ ظَاهِرٌ، يَا مَنْ اَمْرُهُ غَالِبٌ، يَا مَنْ كِتَابُهُ مُحْكَمٌ، يَا مَنْ قَضَاؤُهُ كَائِنٌ، يَا مَنْ قُرْانُهُ مَجِيدٌ، يَا مَنْ مُلْكُهُ قَدِيمٌ، يَا مَنْ فَضْلُهُ عَمِيمٌ، يَا مَنْ عَرْشُهُ عَظِيمٌ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man 'ilmuhu sâbiqun, yâ Man wa'duhu shâdiqun, yâ Man luth'fuhu zhâhirun, yâ Man amruhu ghâlibun, yâ Man kitâbuhu muhkamun,
yâ Man qadhâuhu kâ'in, yâ Man qur'ânuhu majîdun, yâ Man mulkuhu qadîmun, yâ Man fadhluhu 'amîmun, yâ Man 'arsyuhu 'azhîm.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang ilmu-Nya terdahulu, wahai Yang janji-Nya benar, wahai Yang kelembutan-Nya Nampak, wahai Yang perkara-Nya menguasai, wahai Yang kitab-Nya pasti, wahai Yang ketetapan-Nya tak bias dihindari, wahai Yang Qur’an-Nya mulia, wahai Yang kekuasaan-Nya terdahulu, wahai Yang karunia-Nya meliputi, wahai Yang arasy-Nya agung.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.


>
militiaman
May 26, 2009, 06:42
(99) يَا مَنْ لاَ يَشْغَلُهُ سَمْعٌ عَنْ سَمْعٍ، يَا مَنْ لاَ يَمْنَعُهُ فِعْلٌ عَنْ فِعْلٍ، يَا مَنْ لاَ يُلْهِيهِ قَوْلٌ عَنْ قَوْلٍ، يَا مَنْ لاَ يُغَلِّطُهُ سُؤالٌ عَنْ سُؤَالٍ، يَا مَنْ لاَ يَحْجُبُهُ شَيْءٌ عَنْ شَيْءٍ، يَا مَنْ لاَ يُبْرِمُهُ اِلْحَاحُ الْمُلِحِّينَ، يَا مَنْ هُوَ غَايَةُ مُرَادِ الْمُرِيدِينَ، يَا مَنْ هُوَ مُنْتَهَى هِمَمِ الْعَارِفِينَ، يَا مَنْ هُوَ مُنْتَهى طَلَبِ الطَّالِبِينَ، يَا مَنْ لاَ يَخْفى عَلَيْهِ ذَرَّةٌ فِي الْعَالَمِينَ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Man lâ yasyghaluhu sam'un 'an sam'in, yâ Man lâ yamna'uhu fi'lun an fi'lin, yâ Man lâ yulhîhi qawlun 'an qawlin, yâ Man lâ yughallithuhu suâlun 'an suâlin, yâ Man lâ yahjubuhu syai'un 'an syay-in, yâ Man lâ yubrimuhu ilhâhul mulihhin, yâ Man huwa ghâyatu muradil murîdîn, yâ Man huwa muntahâ himamil 'ârifîn, yâ Man huwa muntahâ thalabith thâlibîn, yâ Man lâ yakhfâ alayhi dzarratun fil 'âlamîn.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai yang Tidak disibukkan oleh pendengaran, wahai yang Tidak terhalangi oleh perbuatan, wahai Yang Tidak disia-siakan oleh ucapan, wahai Yang Tidak dilupakan oleh permohonan, wahai Yang Tidak terhijabi oleh sesuatu, wahai Yang Tidak Terusik oleh penentang orang-orang yang menentang, wahai Ouncak tujuan orang-orang yang berkeinginan, wahai Puncak keinginan kaum arifin, wahai Puncak harapan orang-orang yang berharap, wahai Yang Tak tersembunyi bagi-Nya sekecil apapun partikel di alam semesta.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.

