Asysyam

“Sesungguhnya berbahagialah orang yang mensuciikan jiwanya, dan sungguh merugilah orang yang mengotori jiwanya”

Sabtu, 29 Januari 2011

Sarana Penenang Jiwa


"Segala peristiwa yang mampu disedari oleh hati, selayaknya menjadi sarana
untuk mengukuhkan kebenaran takdir yang tak mungkin diketahui
dan dapat diragukan keberadaannya. Allah menciptakan Lauh Mahfuz dan
menetapkan takdir manusia, sama sekali bukan untuk kepentingan Diri-Nya.
Tetapi supaya hati menjadi yakin, jiwa menjadi tenang, dan percaya
bahawa segala yang dialami sudah digariskan sebelumnya.

Apabila jiwa tenang, maka hati lapang untuk beribadah kepada-Nya,
memelihara segala ketentuan-Nya, dan melaksanakan semua perintah-Nya."

[Imam Al-Hakim Al-Tirmidzi r.a.]

Tidak ada komentar:

Cari Blog Ini