(100) يَا حَلِيمًا لاَ يَعْجَلُ، يَا جَوَادًا لاَ يَبْخَلُ، يَا صَادِقًا لاَ يُخْلِفُ، يَا وَهَّابًا لاَ يَمَلُّ، يَا قَاهِرًا لاَ يُغْلَبُ، يَا عَظِيمًا لاَ يُوصَفُ، يَا عَدْلاً لاَ يَحِيفُ، يَا غَنِيَا لاَ يَفْتَقِرُ، يَا كَبِيرًا لاَ يَصْغُرُ، يَا حَافِظًا لاَ يَغْفُلُ.
سُـبْحَانَكَ يَا لاَ اِلَهَ إلاَّ اَنْتَ اَلْغَوْثَ اَلْغَوْثَ خَلِّصْـنَا مِنَ النَّارِ يَا رَبِّ.
Yâ Halîman lâ ya'jal, yâ Jawâdan lâ yabkhal, yâ Shâdiqan lâ yukhlif, yâ Wahhaban lâ yamalu, yâ Qâhiran lâ yughlab, yâ 'Adhîman lâ yûshaf, yâ 'Adlan lâ yahîfu, yâ Ghaniyyan lâ yaftaqiru, yâ Kabîran lâ yashghuru, yâ Hâfidhan lâ yaghfulu.
Subhânaka yâ lâ ilâha illâ Anta alghawts-alghawts khallishnâ minan nâri yâ râbb.

Wahai Yang sabar dan tidak pernah tergesa-tergesa, wahai Yang Dermawan dan tidak pernah bakhil, wahai Yang benar tidak pernah menyalahi janji-Nya, wahai Yang banyak memberi Karunia Banyak dan tidak pernah menyesali, wahai Yang maha Perkasa dan tak pernah dikalahkan, wahai Yang Agung dan tak tersifati, wahai Yang Adil dan tidak pernah menzalimi, wahai Yang Maha Kaya dan tidak pernah membutuhkan, wahai Yang Maha Besar dan tidak pernah terhina, wahai Yang Maha Menjaga dan tidak pernah lupa.
Maha Suci Engkau, tiada Tuhan kecuali Engkau, lindungi kami, lindungi kami, lindungi kami, selamatkan kami dari api neraka ya Rabb.



Do'a untuk keberkahan dalam profesi yang diridhoi Allah SWT:

Robbana anzilna munzalam mubarokaw wa anta khoyrul munzilin

"Ya Tuhan kami,tempatkanlah kami pada tempat yang penuh barokah.Engkaulah Yang Maha Menempatkan.




Wirid Ayat Kursi

1. Menurut keterangan dari kitab"Asraarul Mufidah" barang siapa mengamalkan membacanya setiap hari sebanyak 18 kali maka akan dibukakan dadanya dengan berbagai hikmah, dimurahkan rezekinya, dinaikkan darajatnya dan diberikannya pengaruh sehingga semua orang akan menghormatinya serta terpelihara ia dari segala bencana dengan izin Allah SWT.

2. Dapat Menyembuhkan Penyakit Gila / Ayan
Untuk sakit gila cara megamalkannya, ayat Kursi dibaca sebanyak 33 kali pada ubun-ubun orang yang sakit gila itu seraya dihembus-hembuskan. Insya Allah lekas sembuh. Lakukanlah berulang-ulang ketika matahari akan terbitdan ketika akan terbenam, bila belum ada perubahan.

Sedang untuk sakit ayan cara mengamalkannya, ambillah segelas air lalu bacalah ayat Kursi sebanyak 90 kali, dan tiap kali bacaan tiupkan pada gelas itu, kemudian diminumkan pada orang yang sakit ayan. Insya Allah akan lekas sembuh. Lakukanlah berulang-ulang, dengan sabar dan dengan keyakinan yang penuh.

3. Dapat Menjauhkan Dari Impian Yang Buruk
Cara mengamalkannya, bacalah Ta'awwudz 3 kali, yaitu membaca "A'UUDZU BIL LAAHi MINASY SYAITHOONIR ROJIIM" lalu membaca ayat Kursi 3 kali. Dan bila sampai pada bacaan "WA LAA YA-UUDUHU HIFDLU HUMAA WA HUWAL 'ALIYYUL 'ADLIIM" hendaknya diulang 3 kali. Insya Allah dalam tidurnya nanti tepjauh dari mimpi-mimpi yang buruk, dan bahkan bermimpi yang indah-indah.

Barangsiapa membaca ayat Kursi ketika hendak tidur,maka Allah SWT mewakilkan kepada dua malaikat yang menjaga selama tidurnya sampai pagi. Demikian sabda nabi Muhammad SAW dari Abi Qutadah.

4. Dapat Mendatangkan Keselamatan Dalam Perjalanan
Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi sebanyak 3 kali sebelum anda berangkat dalam suatu perjalanan. Insya Allah dalam perjalanan anda nanti selalu dalam perlindungan-Nya sehingga tidak akan menemui kesulitan dan kesukaran sampai anda pulang kembali.

5. Dapat Mendatangkan Segala Macam Hajat.
Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi 99 kali sesudah shalat Hajat 2 rakaat pada tengah malam. Kemudian berdo'alah kepada Allah dengan menyebutkan hajat yang dimaksud. Insya Allah dalam waktu dekat apa yang dihajatkan itu akan segera terkabulkan.

6. Dapat Menghilangkan Dosa-Dosa Kecil
Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi secara rutin pada setiap selesai shalat fardhu, maka faedahnya dapat menghilangkan dosa-dosa kecil, kecuali dosa-dosa yang berhubungan dengan sesama manusia.

7. Dapat Membentengi Diri dari Gangguan Syetan
Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi sebanyak 7 kali sebelum anda mengerjakan sesuatu perkara niscaya Allah akan melindungi anda didalam mengerjakan sesuatu itu dari gangguan syetan.

Yang terafdhol diantara surah-surah dalam Al-Qur'an adalah Suratul Baqarah dan yang terbesar diantara ayat-ayat dalam surah Al-Baqarah ialah ayat Kursi.Sesungguhnya syaitan melarikan diri dari rumah yang didalamnya dibaca suratul Baqarah. (terdapat dalam kitab Durrulmantsur).

8. Dapat Mengaburkan Pandangan Musuh
Cara mengamalkannya, buatlah garis lingkaran seraya bacalah ayat Kursi sebanyak 7 kali, kemudian masuklah ke dalam lingkaran itu, niscaya pandangan musuh menjadi kabur tidak bisa melihat orang yang ada dalam lingkaran, sehingga orang yang berada di lingkaran itu selamat dari ancamannya, lakukan dengan keyakinan kepada Allah SWT.

9. Dapat Menghindarkan Gangguan Orang Zalim
Cara mengamalkannya, bacalah ayat Kursi pada permulaan siang dan permulaan malam. Lakukanlah bacaan ini sebagai amalan rutin, Insya Allah akan terjagadari maksud jahat orang zalim, karena selalu dalam perlindunganNya. Disamping itu syetan pun tidak berani menggangu.

10. Dapat Menyembuhkan segala penyakit
Cara mengamalkannya, tulislah ayat Kursi pada kertas yang putih, kemudian dilebur dengan air suci, lalu airnya diminumkan pada orang yang sakit. Lakukanlah berulang-ulang dengan harapan penyakitnya lekas sembuh. Insya Allah dengan jalan yang demikian ini, penyakit yang dideritanya akan segera sembuh.

11. Syaikhul Kabir Muhyiddin Ibnul Arabi menerangkan:
Bahwa siapa yang membaca ayat Kursi sebanyak 1000 kali dalam sehari semalam kemudian dawam (kontinyu) membacanya sampai 40 hari,maka demi Allah dan demi Rasulullah dan demi Al-Qur'an yang mulia, Allah akan membukakan baginya pandangan rohani,dihasilkan yang dimaksud dan diberi pengaruh kepada manusia. (terdapat dalam kitab Khawasul Qur'an).

12. Syekh Abul 'Abbas Al-Bunni menerangkan:"Siapa membaca ayat Kursi sebanyak hitungan kata-katanya,yaitu 50 kali,ditiupkan pada air hujan kemudian diminumnya, maka insya Allah, Allah SWT mencerdaskan akalnya dan memudahkannya faham pada ilmu yang dipelajarinya.(terdapat dalam kitab Khazinatul Asrar).

13. Syekh Al-Bunni menerangkan:"Siapa yang membaca ayat Kursi sebanyak hitungan hurufnya,yaitu 170 huruf,maka insyaAllah,Allah SWT akan memberikan pertolongan pada hal dan menunaikan segala hajatnya dan melapangkan pikiran-pikirannya,diluluskan rizkinya,dihilangkan kedukaannya,dan diberikan apa yang dituntutnya. (terdapat dalam tafsir Al-Qudsi).

14. Abdurrahman bin 'Auf menerangkan:
Bahwa ia apabila masuk kerumahnya,dibacanya ayat Kursi pada empat penjuru rumahnya dan mengharapkan dengan itu menjadi penjaga dan pendinding syaitan. (terdapat dalam tafsir Al-Qudsi).

15. Bahwa siapa yang membaca 4 ayat pada permulaan suratul Baqarah dan ayat Kursi,ditambah 2 ayat setelah ayat Kursi kemudian ditutup dengan 3 ayat pada akhir suratul Baqarah, maka ia dan keluarganya tidak didekati syaitan,dan jika dibacakan pada orang gila,niscaya akan sembuh dengan seizin Allah SWT. (terdapat dalam kitab itqan).

16. Siapa yang membaca ayat Kursi secara kontinyu setiap kali selesai sembahyang fardhu,setiap pagi dan petang,setiap kali masuk kerumah dan kepasar,setiap kali masuk ketempat tidur dan pergi musafir,insyaAllah ia akan diamankan dari godaan syaitan dan kejahatan raja-raja kejam,diselamatkan dari kejahatan manusia dan kejahantan binatang2 yang memudharatkan.Terpelihara dirinya dan keluarganya,anak2nya,hartanya,rumahnya dari kecurian,kekaraman dan kebakaran.Didapatny keselamatan dan kesehatan jasmaninya dengan izin Allah SWT yg Hidup dan Berdiri Sendiri. (terdapat dalam kitab Khawasul Qur'an karya Imam Ghazali).

17. Ayat kursi mengandung keistimewaan,didalamnya terdapat ismul-a'zam,tersusun dalam 50 kata-kata,terdapat 17 nama Tuhan dhahir dan dhamir,terdapat 17 huruf mim dan 17 huruf wawu.Ayat Kursi membahas ke-Esaan dzat Allah SWT dan kesempurnaan sifat-sifatnya. (Abdullah Al-Qurtubi)

18. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, “Rasulullah S.A.W bersabda : Apabila seseorang dari umatku membaca ayat Kursi 12 kali, kemudian dia berwuduk dan mengerjakan solat subuh, nescaya Allah akan menjaganya dari kejahatan syaitan dan darjatnya sama dengan orang yang membaca seluruh al-Qur’an sebanyak tiga kali, dan pada hari kiamat ia akan diberi mahkota dari cahaya yang menyinari semua penghuni dunia.”
Berkata Anas bin Malik, “Ya Rasulullah, apakah hendak dibaca setiap hari?”
Sabda Rasulullah S.A.W, ” Tidak, cukuplah membacanya pada setiap hari Jumaat.”

Sabda Rasulullah S.A.W; "Umatku yang membaca ayat Kursi 12 kali pada pagi Jumaat, kemudian berwuduk dan sembahyang sunat dua rakaat, Allah memeliharanya daripada kejahatan syaitan dan kejahatan pembesar." Orang yang selalu membaca ayat Kursi dicintai dan dipelihara Allah sebagaimana DIA memelihara Nabi Muhammad.

19. Untuk penanggulangan dari kesurupan, dudukan si korban kemudian bacakan Ayat Qursi minimal 7X, waktu kita membacakan AYAT KURSI pas di "HIFZHUMUMAA WAHUAL ALIYYUL AZHIEM" NYA tahan nafas lalu tiup kan ke telinga kanan/kiri atau bisa juga ke bun bunan(tengah-tengah kepala atas), lakukan dengan yakin kepada Allah SWT.

20. Jika anda pindah ke rumah baru maka pada malam pertama anda mengisi rumah itu sebaiknya anda membaca ayat Kursi 100 kali, insya-Allah mudah-mudahan anda sekeluarga terhindar daripada gangguan lahir dan batin.

21. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, ia akan berada dalam lindungan Allah hingga sembahyang yang lain. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi diakhir tiap-tiap sembahyang Fardhu, Allah menganugerahkan dia hati-hati orang yang bersyukur perbuatan2 orang yang benar, pahala nabi2 juga Allah melimpahkan padanya rahmat. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah azza wajalla akan mengendalikan pengambilan rohnya dan ia adalah seperti orang yang berperang bersama nabi Allah sehingga mati syahid.

22. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya, mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.



Nabi Saw pernah, berkata kepada Ubay bin Ka’ab, “Ayat apa yang paling agung di dalam Kitabullah?.”“Aku menjawab, Allah dan Rasul-Nya-lah yang lebih tahu.” Hingga beliau mengulangi pertanyaannya sampai tiga kali, kemudian aku berkata, “Allâhu Lâ ilâha illa huwal Hayyul Qayyûm.” Dia berkata, “Lalu beliau menepuk dadanya sembari berkata, “Semoga ilmumu menjadi ringan, wahai Abul Mundzir!.” (HR.Muslim)

Dari Abu Hurairah ra, dia berkata, “Rasulullah Saw menugaskanku untuk menjaga zakat Ramadhan, lalu seseorang datang kepadaku seraya membuang makanan yang ada di tangannya, lantas aku memungutnya sembari berkata, ‘Akan aku laporkan hal ini kepada Rasulullah Saw. Lalu Abu Hurairah menceritakan tentang hadits tersebut, diantara isinya adalah, ‘Beliau bersabda, ‘ Bila engkau akan beranjak ke tempat tidurmu, maka bacalah ayat Kursi karena sesungguhnya ia (dapat menjadikanmu) senantiasa mendapatkan penjagaan dari Allah dan syaithan tidak akan mendekatimu hingga pagi hari.’ Nabi Saw., bersabda kepadanya, “Dia telah berkata jujur padamu padahal seorang pembohong, itulah syaithan.” (HR.al-Bukhari)

Keutamaan Zikir :
Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah dengan menyebut nama Alloh, dzikir yang sebanyak- banyaknya (Al-Ahzab: 41)

Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Alloh, Alloh telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar (Al-Ahzab 35)




Rahasia Dan Khasiat Surat Dan Ayat Al-quran

BISMILLAH (Dengan nama Allah)
Barangsiapa membaca sebanyak 21 kali ketika hendak tidur, nescaya terpelihara dari godaan dan gangguan syaitan, dari bencana manusia dan jin, daripada kecurian dan kebakaran, dan daripada kematian terkejut. Dan barangsiapa membaca sebanyak 50 kali diahadapan orang yang zalim, hinalah dan masuk ketakutan dalam hati si zalim serta naiklah keberanian dan kehebatan kepada pembaca.


SURAH AL-FATIHAH (Pembukaan)
Barangsiapa membacanya sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunatnya, nescaya permintaannya di perkenankan, jika sakit lekas sembuh dan nescaya dikasihi oleh makhluk dan ditakuti oleh musuh. Barangsiapa membaca 20 kali sesudah tiap-tiap sembahyang fardhu, nescaya rezkinya dilapangkan oleh Tuhan dan bertambah baik keadaannya, serta bercahaya rohaninya.

AYAT AL-KURSI (Kekuasaan Allah)
Barangsiapa membacanya sekali selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya terpelihara dari tipudaya dan ganguan syaitan. Dengan membacanya, seorang yang miskin akan menjadi kaya, dan jika dibaca ketika hendak tidur nescaya akan terselamat dari kecurian, kebakaran dan kekaraman. Barangsiapa sentiasa membaca ayat Al-Kursi, nescaya Allah akan kurniakan kepada ahli rumahnya kebaikkan yang tidak terhitung banyaknya. Barangsiapa berwudhuk lalu membaca sekali, nescaya Allah ! Akan meninggikan darjatnya setinggi 40 darjat dan Allah akan mendatangkan para malaikat menurut bilangan hurufnya, raya berdoa untuk sipembaca sehinggalah ke hari Qiamat. Dan tersebut se dalam hadith yang lain:Barangsiapa membacanya ketika hendak tidur, nescaya Allah akan membuka pintu rahmat baginya hingga kesubuh, dan mengurniakan
kota nur menurut bilangan rambut dibadannya. Jika sipembacanya meninggal dunia pada malam itu, ia dikira mati syahid. Hadith yang lain mengatakan:Barangsiapamembacanya selepas setiap sembahyang fardhu, nescaya akan terpelihara dari kekerasan malakul-maut, dan Allah sendiri yang mencabut rohnya, dan dia akan dibangkitkan bersama para Mujahid yang berjihad beserta para Anbiya hingga ia gugur mati Syahid. Imam Jaafar Shadiq r.a. mengatakan: Barangsiapa membaca sekali, nescaya Allah akan menghindar darinya 1,000 kesukaran duniawi, yang terkecil sekali ialah kemiskinan dan kepapaan, dan 1,000 kesukaran ukhrawi, yang terkecil sekali ialah azab neraka.

SURAH AL-BAQARAH (Sapi Betina)
Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari surah ini (Amanarrasulu) sebelum tidur, ia akan terselamat dari segala bala bencana dan mara bahaya.

SURAH ALI-IMRAN (Keluarga Imran)
Barangsiapa membaca tiga ayat yang pertama dari surah ini, Nescaya ia akan mencapai kesihatan dari segala penyakit dan terselamat dari gangguan jin.

SURAH AN-NISSA’ (Perempuan)
Barangsiapa yang membaca ayat yang ke 75 dari surah ini, nescaya ia akan terselamat dari kejahatan para penjahat.

SURAH AL-MAIDAH (Hidangan)
Barang siapa membaca ayat yang ke 7 dari surah ini, sebanyak yang mungkin selama 3 hari berturut -turut, insya Allah akan terselamat dari was-was semasa wudhu dan sembahyang. Barang siapa membaca ayat 89 hingga ayat 101 dari surah ini, keatas air lalu diberi minum kepada orang yang bercakap dusta, nescaya ia tidak akan bercakap dusta lagi.

SURAH AL-AN’AM (Binatang Ternak)
Barang siapa membacanya sebanyak 7 kali, nescaya akan terhindar dari segala bala bencana. Jika ayat 63 dan 64 dari surah ini,dibaca oleh penumpang kapal, ia akan terselamat dari karam dan tenggelam.

SURAH AL-A’RAAF (Benteng Tinggi)
Barang kali membaca ayat 23 dari surah ini, selepas tiap-tiap sembahyang fardhu, lalu beristighfar kepada Allah, nescaya akan terampun segala dosanya. Barang siapa membaca ayat 47 dari surah ini, ia akan terpelihara dari kekacauan para penzalim serta ia akan mendapat rahmat Allah.

SURAH AL- ANFAL (Rampasan)
Barang siapa membaca ayat 62 dan 63 dari surah ini, nescaya dia akan di cintai dan dihormati oleh sekalian manusia.

SURAH AL-BARAAH (AT-TAUBAH) (Pemutus perhubungan)
Barangsiapa membacanya, nescaya akan terselamat dari kemunafiqan dan akan mencapai hakikat iman. Barang siapa membaca ayat 111 dari surah ini,dikedai atau ditempat-tempat perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu.

SURAH YUNUS (Yunus)
Barangsiapa membaca ayat 31dari surah ini, keatas Perempuan yang hamil, nescaya ia melahirkan anak dalam kandungannya itu dengan selamat.Barangsiapa membaca ayat 64 dari surah ini, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk dan mengigau.

SURAH AL-HUD (Hud)
Barang siapa membaca, nescaya ia akan mendapat kekuatan dan Kehebatan serta ketenangan dan ketenteraman jiwa. Barang siapa membaca ayat 56 dari surah ini, pada setiap masa, nescaya ia akan terselamat dari gangguan manusia yang jahat dan binatang yang liar. Barang siapa membaca ayat 112 dari surah ini, sebanyak 11 Kali selepas tiap-tiap sembahyang, nescaya akan mencapai ketetapan hati.


SURAH YUSUF (Yusuf)
Barang siapa membacanya, akan di murahkan rezekinya dan diberikan kemuliaan kepadanya. Barang siapa membaca ayat 64 dari surah ini, ia akan terhindar dari kepahitan dan kesukaran hidup.Barang siapa membaca ayat 68 dari surah ini, nescaya Allah akan mengurniakan kesalehan kepada anak-anaknya.

SURAH AR-RA’D (Petir)
Barang siapa membaca ayat 13 dari surah ini, ia akan terselamat dari petir. Dan barangsiapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya Penyakit jantungnya akan sembuh.

SURAH IBRAHIM (Ibrahim)
Barang siapa membaca ayat-ayat 32 hingga 34 dari surah ini, nescaya anak-anaknya akan terhindar dari perbuatan-perbuatan syirik dan bida’ah.

SURAH AL-IIIJ’R (Batu Gunung)
Barang siapa membaca 3 ayat yang terakhir dari surah ini, ke atas perempuan yang selalu anak kandungannya gugur, nescaya anak kandungannya itu akan terselamat, dari gugurnya.

SURAH BANI ISRAIL (anak-anak Israil)
Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang bercakap gagap insya Allah akan hilang gagapnya itu. Barang siapa membaca ayat 80 dari surah ini, ketika ia pulang dari perjalanan, nescaya dia akan dimuliakan dan dihormati oleh orang-orang yang setempat dengannya.

SURAH AL-KAHF (Gua)
Barang siapa membacanya, akan terhindar dari kemiskinan dan kepapaan. Barang siapa membacanya pada malam Jumaat, nescaya dia akan mendapat rezeki yang murah.

SURAH MARYAM (Maryam)
Barang siapa membacanya, nescaya akan mendapat kejayaan di dunia dan di akhirat.

SURAH THAAHAA (Hai Manusia)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan mengurniakan kepadanya ilmu pengetahuan dan akan tercapai segala maksudnya. Barang siapa membaca ayat-ayat 25 hingga 28 sebanyak 21 kali, tiap-tiap hari selepas sembahyang subuh nescaya otaknya akan cerdas dan akalnya akan sempurna.

SURAH AL ANBIYA (Nabi-Nabi)
Barang siapa membaca ayat 83 dari surah ini, nescaya dia akan mendapat sebesar-besar pangkat di sisi Allah s.w.t .

SURAH AL-HAJ (Haji)
Barang siapa membacanya, Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.

SURAH AL-MU’MINUN (Orang-orang Mukmin)
Barang siapa membacanya ke atas air, lalu diberi minum kepada orang yang selalu minum minuman keras,nescaya dia tidak akan meminumnya lagi. Barang siapa membaca ayat 28 dari surah ini, nescaya perahunya akan terselamat daripada karam dan rumahnya akan terselamat dari kecurian dan serangan musuh.

SURAH AN-NUUR (Cahaya)
Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari mimpi-mimpi yang buruk. Barang siapa membaca ayat 35 dari surah ini,pada hari Jumaat sebelum sembahyang Asar, nescaya dia akan disegani oleh orang ramai.

SURAH AL-FURQAN (Pembaca)
Barang siapa membacanya sebanyak 3 kali ke atas air yang bersih, lalu air itu dipercikkan di dalam rumah, nescaya rumah itu akan terselamat dari gangguan binatang-binatang yang liar dan ular-ular yang bisa.

SURAH ASY-SYU A’RA (Ahli-ahli Syair)
Barang siapa membaca ayat 130 dari surah ini, sebanyak 7 kali dengan senafas ke atas orang-orang yang digigit oleh binatang-binatang yang berbisa nescaya akan hilang bisa-bisa itu.

SURAH AN-NAML (Semut)
Barang siapa membacanya nescaya nikmat-nikmat Allah akan kekal kepadanya.

SURAH AL-QA-SHASH (Cerita)
Barang siapa membacanya ke atas pekerja-pekerjanya, nescaya Mereka tidak akan mencuri dan mengkhianat. Barang siapa membaca ayat-ayat 51 hingga 55 dari surah ini, Nescaya otaknya akan cergas, akalnya akan sempurna dan budi pekertinya akan halus.


SURAH AL-ANKABUT (Labah-labah)
Barang siapa membacanya, nescaya demamnya akan sembuh. Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari gelisah dan keluh kesah.

SURAH AR-RUM (Rum)
Barang siapa membacanya, nescaya Allah akan membinasakan orang yang hendak menzaliminya.

SURAH LUQMAN (Luqman)
Barang siapa membacanya, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit terutama dari penyakit-penyakit perut. Barang siapa membaca ayat31 dari surah ini, nescaya akan terselamat dari bencana banjir.

SURAH AS-SAJ DAH (Sujud)
Barang siapa membaca ayat-ayat 7 hingga 9 dari surah ini, ke atas kanak-kanak yang baru lahir, nescaya ia akan terhindar dari segala-gala penyakit ruhani dan jasmani.

SURAH AL-AHZAB (Golongan-golongan)
Barang siapa membaca ayat-ayat 45 hingga 48 dari surah ini, nescaya ia akan mendapat kemuliaan dan kehormatan sejati. Dan barang siapa membaca ayat-ayat 60 hingga 66 dari surah ini, nescaya Allah akan membinasakan musuh-musuhnya.

SURAH SABA‘ (Saba’)
Dengan membacanya, terselamatlah ia dari segala-gala bala bencana, terutamanya dari rosaknya tanam-tanaman.

SURAH FAATHIR (Pencipta)
Barang siapa membaca ayat-ayat 29 dan 30, nescaya Allah Akan memberkati perniagaannya.

SURAH YAASIIN (Hai Manusia)
Nabi kita Muhammad s.a.w bersabda : “Tiap-tiap sesuatu Mempunyai hati dan hati Al-Quran ialah surah Yaasiin.” Yaasiin kerana Allah, nescaya akan terampun segala-gala dosanya kecuali dosa syirik..” Dalam satu hadith yang lain Baginda s.a.w bersabda: “Hendaklah kamu membaca surah Yaasiin ke atas pesakit-pesakitmu yang menghadapi sakaratul-maut, nescaya Allah s.w.t akan meringankan kekerasan sakaratul-maut itu.” Dalam satu hadith yang lain pula Baginda s.a.w bersabda : “Aku ingin benar, agar surah Yaasiin ini dihafaz oleh tiap-tiap umatku.” Barang siapa membacanya sebanyak 41 kali, pasti akan tercapai segala hajat dan cita-citanya. Barang siapa membacanya sebanyak 21 kali pada malam Jumaat, Lalu berdoa istghfar untuk kedua ibu bapanya, nescaya dosa kedua ibu bapanya akan diampunkan oleh Tuhan. Barang siapa membaca sekali ketika membuka kedai atau perniagaan, nescaya akan maju perniagaannya itu. Barang siapa membacanya sekali pada awal malam, andaikata ia mati pada malam itu, mesti ia mati syahid. Barang siapa membacanya sekali selepas tiap-tiap sembahyang Jumaat,nescaya ia akan diselamatkan dari siksa kubur. Jika dibacanya oleh seorang askar, ketika ia hendak turun kemedan peperangan, Allah akan mengurniakan kepadanya keberanian dan kegagahan, serta naiklah ketakutan pada musuh-musuhnya. Hikmat-hikmat dan khasiat-khasiat surah Yaasiin ini banyak benar di! dapati di dalam kitab-kitab hadith tetapi cukuplah setakat ini untuk diamal oleh anda sekalian.

SURAH ASH-SHAAFFAAT (Yang Berbaris)
Barang siapa membacanya, insya Allah in akan terpelihara daripada gangguan jin.

SURAH SHAAD (Shaad)
Dengan membaca ayat 42 dari surah ini, nescaya akan mendapat kebahagian sejati.

”Berdoalah kepadaKu, nanti Aku perkenankan permintaanmu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan dirinya dari menyembah Aku, mereka akan masuk neraka jahannam dengan hina.”
[Al-Mukmin: 60]

4 komentar:

kang cu mengatakan...

Dimanakah kyai yg bisa mengijazahkan amalan-amanlan diatas, mhon informasinya. Trmkasih saudaraku...

Anonim mengatakan...

salam .....mohon izin mengamalkan .......semoga penulis sentiasa mendapat rahmat dari Allah swt selalu...amin

Uwa Lamet mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Uwa Lamet mengatakan...

Assalam mualaikum mohon izin copas

Cari Blog Ini

Memuat...